Sikapi Jogo Tonggo, FKMETRA Batang Tampilkan “Memetik Bintang”

Jumat, 27 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 1.147 kali Seni dan Budaya
Sikapi Jogo Tonggo, FKMETRA Batang Tampilkan “Memetik Bintang”
Batang - Forum Komunikasi Media Tradisional (FKMETRA) Kabupaten Batang mementaskan sebuah seni pertunjukan rakyat berjudul “Memetik Bintang”, sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya “Jogo Tonggo” dalam melawan Covid-19.

Batang - Forum Komunikasi Media Tradisional (FKMETRA) Kabupaten Batang mementaskan sebuah seni pertunjukan rakyat berjudul “Memetik Bintang”, sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya “Jogo Tonggo” dalam melawan Covid-19.

Pementasan tersebut rencananya akan diikutkan dalam lomba Pertunjukan Rakyat (Petunra) tingkat Jawa Tengah secara virtual dikarenakan saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19.

Sutradara pertunjukan, Ahmad Zainuri mengatakan, pertunjukan itu menceritakan tentang polemik yang terjadi antara seorang warga yang merasa ada ketidakadilan karena tidak mendapat bantuan dari program Jogo Tonggo, walaupun belum ada kepastian dirinya positif atau negatif Corona.

“Sebenarnya mendapat bantuan atau tidak itu sudah diatur. Yaitu orang-orang yang memang positif terpapar Corona, maka Pemprov Jateng membuatkan program Jogo Tonggo,” katanya, saat ditemui usai pementasan di Pendopo Kabupaten Batang, Kamis (27/8/2021) malam.

Dalam pementasan tersebut, juga ada pesan moral agar warga pandai menyikapi beredarnya informasi yang belum pasti kebenarannya.

“Hari ini kita berperang dengan Virus Corona dan berita hoaks, walaupun temanya Jogo Tonggo, tapi kita sisipkan pesan agar masyarakat mampu mengantisipasinya,” jelasnya.

Ia berpesan melalui Virus Corona justru warga harus semakin kompak dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta terus berdoa.

“Bagaimana pun juga saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi musibah, jadi harus ada kerja sama yang baik antar sesama,” tegasnya.

Dalam pementasan kali ini FKMETRA Batang melibatkan 14 pemain, di antaranya pemain drama 4 orang, penari 4 orang dan penabuh gamelan 6 orang.

“Drama kali ini lebih menonjolkan kesan tradisional dilihat dari gaya dialognya, musik yang ditampilkan dan kostumnya pun tradisi warga setempat,” ungkapnya.

Kepala Diskominfo Batang Triossy Juniarto menerangkan, sosialisasi program Jogo Tonggo melalui pertunjukan rakyat sangat efektif, karena pasca diikutkan perlombaan, nantinya akan disebarkan kepada masyarakat.

“Diskominfo selama dua tahun ini, selalu mendukung penyebaran informasi-informasi tentang pencegahan dan penanganan Covid-19 lewat berbagai media cetak, online maupun radio, serta terkait pengaduan bisa lewat 112,” terangnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, pengaduan yang sering disampaikan masyarakat tidak hanya seputar Covid-19, tapi juga menyangkut vaksinasi dan isolasi mandiri.

“Menanggapi aduan, respons kami diupayakan secepat mugkin melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sangat efektif bisa terintegrasi dengan Curhat Wihaji, dan rata-rata aduannya seputar Isolasi mandiri dan Isolasi terpusat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 33
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 89
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 97
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 89