Ludruk Jawa Timuran, Hadirkan Perjuangan Rakyat Surabaya

Kamis, 11 November 2021 Jumadi Dibaca 1.149 kali Seni dan Budaya
Ludruk Jawa Timuran, Hadirkan Perjuangan Rakyat Surabaya
Batang - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang menampilkan kesenian tradisional ludruk Jawa Timuran, untuk menghadirkan semangat rakyat Surabaya, ketika harus mempertahankan kemerdekaan, dari penjajah.

Batang - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Batang menampilkan kesenian tradisional ludruk Jawa Timuran, untuk menghadirkan semangat rakyat Surabaya, ketika harus mempertahankan kemerdekaan, dari penjajah.

Kepala Rutan Batang, Rindra Wardhana mengutarakan, dipilihnya kesenian ludruk, karena suasana Kota Surabaya di tahun 1945, akan lebih hidup dan membawa penonton seakan menyaksikan kembali peristiwa perjuangan rakyat melawan penjajah.

“Di Jawa Timur itu, lawak yang dibungkus dengan seni drama juga bisa diselipkan pesan-pesan moral dan perjuangan para pahlawan. Dan kebetulan ada sebagian teman-teman WBP yang sangat perhatian dengan kesenian rakyat khas Jawa Timur, jadi sekalian digunakan untuk sarana berekspresi,” katanya, usai menyaksikan pertunjukan, di Aula Rutan Kabupaten Batang, Kamis (11/11/2021).

Ia mengharapkan, setelah menonton kisah Bung Tomo bersama para ulama Jawa Timur memperjuangkan kemerdekaan, harapannya akan timbul semagat dari WBP untuk meningkat semakin baik.

“Tidak mungkin mereka harus berhenti sampai di sini saja, tapi harus mengisi kemerdekaan ini dengan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Salah satu WBP, yang juga sutradara pertunjukan, Efariawan menyampaikan, dalam pertunjukan ini para pemain yang seluruhnya adalah dari WBP, ingin menunjukkan semangat patriotisme yang bagi sebagian teman lainnya ada yang sudah mulai kendor.

“Tema yang diusung dalam pementasan ludruk kali ini adalah “Kita Masih Merah Putih”. Jadi ludruk ini bisa digunakan sebagai sarana mengedukasi teman-teman WBP yang berusia kurang dari 30 tahun, agar mengenalkan kepada mereka, bahwa kemerdekaan yang diraih itu tidak gratis, tapi butuh perjuangan dan pengorbanan jutaan nyawa rakyat Indonesia,” tegasnya.

DIjelaskannya, untuk menghasilkan pementasan ludruk bersama teman-teman WBP, membutuhkan waktu hampir satu bulan.

“Berkat keluarga besar Rutan semuanya mendukung, sehingga hari ini pementasan bisa berjalan lancar,” ujar dia.

Ia mengakui, dalam prosesnya pasti menemui kesulitan, karena harus menyatukan banyak karakter untuk disatukan dalam satu misi yakni menyukseskan pementasan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 53
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 133
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 142
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 85
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 46
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 55