Ludruk Jawa Timuran, Hadirkan Perjuangan Rakyat Surabaya

Kamis, 11 November 2021 Jumadi Dibaca 1.169 kali Seni dan Budaya
Ludruk Jawa Timuran, Hadirkan Perjuangan Rakyat Surabaya
Batang - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang menampilkan kesenian tradisional ludruk Jawa Timuran, untuk menghadirkan semangat rakyat Surabaya, ketika harus mempertahankan kemerdekaan, dari penjajah.

Batang - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang menampilkan kesenian tradisional ludruk Jawa Timuran, untuk menghadirkan semangat rakyat Surabaya, ketika harus mempertahankan kemerdekaan, dari penjajah.

Kepala Rutan Batang, Rindra Wardhana mengutarakan, dipilihnya kesenian ludruk, karena suasana Kota Surabaya di tahun 1945, akan lebih hidup dan membawa penonton seakan menyaksikan kembali peristiwa perjuangan rakyat melawan penjajah.

“Di Jawa Timur itu, lawak yang dibungkus dengan seni drama juga bisa diselipkan pesan-pesan moral dan perjuangan para pahlawan. Dan kebetulan ada sebagian teman-teman WBP yang sangat perhatian dengan kesenian rakyat khas Jawa Timur, jadi sekalian digunakan untuk sarana berekspresi,” katanya, usai menyaksikan pertunjukan, di Aula Rutan Kabupaten Batang, Kamis (11/11/2021).

Ia mengharapkan, setelah menonton kisah Bung Tomo bersama para ulama Jawa Timur memperjuangkan kemerdekaan, harapannya akan timbul semagat dari WBP untuk meningkat semakin baik.

“Tidak mungkin mereka harus berhenti sampai di sini saja, tapi harus mengisi kemerdekaan ini dengan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Salah satu WBP, yang juga sutradara pertunjukan, Efariawan menyampaikan, dalam pertunjukan ini para pemain yang seluruhnya adalah dari WBP, ingin menunjukkan semangat patriotisme yang bagi sebagian teman lainnya ada yang sudah mulai kendor.

“Tema yang diusung dalam pementasan ludruk kali ini adalah “Kita Masih Merah Putih”. Jadi ludruk ini bisa digunakan sebagai sarana mengedukasi teman-teman WBP yang berusia kurang dari 30 tahun, agar mengenalkan kepada mereka, bahwa kemerdekaan yang diraih itu tidak gratis, tapi butuh perjuangan dan pengorbanan jutaan nyawa rakyat Indonesia,” tegasnya.

DIjelaskannya, untuk menghasilkan pementasan ludruk bersama teman-teman WBP, membutuhkan waktu hampir satu bulan.

“Berkat keluarga besar Rutan semuanya mendukung, sehingga hari ini pementasan bisa berjalan lancar,” ujar dia.

Ia mengakui, dalam prosesnya pasti menemui kesulitan, karena harus menyatukan banyak karakter untuk disatukan dalam satu misi yakni menyukseskan pementasan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 43
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 107
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 68
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 88
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 101
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 133