Bangkit Dari Pandemi, Usaha Sale Pisang Bang Zae Laris Manis Diberbagai Daerah

Kamis, 21 Oktober 2021 Jumadi Dibaca 1.606 kali IKM UKM UMKM
Bangkit Dari Pandemi, Usaha Sale Pisang Bang Zae Laris Manis Diberbagai Daerah
Batang - Masa Pandemi Covid-19 yang sudah melanda negeri ini hampir dua tahun membuat para pengusaha menengah kuwalahan dalam mempertahankan usahanya.

Batang - Masa Pandemi Covid-19 yang sudah melanda negeri ini hampir dua tahun membuat para pengusaha menengah kuwalahan dalam mempertahankan usahanya.

Bahkan tidak sedikit pengusaha yang harus gulung tikar atau mencoba beralih usaha lainnya. Seperti yang dilakukan Zaenal warga Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, dampak dari Pandemi Covid-19 cukup dirasakannya.

Pensiunan pegawai swasta itu sebelumnya membuka usaha angkringan, namun sejak pandemi ditambah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat usahanya tidak berjalan mulus.

Sempat berhenti berusaha sejenak, dia pun bangkit dengan harapan baru,  bermodal pengetahuannya dibidang olahan pisang yaitu sale pisang. Dengan beberapa kali percobaan cara dan resep akhirnya Zaenal berhasil membuat sale pisang dengan rasa manis alami dan juga legit.

“Setelah pensiun saya berjualan angkringan, situasi pandemi tentu membuat jualan sepi juga ada PPKM, sempat berhenti tidak usaha apapun, kemudian saya kepikiran membuat sale pisang, beberapa kali percobaan agar sale pisang benar-benar enak dan layak dijual, alhamdulillah berhasil dan resep jadi patokan sampai sekarang,” katanya saat ditemui di Rumahnya, Kamis (21/10/2021).

Dengan rasa yang khas dan legit, sale pisang buatannya cukup laris di pasaran. Hingga saat ini dia telah menjual 2 kwintal sale pisang dan produknya sudah ada di 10 outlet oleh-oleh khas Batang.

Selain itu, dia juga menjualnya melalui media sosial. hasil produksinya telah dikirim ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Surabaya, Batam, Jambi, Tangerang, Bandung dan Malang.

“Alhamdulillah sudah ada titipan di 10 outlet,  dan berjalan lancar kerjasamanya, kalau pesanan biasanya dari instansi-instansi menghubungi terlebih dahulu minimal H-1 untuk pemesannya, kemudian untuk pemesanan onlinenya di media sosial Instagram ketik aja sale.bangzae,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kemarin juga kita dibantu program dari Bupati Batang WIhaji di sosial medianya yang dodolan online itu, dampaknya lumayan bagus karena produk kita diposting oleh beliau. Jadi ada beberapa pemesan setelah melihat postingan itu.

Pembuatan sale pisang, lanjut dia, membutuhkan waktu 9 hari,  mulai dari proses pematangan buah pisang, pemilihan, penjemuran, penyimpanan, hingga penggorengan dan pengemasan. Pisang yang saya pakai itu jenis pisang kapas, saya pilih yang masih hijau dan untuk proses pematangan dengan cara yang alami sehingga rasanya lebih enak.

“Untuk harga, produk yang saya beri nama Sale Pisang Bang Zae dijual dengan harga Rp50.000,00 per kilo, jika mau seperempat kilo atau setengah kilonan  juga bisa. Langsung saja kerumah produksi kita di Jalan Brigjen Katamso Gg. Jalak yang ada Plang Toko Rizqi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Puskesmas Ajak Siswa SMAN 1 Bandar Melek Penyakit
Batang - SMA Negeri 1 Bandar bersama Puskesmas Bandar 1 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini diikuti oleh siswa dan para guru, dengan tujuan memastikan kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit tidak menular.
06 Okt 2026 Jumadi 186
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 226
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Narasi Hoaks Beredar di Medsos, Dinkes Batang Pastikan Biaya Berobat Balita di Reban Diganti
Batang - Keluarga Muhammad Raeza Afkarian (3), bocah asal Desa Kemesu, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, akhirnya meluruskan simpang siur informasi yang viral di media sosial terkait dugaan penanganan korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
06 Okt 2026 Jumadi 240
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 221
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Evaluasi Kinerja, Pemkab Batang Amankan Gaji 2.752 PPPK Paruh Waktu Lewat APBD
Batang - Roda keberuntungan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Batang resmi berputar per 1 Oktober 2026. Dari total 2.824 pegawai yang diangkat pada 2025 lalu, kini tersisa 2.752 orang yang masuk dalam usulan perpanjangan kontrak. Sebanyak 72 posisi resmi tereliminasi dari daftar. Penyusutan jumlah ini bukan semata-mata karena sanksi atau hasil evaluasi kinerja yang buruk.
06 Okt 2026 Jumadi 180
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
DPRD CUP Batang Digelar, Upaya PBSI Percepat Kaderisasi Atlet Muda
Batang  - Atlet bulu tangkis di eks-Karesidenan Pekalongan kembali mendapat panggung untuk unjuk kebolehan dengan berkompetisi di ajang Kejuaraan DPRD Cup 2026, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Batang. Potensi atlet terus dioptimalkan oleh PBSI Batang dengan memberikan ruang bagi pebulu tangkis pra dini hingga remaja, mengingat kesempatan yang masih terbuka lebar nantinya untuk mengikuti ajang di tingkat provinsi maupun nasional.
05 Okt 2026 Jumadi 239