Pelaku Seni Akan Promosikan Wisata Batang di TMII

Rabu, 03 November 2021 Jumadi Dibaca 1.197 kali Seni dan Budaya
Pelaku Seni Akan Promosikan Wisata Batang di TMII
Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang bersama para pelaku seni bekesempatan mempromosikan berbagai destinasi wisata melalui sebuah pementasan teater yang dikolaborasikan dengan tari berjudul “Memetik Bintang”. Rencananya pementasan berbentuk virtual itu akan dipentaskan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang bersama para pelaku seni bekesempatan mempromosikan berbagai destinasi wisata melalui sebuah pementasan teater yang dikolaborasikan dengan tari berjudul “Memetik Bintang”. Rencananya pementasan berbentuk virtual itu akan dipentaskan di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kepala Disparpora Batang Yarsono menyampaikan, di masa Pandemi Covid-19 pihak pengelola TMII meminta Badan Penghubung Jawa Tengah agar menampilkan kesenian rakyat secara virtual.

“Pengambilan gambar akan dilakukan 5 November dan pertunjukan secara virtual akan ditampilkan pada 21 November 2021, di Anjungan Jawa Tengah TMII,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/11/2021).

Dalam pementasan tersebut juga diikuti daerah lain, maka pihak TMII akan memberikan apresiasi kepada kabupaten/kota di Jawa Tengah yang dinilai memiliki keunikan tersendiri dalam mempromosikan destinasi wisata daerahnya.

Sutradara pementasan, Ahmad Zaenuri menerangkan, pementasan ini digunakan sebagai ajang promosi daerah, baik destinasi wisata maupun makanan khas daerah.

“Tujuan supaya segala informasi obyek wisata dan makanan khas yang dimiliki Kabupaten Batang bisa tersampaikan, melalui dunia pementasan,” ungkapnya.

Hanya saja karena bersamaan dengan adanya pagebluk (wabah), maka disertakan pula menjadi bagian dalam pementasan tersebut.

“Pagebluk ini harus ditangani bersama-sama, tidak hanya pemerintah saja, namun seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan, terdapat sedikit perbedaan dibandingkan pementasan sebelumnya.

“Kalau naskah Jogo Tonggo kan murni penanganan Covid-19, karena saat itu masih terjadi lonjakan kasus penyebaran virus yang cukup tinggi. Isu yang masih hangat sekarang malah divaksinasi,” jelasnya.

Ia memastikan, dalam pementasan kali ini, selain menonjolkan keragaman destinasi wisata dan kuliner khas Batang, juga menginformasikan seputar vaksinasi, sehingga masyarakat teredukasi.

“Pementasan kali ini dibalut dengan tradisi Jawa zaman Mataram Islam, supaya lebih familiar. Gaya Mataraman itu cuma sebagai media saja, yang terpenting inti pesannya agar tersampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu pelaku seni, Muhammad Arsyad yang berperan menjadi tokoh Demang, menuturkan, sebagai seniman di era pandemi, harus mampu menyesuaikan diri dengan berbagai situasi dan kondisi.

“Mau tidak mau kami harus beradaptasi dengan hal baru, baik pementasan dengan konsep lama atau baru seperti virtual ini,” ujar dia.

Menurut dia, pementasan secara virtul menjadi tantangan bagi pelaku seni, agar dapat berkreasi dengan inovasi ditengah situasi pandemi.

“Kami berupaya mengubah pola pikir yang semula harus mementaskan karya secara konvensional, sekarang berusaha membiasakan diri dengan tempat berekspresi yang baru,” terangnya.

Ia menambahkan, meskipun penonton itu tidak langsung berhadapan, namun pemain harus merasakan bahwa penampilan tetap disaksikan walaupun secara maya.

“Kalau penontonnya cuma satu, dia tetap penonton kami yang harus dihargai dengan mementaskan karya sebaik-baiknya,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 62
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 145
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 86
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 47
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 56