Pawone Simbah Edukasi Kaum Ibu Jadi Marketer Online

Kamis, 11 November 2021 Jumadi Dibaca 1.355 kali IKM UKM UMKM
Pawone Simbah Edukasi Kaum Ibu Jadi Marketer Online
Batang - Pawone Simbah yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner tradisional, dengan menu khas rumahan, kini berupaya mengedukasi kaum ibu untuk menjadi marketer online, sehingga produk-produk olahannya makin dikenal konsumen.

Batang - Pawone Simbah yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner tradisional, dengan menu khas rumahan, kini berupaya mengedukasi kaum ibu untuk menjadi marketer online, sehingga produk-produk olahannya makin dikenal konsumen.

Pemilik Pawone Simbah, Dian Artarina mengatakan, pelatihan ini diberikan kepada kaum ibu, agar dapat membantu perekonomian keluarga.

“Hari ini saya memberikan pelatihan cara membuat kue dan cara memasarkannya secara online, agar produknya nanti cepat terjual. Kami mengundang kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ibu-ibu muda yang baru merintis bisnis di dunia kuliner,” katanya, saat ditemui, di Kampung Jawa Pawone Simbah, Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (11/11/2021).

Ia menegaskan, misi utamanya adalah ingin menggerakkan ekonomi keluarga, memanfaatkan hobi kaum ibu di bidang kuliner maupun UMKM agar kualitasnya makin meningkat.

“Kami undang pakar marketing online, agar mampu memoles tampilan produknya hingga menarik minat konsumen untuk membeli. Ibu-ibu di sini juga diajari cara membuat tik tok produk dan penjualan, selain memasarkan melalui akun facebook dan instagram yang sudah dekat dengan mereka,” jelasnya.

Dijelaskannya, kaum ibu di era milenial harus memahami produk yang akan dijual. Selain produk yang berkualitas, yang tidak kalah pentingnya adalah cara memasarkannya dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Kalau zaman dulu, mereka hanya tahu brownis yang standar, tapi sekarang harus mengetahui bahwa brownis masa kini sudah ditambah dengan toping yang beragam dan tampilan yang lebih kekinian,” terangnya.

Produk-produk rumahan pun sekarang tidak kalah menariknya dengan buatan resto.

“Menu disertbox yang berisi kue dengan krim ditamabah toping agar tampilannya lebih menarik dan minuman yang sedang hits adalah kopi dengan beragam varian,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Ida yang juga pemilik usaha rumahan ketering, mengatakan, pelatihan yang digelar Pawone Simbah sangat berguna, karena menambah pengetahuan kuliner yang makin beragam.

“Tadi sudah mendapat ilmu yang berharga, tentang cara pengemasan produk agar lebih menarik, disamping itu kualitas dan rasa juga tetap harus terjaga,” tuturnya.

Ia mengharapkan, kedepan agar digelar lagi pelatihan cara membuat pastry, karena selama ini belum pernah mengetahui cara membuatnya dengan benar.

“Saya takut kalau gagal membuat pastry, khawatirnya kalau tidak mengembang. Tantangan pelaku bisnis di era digital, adalah permodalan dan banyaknya pesaing-pesaing baru dengan produk yang bervariasi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 45
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 84
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 43
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 53