Batang - Tim Penilai lomba Kampung Zero COVID-19 dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia lakukan penilaian di Kantor Pelayanan Pemerintah Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa (24/8/2021).
Batang - Tim Penilai lomba Kampung Zero COVID-19
dalam rangka memeriahkan HUT ke-76
Kemerdekaan Republik Indonesia lakukan penilaian di Kantor Pelayanan Pemerintah
Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa (24/8/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasat Pol PP Drs M.
Fatoni selaku ketua Tim, Camat Gringsing Wawan Nurdiansyah, Danramil 03
Gringsing Kapten Inf Gunawan yang diwakili Serka Roni, Kapolsek Gringsing
Polres Batang Iptu Andi Fajar K, Kepala Puskesmas Gringsing I dr. Sieska
Firnalia Indah, Kades Plelen Siti Ampri Alimatul Muflikhah dan perangkat serta
petugas Tracer Desa Plelen.
Camat Gringsing Wawan Nurdiansyah mengatakan,
Muspika Gringsing mendukung diadakannya lomba penilaian kampung Zero COVID-19
ini, karena akan memberikan semangat kepada para Kades.
“Khususnya kami selaku Forkopimcam yang mengampu
pelaksanaan peraturan pemerintah dalam penanggulangan pandemi COVID-19,â€
katanya.
Kepala Desa Plelen Siti Ampri Aminatul Muflikhah
menerangkan, selama ini pihaknya sudah berusaha menyadarkan masyarakat agar
selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memberikan imbauan serta edukasi
kepada semua lapisan masyarakat.
“Terima kasih pada Forkopimcam Gringsing yang telah
mempercayakan Desa Plelen untuk mewakili dalam lomba,†jelasnya.
Ketua Tim Penilaian Kasat Pol PP Akhmad Fatoni
mengatakan, lomba ini merupakan salah satu upaya Pemkab Batang dalam mengatasi
pandemi Virus Corona, sehingga diharapkan dapat menekan angka kasus COVID-19.
“Harapannya dengan diselenggarakan lomba ini bisa
membangun serta memberi apresiasi kepada para pelaksana tugas bisa lebih aktif
dan bersemangat dalam menangani Pandemi COVID-19,†terangnya.
Ada beberapa kriteria dalam penilaian lomba Kampung
Zero COVID-19, di antaranya administrasi struktur gugus tugas, sarana prasarana
pendukung pencegahan dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
(PPKM) mikro.
Lalu, seberapa besar dukungan dari pemerintah desa,
pemanfaatan Isolasi terpusat (Isoter), peran dan kepedulian gugus tugas dan
warga terhadap warga yang menjalani Isolasi mandiri. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)