Dua Dalang Cilik, Pelestari Seni Pedalangan Batang

Senin, 16 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 2.396 kali Seni dan Budaya
Dua Dalang Cilik, Pelestari Seni Pedalangan Batang
Batang - Pelestarian terhadap seni pedalangan dan wayang kulit terus berpacu dengan arus modernisasi. Terbukti secara perlahan bibit-bibit dalang cilik Kabupaten Batang mulai terlahir sebagai pelestari seni pedalangan dari kalangan generasi muda.

Batang - Pelestarian terhadap seni pedalangan dan wayang kulit terus berpacu dengan arus modernisasi. Terbukti secara perlahan bibit-bibit dalang cilik Kabupaten Batang mulai terlahir sebagai pelestari seni pedalangan dari kalangan generasi muda.

Salah satunya Beta Ardana Putra. Remaja yang saat ini duduk di bangku kelas dua SMP Negeri 1 Wonotunggal sudah tertarik dengan wayang sejak kelas tiga Sekolah Dasar.

“Suatu kebanggaan bisa jadi dalang cilik. Alhamdulillah latihannya masih rutin tiap hari Jumat dan Sabtu selama tiga jam,” kata Beta saat dihubungi melalui gawai, Minggu (15/8/2021).

Dijelaskannya, latihan yang diintensifkan adalah fokus pada sabet (gerak wayang) yang membutuhkan trik dan teknik khusus. Tokoh wayang yang paling diidolakan yaitu Raden Janoko karena memiliki sifat kesatria.

“Saya sudah mulai mendalang sejak kelas tiga SD dan sampai sekarang masih ada yang memanggil pentas. Saya bercita-cita untuk menjadi seorang dalang terkenal supaya bisa melestarikan budaya Jawa,” kata remaja yang sangat mengidolakan dalang kondang Ki Manteb Sudarsono.

“Sebenarnya tokoh-tokoh pewayangan kita tidak kalah keren kok dengan super hero luar negeri, justru malah lebih menarik wayang. Ceritanya juga sangat menarik daripada dari luar, contohnya lakon Jarasanda Gugur, yang menceritakan tentang seorang raja yang penuh angkara murka,” jelasnya.

Bakatnya makin terasah berkat ketekunan dan dukungan dari ayahandanya Rasim. “Saya kenalkan Beta dengan tokoh-tokoh pewayangan, karena di rumah punya wayang kulit. Anak saya mengamati langsung, lama-lama dia kok senang dan tertarik,” katanya.

Di samping itu ada peran Ki Wiwit Sri Kuncoro yang selalu menggembleng Beta, hingga ia berhasil menyabet juara 1 Dalang Cilik Tingkat Nasional dan Juara Harapan 1 Tingkat Jawa Tengah.

Sementara Dalang Ki Wiwit Sri Kuncoro mengatakan, dalam mendalang itu butuh trik seperti cara sabet yang baik, sanggit (kreativitas dan olah rasa), ontowecono (menambahkan komentar) dan lainnya.

Ia memastikan, Beta masih bisa berkembang dengan maksimal. Maka kami berikan materi-materi supaya menjadi bekal, untuk menjadi dalang kondang yang melestarikan budaya adiluhung.

“Untuk jadi dalang kondang harus punya semangat tinggi, niat dan tekad. Mencintai budaya di masa sekarang itu, sudah jarang anak-anak yang mau belajar, tapi alhamdulillah masih ada generasi seperti Beta yang mau belajar mendalang, agar menjadi dalang yang mumpuni,” harapnya.

Bibit muda lainnya muncul dari Huda Erlangga. Ia mulai menyukai wayang karena kebiasaannya mendengarkan tembang-tembang Jawa dan menyaksikan pagelaran wayang kulit bersama kakeknya sejak usia dua tahun.

“Sekarang sudah jadi dalang cilik, rasanya bahagia,” ungkap Huda.

Sejak kecil ia sangat mengidolakan tokoh wayang Werkudara, karena memiliki karakter satria yang tangguh.

Kurniatun, ibunda dari Huda Erlangga mengungkapkan, sejak berusia dua tahun, putranya sangat menyukai wayang.

“Kalau ada pagelaran wayang kulit, pas ada nyadran desa, harus pegang wayangnya dulu baru mau pulang,” tuturnya.

Setelah menyadari potensi terpendam, sebagai orang tua sebisa mungkin mencari media untuk menyalurkan bakat anak, dengan menitipkan kepada dalang Ki Tulus Utomo.

Untuk mengasah bakatnya, Huda mendapat kesempatan menunjukkan kepiawaiannya dalam pementasan perdananya saat peringatan Malam 1 Suro 1443 Hijriyah di Aula Kantor Bupati Batang dengan lakon Dursasana Gugur. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 23
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 36
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 41
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 262
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 210
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 270