Vaksinasi untuk Anak Tak Jauh Berbeda dengan Dewasa

Selasa, 02 November 2021 Jumadi Dibaca 919 kali Kesehatan
Vaksinasi untuk Anak Tak Jauh Berbeda dengan Dewasa
Batang - Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun yang diwacanakan akan terealisasi tahun 2022, dipastikan oleh kalangan medis tak jauh berbeda dari segi dosis hingga Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mungkin terjadi.

Batang - Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun yang diwacanakan akan terealisasi tahun 2022, dipastikan oleh kalangan medis tak jauh berbeda dari segi dosis hingga Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mungkin terjadi.

dr. Tan Evi Susanti, Spesialis Anak mengatakan, vaksinasi bagi anak dari tingkat Sekolah Dasar (SD), bahkan Taman Kanak-kanak (TK) perlu diberikan agar saat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas merasa nyaman.

“Kalau vaksinasi yang kemarin kan baru untuk remaja usia 12-18 tahun, padahal anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK selama ini juga melakukan PTM Terbatas, jadi sebaiknya vaksinasi untuk usia 6-11 tahun dilaksanakan,” katanya, saat dihubungi melalui WhattsApp, Selasa (2/11/2021).

Ia menerangkan, pada dasarnya vaksinasi untuk anak maupun dewasa tidak ada perbedaan.

“Kriterianya sama, kondisi badan harus sehat dulu. Proses skrining juga sama, kalau ada penyakit penyerta juga harus diperhatikan dan dikontrol sebelum divaksin,” jelasnya.

Menurutnya, sepanjang anak mempunyai penyakit penyerta, namun telah dikontrol dan dipastikan sudah sehat, bisa divaksinasi.

“Ukuran dosisnya pun sama seperti orang dewasa, dua kali. Efek samping yang sering muncul pada anak hanya nyeri di tempat yang disuntik dan itu pun tidak terlalu sakit,” terangnya.

Selama ini anak-anak mayoritas berada di dalam rumah, jadi jumlah yang terpapar Covid-19 tidak sebanyak orang dewasa.

“Jumlah anak yang terpapar Covid-19 di Jawa Tengah sebesar 8% artinya setiap orang dewasa yang terkonfirmasi ada 1 anak yang terkena,” ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila di usia 12-18 tahun disarankan vaksinasi dengan jenis Pfizer. Sedangkan usia 6-11 tahun diarahkan pada Sinovac.

Kepala Dinas Kesehatan Batang dr. Didiet Wisnuhardanto mengutarakan, vaksinasi untuk anak belum bisa dilakukan.

“Itu kan baru di tingkat internasional, Kabupaten Batang ya belum siap karena harus menunggu arahan dari Pemerintah pusat,” ujar dia.

Ia menambahkan, apabila vaksinasi untuk anak diizinkan oleh pemerintah, dimungkinkan vaksin yang direkomendasikan dari jenis Sinovac.

“Takaran untuk anak sama dengan orang dewasa, tetap dua kali vaksinasi,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 31
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 31
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 111
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 79
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos), mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di Aula Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 108
Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Batang - BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan bekerja sama dengan Puskesmas Batang 3 menggelar cek kesehatan gratis sekaligus pemantauan gizi bagi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1862026). Pantauan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana nilai kemanfaatan program tersebut bagi penerima, dengan memperhatikan Indeks Masa Tubuh (IMT).
18 Jun 2026 Jumadi 131