Buka Lapak di Pemkab Batang, Omset UMKM Meningkat Pesat

Rabu, 08 September 2021 Jumadi Dibaca 1.482 kali Ekonomi
Buka Lapak di Pemkab Batang, Omset UMKM Meningkat Pesat
Batang - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam program Nglarisi Dodolan secara perlahan mengalami peningkatan omset sejak bulan Agustus lalu. Di antaranya makanan kecil mencapai Rp3 juta dan non makanan Rp1 juta.

Batang - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam program Nglarisi Dodolan secara perlahan mengalami peningkatan omset sejak bulan Agustus lalu. Di antaranya makanan kecil mencapai Rp3 juta dan non makanan Rp1 juta.

Koordinator UMKM Batang Agus Junaedi mengatakan, jumlah keseluruhan UMKM  khusus makanan 200 pedagang. Selama sebulan omset UMKM se-Kabupaten Batang bisa mencapai Rp38 juta.

“Program ini digelar di tiap kecamatan, namun bagi UMKM yang belum maksimal, kami akan bantu seperti di daerah Kecamatan Tulis dan Gringsing,” katanya saat membuka lapak Nglarisi Dodolan di Halaman Kantor PKK, Kabupaten Batang, Rabu (8/9/2021).

Dijelaskannya, UMKM lainnya dari daerah Kabupaten Batang dapat bergabung, agar sama-sama produknya terjual.

“Pelaku UMKM beragam, bahkan ada yang dari Kecamatan Bawang pun ikut membuka lapak bersama di depan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau kecamatan,” jelasnya.

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji mengharapkan, agar para pelaku UMKM yang tergabung dalam program Nglarisi Dodolan, dapat mempertahankan bahkan meningkatkan jumlah konsumen, dengan cara menjaga kualitas produk.

“Jangan karena sudah laris dan yang pesan banyak, waktunya sudah terlalu padat, akhirnya kualitasnya menurun. Diupayakan ada yang mengontrol kualitas dan tampilan produk mereka supaya tetap terjaga,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi, dengan diikutkannya pelaku UMKM khusus produk-produk kerajinan.

Di masa pandemi, sangat minim orang yang mau beli produk furnitur, karena untuk makan saja agak kerepotan. Dengan dihadirkannya di sini, merupakan ikhtiar Pemkab Batang untuk nglarisi produk-produk mereka.

“Alhamdulillah tadi ada satu set meja dan kursi kayu yang laku terjual,” katanya.

Dibukanya lapak Nglarisi Dodolan di lingkungan Setda Batang, menjadi inovasi yang kreatif.

“Seringkali orang itu kalau sudah dipepet, inovasinya langsung muncul. Disperindag berinovasi yang baik karena produknya tertata rapi, terjual dengan laris dan ditempatkan di instansi lain dengan protokol kesehatan yang ketat,” tandasnya.

Pelaku usaha batik, Sulistierni mengutarakan, produk-produknya laku terjual dengan cepat, setelah mengikuti program Nglarisi Dodolan. Produknya beragam, di antaranya kain batik cap Rp80 ribu, kain batik tulis Rp1,2 juta

“Yang termurah masker bermotif hanya Rp7 ribu,” tuturnya.

Sejak bergabung dalam program tersebut, omsetnya mengalami peningkatan sebesar 50%. Jika sebelum bergabung hanya Rp1 juta, kini meningkat menjadi Rp1,5 juta.

“Alhamdulillah saya sangat terbantu. Kemarin kami sempat berhenti total, tidak jualan, di sini produknya diperkenalkan sama para Aparatur Sipil Negara (ASN) biar pada beli,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelum pandemi produk langsung didistribusikan langsung ke pasar-pasar dan sempat berjualan online.

“Selama pandemi tidak ada permintaan sama sekali, kemudian beralih berjualan masker karena dibutuhkan tahun lalu. Tahun kemarin agak berkurang, jadi omset turun, tapi sejak gabung di Nglarisi Dodolan alhamdulillah naik lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 13
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 89
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 49
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 8
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 11