Taman Edukasi, Siap Berkolaborasi Menuju Destinasi Wisata Terkoneksi

Selasa, 09 November 2021 Jumadi Dibaca 1.404 kali IKM UKM UMKM
Taman Edukasi, Siap Berkolaborasi Menuju Destinasi Wisata Terkoneksi
Batang - Setelah sukses menarik perhatian kaum milenial agar menyukai jamu, kini Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kampung Jamune Bu’e melakukan inovasi dengan melaunching Taman Edukasi, yang siap berkolaborasi dengan beberapa kelompok usaha sekitar, demi mewujudkan destinasi wisata yang terkoneksi.

Batang - Setelah sukses menarik perhatian kaum milenial agar menyukai jamu, kini Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kampung Jamune Bu’e melakukan inovasi dengan melaunching Taman Edukasi, yang siap berkolaborasi dengan beberapa kelompok usaha sekitar, demi mewujudkan destinasi wisata yang terkoneksi.

Taman tersebut berisi tanaman herbal atau lebih dikenal apotek hidup, yang diharapkan dapat dikenal anak-anak sejak usia dini.

Penanggung jawab Kampung Jamune Bu’e, Sukoningsih mengatakan, anak-anak dapat belajar langsung dengan melihat dan mempelajari beragam jenis tanaman herbal hingga khasiatnya bagi kesehatan tubuh.

“Kedepan akan dilakukan pengembangan agar ada peningkatan mutu, rasa dan dikolaborasikan dengan kelompok usaha yang berdekatan, sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang terkoneksi,” katanya, saat ditemui di Kampung Jamune Bu’e, Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Senin (8/11/2021).

Ia menerangkan, sarana penunjang seperti Taman Edukasi, proses produksi dan ada nilai jual yang baik, sehingga dapat disinkronkan dengan menjual produk ke Pasar Payung Pelangi Dracik.

Selain itu, bisa pula dikolaborasikan dengan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL), karena Kampung Jamune Bu’e juga peduli terhadap lingkungan sekitar dengan memanfaatkan kebun menjadi tanaman herbal berkhasiat.

“Semoga bisa berkembang pesat, masyarakat luas bisa mengenal dan membeli produk hasil olahan kami, sehingga Kampung Jamune Bu’e bisa ikut menunjukkan bahwa kaum ibu pun berdaya secara ekonomi,” harapnya.

Camat Batang, Luksono Pramudito mengatakan, taman ini tidak hanya menjual jamu untuk konsumsi saja, tetapi ikut berkontribusi mencerdaskan anak-anak usia dini supaya lebih mengenal tanaman-tanaman herbal.

“Selain Jamune Bu’e ada pula sejumlah desa yang menonjolkan kreativitasnya. Walaupun ada kemiripan, tapi ada perbedaan dari segi konsep, yang terpenting tujuan utamanya adalah membangkitkan perekonomian warga,” jelasnya.

Ia mempersilakan apabila akan ada kolaborasi antar satu desa dengan desa lainnya. Misalnya kolaborasi antara Kampung Jamune Bu’e dengan KMPL dan Pasar Payung Pelangi.

“Para pengunjung bisa diarahkan ke beberapa destinasi wisata setempat, sehingga bisa menyejahterakan keluarga,” tuturnya.

Sementara, Ketua Komisi C, DPRD Batang, Tofani Dwi Arieyanto mengharapkan, kreativitas ini dilanjutkan dengan menyesuaikan perkembangan zaman, sehingga kesan jamu pahit itu tidak dikenal lagi oleh anak-anak maupun generasi milenial, serta tidak menghilangkan khasiatnya.

“Ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Proyonanggan Selatan. Mudah-mudahan bisa menjadi pelopor untuk membangkitkan UMKM di sekitarnya,” terangnya.

Ia mengimbau, agar generasi milenial tidak antipati terhadap jamu.

“Dan untuk ibu-ibu PKK bisa mengembangkan potensi lainnya, tidak hanya di RT 1 RW 1 saja, tetapi ke wilayah lain,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 45
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 84
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 43
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 53