Bangkit Dari Pandemi, Usaha Sale Pisang Bang Zae Laris Manis Diberbagai Daerah

Kamis, 21 Oktober 2021 Jumadi Dibaca 1.542 kali IKM UKM UMKM
Bangkit Dari Pandemi, Usaha Sale Pisang Bang Zae Laris Manis Diberbagai Daerah
Batang - Masa Pandemi Covid-19 yang sudah melanda negeri ini hampir dua tahun membuat para pengusaha menengah kuwalahan dalam mempertahankan usahanya.

Batang - Masa Pandemi Covid-19 yang sudah melanda negeri ini hampir dua tahun membuat para pengusaha menengah kuwalahan dalam mempertahankan usahanya.

Bahkan tidak sedikit pengusaha yang harus gulung tikar atau mencoba beralih usaha lainnya. Seperti yang dilakukan Zaenal warga Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, dampak dari Pandemi Covid-19 cukup dirasakannya.

Pensiunan pegawai swasta itu sebelumnya membuka usaha angkringan, namun sejak pandemi ditambah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat usahanya tidak berjalan mulus.

Sempat berhenti berusaha sejenak, dia pun bangkit dengan harapan baru,  bermodal pengetahuannya dibidang olahan pisang yaitu sale pisang. Dengan beberapa kali percobaan cara dan resep akhirnya Zaenal berhasil membuat sale pisang dengan rasa manis alami dan juga legit.

“Setelah pensiun saya berjualan angkringan, situasi pandemi tentu membuat jualan sepi juga ada PPKM, sempat berhenti tidak usaha apapun, kemudian saya kepikiran membuat sale pisang, beberapa kali percobaan agar sale pisang benar-benar enak dan layak dijual, alhamdulillah berhasil dan resep jadi patokan sampai sekarang,” katanya saat ditemui di Rumahnya, Kamis (21/10/2021).

Dengan rasa yang khas dan legit, sale pisang buatannya cukup laris di pasaran. Hingga saat ini dia telah menjual 2 kwintal sale pisang dan produknya sudah ada di 10 outlet oleh-oleh khas Batang.

Selain itu, dia juga menjualnya melalui media sosial. hasil produksinya telah dikirim ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Surabaya, Batam, Jambi, Tangerang, Bandung dan Malang.

“Alhamdulillah sudah ada titipan di 10 outlet,  dan berjalan lancar kerjasamanya, kalau pesanan biasanya dari instansi-instansi menghubungi terlebih dahulu minimal H-1 untuk pemesannya, kemudian untuk pemesanan onlinenya di media sosial Instagram ketik aja sale.bangzae,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kemarin juga kita dibantu program dari Bupati Batang WIhaji di sosial medianya yang dodolan online itu, dampaknya lumayan bagus karena produk kita diposting oleh beliau. Jadi ada beberapa pemesan setelah melihat postingan itu.

Pembuatan sale pisang, lanjut dia, membutuhkan waktu 9 hari,  mulai dari proses pematangan buah pisang, pemilihan, penjemuran, penyimpanan, hingga penggorengan dan pengemasan. Pisang yang saya pakai itu jenis pisang kapas, saya pilih yang masih hijau dan untuk proses pematangan dengan cara yang alami sehingga rasanya lebih enak.

“Untuk harga, produk yang saya beri nama Sale Pisang Bang Zae dijual dengan harga Rp50.000,00 per kilo, jika mau seperempat kilo atau setengah kilonan  juga bisa. Langsung saja kerumah produksi kita di Jalan Brigjen Katamso Gg. Jalak yang ada Plang Toko Rizqi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 53
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 133
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 142
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 85
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 46
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 55