Intensifkan Pagelaran Seni, RRI Perlu Gandeng Budayawan

Rabu, 08 September 2021 Jumadi Dibaca 837 kali Seni dan Budaya
Intensifkan Pagelaran Seni, RRI Perlu Gandeng Budayawan
Batang - Kesenian tradisional di Indonesia sangat beragam, maka pagelaran seni perlu diintensifkan oleh RRI dengan menggandeng peran seniman maupun budayawan, agar nilai-nilai kearifan lokal makin dikenal generasi muda.

Batang - Kesenian tradisional di Indonesia sangat beragam, maka pagelaran seni perlu diintensifkan oleh RRI dengan menggandeng peran seniman maupun budayawan, agar nilai-nilai kearifan lokal makin dikenal generasi muda.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Batang Tri Bakdo mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-76 RRI.

“Selamat ulang tahun untuk RRI, semoga selalu lancar, selalu jaya dan sukses selamanya,” tuturnya.

Menurutnya, sampai saat ini RRI sudah cukup peduli terhadap nilai-nilai budaya di Jawa Tengah khususnya. Namun sedikit masukan untuk RRI, karena Indonesia khususnya Jawa sangat kaya akan budaya.

“Dan saya lihat RRI kurang lengkap dalam menyiarkan kebudayaan asli, contohnya di Jawa Timur ada ludruk, Jawa Tengah ada ketoprak, wayang yang beragam jenisnya. Akan lebih baik lagi ketika kesenian itu intens disiarkan secara bergantian,” katanya, saat ditemui di Pendopo, Kabupaten Batang, Selasa (7/9/2021).

Tujuan utamanya agar seluruh masyarakat mengetahui tentang keberagaman tradisi, seni dan budaya Indonesia.

Di sisi lain, Ia menanggapi positif ketika RRI berusaha untuk mengikuti perkembangan teknologi penyiaran, bersaing dengan radio-radio swasta.

“Tapi harapan saya RRI tetap memiliki ciri khas yaitu berpegang teguh pada budaya kearifan lokal,” tegasnya.

Ia mengresiasi pemberitaan di RRI sudah cukup banyak. Namun akan lebih optimal jika setiap pemberitaan disertai dengan ulasan.

“Ada semacam bincang-bincang atau talkshow untuk membahas seputar ketoprak, wayang dan lainnya, biar masyarakat lebih tahu dan memahami lagi. Dari beberapa juta orang, andai saja ada 10% yang nonton, itu sudah bagus sekali, tidak harus semuanya menonton,” ungkapnya.

Ia mengutarakan, di luar sana masih banyak masyarakat yang secara intensif mendengarkan RRI.

“Termasuk saya masih suka mendengarkan wayang kulit. Jadi silakan bersaing dengan radio lain, tapi jangan lupakan kearifan lokal daerah kita,” imbuhnya.

Salah satu pegiat seni tari, Suprayitno mengutarakan, Pandemi Covid-19 membawa dampak yang luar biasa bagi para seniman, karena tidak dapat berekspresi dan berkarya secara total.

“Tidak berkaya di sini artinya bukan karena kami tidak berkarya secara umum. Kami tetap berkarya tapi terbatas di lingkungan tertentu, jadi diharapkan pihak RRI kalau bisa memberi kesempatan kepada seniman daerah, yang jarang dijangkau supaya bisa tampil secara langsung maupun virtual, ditonton kalangan tertentu,” jelasnya.

Pementasan itu pasti membanggakan para pelaku seni sekaligus tetap bisa menyambung hidup, tanpa harus menjual peralatan seni.

“Mari kita sengkuyung bareng-bareng, melalui ulang tahun RRI ini, kita tingkatkan pementasan kesenian. Mungkin bisa lewat rekaman suara, virtual, atau bahkan bisa disiarkan langsung, dalam menghidupkan kembali seniman yang ingin berkarya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 30
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 89
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 145
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 68
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 96
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 82