Buka Lapak di Pemkab Batang, Omset UMKM Meningkat Pesat

Rabu, 08 September 2021 Jumadi Dibaca 1.492 kali Ekonomi
Buka Lapak di Pemkab Batang, Omset UMKM Meningkat Pesat
Batang - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam program Nglarisi Dodolan secara perlahan mengalami peningkatan omset sejak bulan Agustus lalu. Di antaranya makanan kecil mencapai Rp3 juta dan non makanan Rp1 juta.

Batang - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam program Nglarisi Dodolan secara perlahan mengalami peningkatan omset sejak bulan Agustus lalu. Di antaranya makanan kecil mencapai Rp3 juta dan non makanan Rp1 juta.

Koordinator UMKM Batang Agus Junaedi mengatakan, jumlah keseluruhan UMKM  khusus makanan 200 pedagang. Selama sebulan omset UMKM se-Kabupaten Batang bisa mencapai Rp38 juta.

“Program ini digelar di tiap kecamatan, namun bagi UMKM yang belum maksimal, kami akan bantu seperti di daerah Kecamatan Tulis dan Gringsing,” katanya saat membuka lapak Nglarisi Dodolan di Halaman Kantor PKK, Kabupaten Batang, Rabu (8/9/2021).

Dijelaskannya, UMKM lainnya dari daerah Kabupaten Batang dapat bergabung, agar sama-sama produknya terjual.

“Pelaku UMKM beragam, bahkan ada yang dari Kecamatan Bawang pun ikut membuka lapak bersama di depan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau kecamatan,” jelasnya.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji mengharapkan, agar para pelaku UMKM yang tergabung dalam program Nglarisi Dodolan, dapat mempertahankan bahkan meningkatkan jumlah konsumen, dengan cara menjaga kualitas produk.

“Jangan karena sudah laris dan yang pesan banyak, waktunya sudah terlalu padat, akhirnya kualitasnya menurun. Diupayakan ada yang mengontrol kualitas dan tampilan produk mereka supaya tetap terjaga,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi, dengan diikutkannya pelaku UMKM khusus produk-produk kerajinan.

Di masa pandemi, sangat minim orang yang mau beli produk furnitur, karena untuk makan saja agak kerepotan. Dengan dihadirkannya di sini, merupakan ikhtiar Pemkab Batang untuk nglarisi produk-produk mereka.

“Alhamdulillah tadi ada satu set meja dan kursi kayu yang laku terjual,” katanya.

Dibukanya lapak Nglarisi Dodolan di lingkungan Setda Batang, menjadi inovasi yang kreatif.

“Seringkali orang itu kalau sudah dipepet, inovasinya langsung muncul. Disperindag berinovasi yang baik karena produknya tertata rapi, terjual dengan laris dan ditempatkan di instansi lain dengan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.

Pelaku usaha batik, Sulistierni mengutarakan, produk-produknya laku terjual dengan cepat, setelah mengikuti program Nglarisi Dodolan. Produknya beragam, di antaranya kain batik cap Rp80 ribu, kain batik tulis Rp1,2 juta

“Yang termurah masker bermotif hanya Rp7 ribu,” tuturnya.

Sejak bergabung dalam program tersebut, omsetnya mengalami peningkatan sebesar 50%. Jika sebelum bergabung hanya Rp1 juta, kini meningkat menjadi Rp1,5 juta.

“Alhamdulillah saya sangat terbantu. Kemarin kami sempat berhenti total, tidak jualan, di sini produknya diperkenalkan sama para Aparatur Sipil Negara (ASN) biar pada beli,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum pandemi produk langsung didistribusikan langsung ke pasar-pasar dan sempat berjualan online.

“Selama pandemi tidak ada permintaan sama sekali, kemudian beralih berjualan masker karena dibutuhkan tahun lalu. Tahun kemarin agak berkurang, jadi omset turun, tapi sejak gabung di Nglarisi Dodolan alhamdulillah naik lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 43
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 42
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 47
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 64
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 116
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 144