Taman Edukasi, Siap Berkolaborasi Menuju Destinasi Wisata Terkoneksi

Selasa, 09 November 2021 Jumadi Dibaca 1.416 kali IKM UKM UMKM
Taman Edukasi, Siap Berkolaborasi Menuju Destinasi Wisata Terkoneksi
Batang - Setelah sukses menarik perhatian kaum milenial agar menyukai jamu, kini Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kampung Jamune Bu’e melakukan inovasi dengan melaunching Taman Edukasi, yang siap berkolaborasi dengan beberapa kelompok usaha sekitar, demi mewujudkan destinasi wisata yang terkoneksi.

Batang - Setelah sukses menarik perhatian kaum milenial agar menyukai jamu, kini Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kampung Jamune Bu’e melakukan inovasi dengan melaunching Taman Edukasi, yang siap berkolaborasi dengan beberapa kelompok usaha sekitar, demi mewujudkan destinasi wisata yang terkoneksi.

Taman tersebut berisi tanaman herbal atau lebih dikenal apotek hidup, yang diharapkan dapat dikenal anak-anak sejak usia dini.

Penanggung jawab Kampung Jamune Bu’e, Sukoningsih mengatakan, anak-anak dapat belajar langsung dengan melihat dan mempelajari beragam jenis tanaman herbal hingga khasiatnya bagi kesehatan tubuh.

“Kedepan akan dilakukan pengembangan agar ada peningkatan mutu, rasa dan dikolaborasikan dengan kelompok usaha yang berdekatan, sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang terkoneksi,” katanya, saat ditemui di Kampung Jamune Bu’e, Proyonanggan Selatan, Kabupaten Batang, Senin (8/11/2021).

Ia menerangkan, sarana penunjang seperti Taman Edukasi, proses produksi dan ada nilai jual yang baik, sehingga dapat disinkronkan dengan menjual produk ke Pasar Payung Pelangi Dracik.

Selain itu, bisa pula dikolaborasikan dengan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL), karena Kampung Jamune Bu’e juga peduli terhadap lingkungan sekitar dengan memanfaatkan kebun menjadi tanaman herbal berkhasiat.

“Semoga bisa berkembang pesat, masyarakat luas bisa mengenal dan membeli produk hasil olahan kami, sehingga Kampung Jamune Bu’e bisa ikut menunjukkan bahwa kaum ibu pun berdaya secara ekonomi,” harapnya.

Camat Batang, Luksono Pramudito mengatakan, taman ini tidak hanya menjual jamu untuk konsumsi saja, tetapi ikut berkontribusi mencerdaskan anak-anak usia dini supaya lebih mengenal tanaman-tanaman herbal.

“Selain Jamune Bu’e ada pula sejumlah desa yang menonjolkan kreativitasnya. Walaupun ada kemiripan, tapi ada perbedaan dari segi konsep, yang terpenting tujuan utamanya adalah membangkitkan perekonomian warga,” jelasnya.

Ia mempersilakan apabila akan ada kolaborasi antar satu desa dengan desa lainnya. Misalnya kolaborasi antara Kampung Jamune Bu’e dengan KMPL dan Pasar Payung Pelangi.

“Para pengunjung bisa diarahkan ke beberapa destinasi wisata setempat, sehingga bisa menyejahterakan keluarga,” tuturnya.

Sementara, Ketua Komisi C, DPRD Batang, Tofani Dwi Arieyanto mengharapkan, kreativitas ini dilanjutkan dengan menyesuaikan perkembangan zaman, sehingga kesan jamu pahit itu tidak dikenal lagi oleh anak-anak maupun generasi milenial, serta tidak menghilangkan khasiatnya.

“Ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang ada di Proyonanggan Selatan. Mudah-mudahan bisa menjadi pelopor untuk membangkitkan UMKM di sekitarnya,” terangnya.

Ia mengimbau, agar generasi milenial tidak antipati terhadap jamu.

“Dan untuk ibu-ibu PKK bisa mengembangkan potensi lainnya, tidak hanya di RT 1 RW 1 saja, tetapi ke wilayah lain,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 41
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 59
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 52
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 51
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 93
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 133