Jamasan Kyai Tombak Abirawa Digelar Tanpa Kirab

Selasa, 10 Agustus 2021 Jumadi Dibaca 1.018 kali Seni dan Budaya
Jamasan Kyai Tombak Abirawa Digelar Tanpa Kirab
Batang - Jamasan Kyai Tombak Abirawa yang merupakan pusaka dari Pendiri Kabupaten Batang, Raden Sayid Nurrochman tetap digelar tanpa disertai kirab mengelilingi kompleks Kantor Bupati, dalam memperingati Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriyah bertepatan dengan Malam 1 Suro 1955 Jawa.

Batang - Jamasan Kyai Tombak Abirawa yang merupakan pusaka dari Pendiri Kabupaten Batang, Raden Sayid Nurrochman tetap digelar tanpa disertai kirab mengelilingi kompleks Kantor Bupati, dalam memperingati Malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriyah bertepatan dengan Malam 1 Suro 1955 Jawa.

Penjamasan pusaka Kyai Tombak Abirawa oleh Bupati Batang Wihaji tetap menjadi inti peringatan Malam 1 Suro dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes), disertai beberapa pusaka pengiring lainnya.

“Kegiatan ini untuk melanjutkan tradisi setiap Malam 1 Suro atau 1 Muharam, Pemda Batang menjamas pusaka warisan dari leluhur. Ini tradisi yang baik ini tetap dilaksanakan, tapi karena masih pandemi, maka tidak ada penonton tatap muka, melainkan digelar secara virtual,” kata Bupati Batang Wihaji usai menjamas Pusaka Kyai Tombak Abirawa, di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (9/8/2021) malam.

Ia menegaskan, prosesi peringatan Malam 1 Suro kali ini tentu saja ada perbedaan dibandingkan tahun lalu.

“Ya pasti beda karena ini masih Pandemi COVID-19, jadi prokesnya yang diperketat dan cukup disaksikan melalui streaming Youtube Pemkab Batang. Dan tadi pusakanya tidak dikirab, cukup  dijamas saja,” jelasnya.

Kepala Disdikbud, Achmad Taufiq menerangkan, Malam 1 Muharam bagi umat muslim merupakan malam tahun baru, saat ba’da asar akhir memanjatkan doa akhir tahun dan ba’da magrib awal memanjatkan doa awal tahun.

“Semoga dosa-dosa yang kita lakukan di tahun kemarin mudah-mudahan mendapatkan ampunan dan setahun ke depan kita diberikan keselamatan, petunjuk dan pandemi segera berakhir,” harapnya.

Dijelaskannya, sesuai kebudayaan Jawa, Malam 1 Muharam sama dengan Malam 1 Suro, dengan melaksanakan prosesi penjamasan pusaka.

“Kyai Tombak Abirawa merupakan pusaka yang dikramatkan oleh masyarakat Kabupaten Batang, yang setiap Malam 1 Suro diadakan penjamasan. Sebelum pandemi memang prosesi awal adalah dikirab terlebih dahulu, namun karena COVID-19 belum berakhir, penjamasan tahun ini tidak dilakukan kirab,” ujar dia.

Bahkan sejumlah pusaka lainnya, kecuali Kyai Tombak Abirawa telah dijamas terlebih dahulu sejak siang hari. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 55
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 111
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 73
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 91
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 108
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 137