Jamasan Kyai Tombak Abirawa Digelar Tanpa Kirab

Selasa, 10 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 1.007 kali Seni dan Budaya
Jamasan Kyai Tombak Abirawa Digelar Tanpa Kirab
Batang - Jamasan Kyai Tombak Abirawa yang merupakan pusaka dari Pendiri Kabupaten Batang, Raden Sayid Nurrochman tetap digelar tanpa disertai kirab mengelilingi kompleks Kantor Bupati, dalam memperingati Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriyah bertepatan dengan Malam 1 Suro 1955 Jawa.

Batang - Jamasan Kyai Tombak Abirawa yang merupakan pusaka dari Pendiri Kabupaten Batang, Raden Sayid Nurrochman tetap digelar tanpa disertai kirab mengelilingi kompleks Kantor Bupati, dalam memperingati Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriyah bertepatan dengan Malam 1 Suro 1955 Jawa.

Penjamasan pusaka Kyai Tombak Abirawa oleh Bupati Batang Wihaji tetap menjadi inti peringatan Malam 1 Suro dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes), disertai beberapa pusaka pengiring lainnya.

“Kegiatan ini untuk melanjutkan tradisi setiap Malam 1 Suro atau 1 Muharam, Pemda Batang menjamas pusaka warisan dari leluhur. Ini tradisi yang baik ini tetap dilaksanakan, tapi karena masih pandemi, maka tidak ada penonton tatap muka, melainkan digelar secara virtual,” kata Bupati Batang Wihaji usai menjamas Pusaka Kyai Tombak Abirawa, di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (9/8/2021) malam.

Ia menegaskan, prosesi peringatan Malam 1 Suro kali ini tentu saja ada perbedaan dibandingkan tahun lalu.

“Ya pasti beda karena ini masih Pandemi COVID-19, jadi prokesnya yang diperketat dan cukup disaksikan melalui streaming Youtube Pemkab Batang. Dan tadi pusakanya tidak dikirab, cukup  dijamas saja,” jelasnya.

Kepala Disdikbud, Achmad Taufiq menerangkan, Malam 1 Muharam bagi umat muslim merupakan malam tahun baru, saat ba’da asar akhir memanjatkan doa akhir tahun dan ba’da magrib awal memanjatkan doa awal tahun.

“Semoga dosa-dosa yang kita lakukan di tahun kemarin mudah-mudahan mendapatkan ampunan dan setahun ke depan kita diberikan keselamatan, petunjuk dan pandemi segera berakhir,” harapnya.

Dijelaskannya, sesuai kebudayaan Jawa, Malam 1 Muharam sama dengan Malam 1 Suro, dengan melaksanakan prosesi penjamasan pusaka.

“Kyai Tombak Abirawa merupakan pusaka yang dikramatkan oleh masyarakat Kabupaten Batang, yang setiap Malam 1 Suro diadakan penjamasan. Sebelum pandemi memang prosesi awal adalah dikirab terlebih dahulu, namun karena COVID-19 belum berakhir, penjamasan tahun ini tidak dilakukan kirab,” ujar dia.

Bahkan sejumlah pusaka lainnya, kecuali Kyai Tombak Abirawa telah dijamas terlebih dahulu sejak siang hari. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 73
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 147
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 89
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 51
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 61