Batang - Pada hari ini tanggal 17 September 2021 tepat Palang Merah Indonesia (PMI) berusia 76 tahun. Seperti kita ketahui bahwa PMI lahir satu bulan sesudah Kemerdekaan Republik Indonesia.
Batang - Pada hari ini tanggal 17 September 2021
tepat Palang Merah Indonesia (PMI) berusia 76 tahun. Seperti kita ketahui bahwa
PMI lahir satu bulan sesudah Kemerdekaan Republik Indonesia.
Anggota yang ikut dalam acara Upacara di jalan
veteran ini ada 40 relawan bersama personil Satpol PP, TNI, dan Polsek Batang.
“Bahwa saat ini kita masih berada pada masa Pandemi
Covid-19, sehingga peringatan hari ulang tahun PMI kita laksanakan secara
sederhana, namun tidak mengurangi suasana hikmat,†kata Ketua PMI Kabupaten
Batang Achmad Taufiq saat ditemui usai Upacara di Jalan Veteran, Kabupaten
Batang, Jumat (17/9/2021).
Kegiatan ini dilakukan dua acara yaitu, pertama di
Jalan Veteran dilakukan upacara yang dilanjutkan dengan penyemprotan dengan eco
enzyme dan kedua ada di markas PMI Kabupaten Batang melakukan upacara secara
virtual.
“Peran PMI khususnya yang di Kabupaten Batang
diantaranya, penyediaan darah yang aman, penanganan korban bencana alam, dan
kita juga membantu Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi dengan melakukan
penanganan rumah tidak layak huni yang menjadi program unggulan PMI Kabupaten
Batang,†jelasnya.
Dijelaskannya, besaran dana yang diberikan untuk
rumah tidak layak huni dari PMI Kabupaten Batang memberikan setiap rumah sebesar
Rp10.000.000,00. Jumlah tahun ini Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang sudah
dibantu ada 10 lebih rumah.
Ia menambahkan, untuk Eco Enzyme kita memberikan
pembelajaran bagi masyarakat Kabupaten Batang, bahwa lingkungan kita itu perlu
diselamatkan kecuali penekanan pada Covid-19.
“Disamping itu tugas pokok PMI adalah penanggulangan
bencana daerah dan donor darah tetap dilakukan. Permintaan dari masyarakat
menjadi semakin banyak karena program-program kita sangat efektif sekali,†tegasnya.
Sementara itu, Bupati Batang Wihaji mengatakan,
bahwa PMI Kabupaten Batang adalah organisasi yang selalu tampil di depan dalam
konteks kerja untuk kemanusiaan.
Baik dalam konteks bencana alam maupun non alam,
khususnya tugas-tugas kemanusiaan apapun yang terjadi ketika kejadian-kejadian
yang ada.
“Menjadi organisasi yang terdepan dalam memberikan
bantuan kemanusiaan. Termasuk hampir satu tahun delapan bulan kita berjibaku
penanganan Covid-19 dengan kondisi naik turun, tetapi PMI tetap setia membantu
Pemerintah Daerah mengurangi penyebaran Covid-19,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)