Penjualan Madu Naik 200 Persen, Produsen Kewalahan Penuhi Permintaan

Senin, 12 Juli 2021 Jumadi Dibaca 1.046 kali Ekonomi
Penjualan Madu Naik 200 Persen, Produsen Kewalahan Penuhi Permintaan
Batang - Pandemi COVID-19 nampaknya membuat masyarakat mulai sadar akan pola hidup sehat. Tidak hanya menerapkan Protokol kesehatan, tetapi juga menjaga imunitas tubuh.

Batang - Pandemi COVID-19 nampaknya membuat masyarakat mulai sadar akan pola hidup sehat. Tidak hanya menerapkan Protokol kesehatan, tetapi juga menjaga imunitas tubuh.

Salah satunya adalah madu yang dipercaya dapat menjaga imunitas tubuh. Hal itu pun membuat permintaan madu di pasaran naik.

Seperti yang dirasakan Pemilik Madu Alas Roban, Lailatul Mafiyah yang saat ini tengah disibukkan dengan mengirim madu ke berbagai daerah. Selama pandemi COVID-19 penjualan madu miliknya pun naik 200 persen dari sebelum pandemi.

“Selama pandemi ini penjualan naik signifikan sekitar 200 persen sekarang bisa 150 kilogram perbulan, sebelumnya paling 30 kiloan. Selain dari Batang dan Pekalongan kami kirim juga ke berbagai daerah seperti Jakarta, Tangerang, Surabaya,” tuturnya, saat ditemui di Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (11/7/2021).

Dikatakannya, banyak permintaan madu dipesan oleh masyarakat yang sedang Isolasi mandiri (Isoman), juga dari tim pemakaman jenazah.

“Kemarin banyak permintaan dari masyarakat yang sedang Isoman, selain itu juga tim pemakaman jenazah dari BPBD untuk menjaga imunitas mereka apalagi saat ini kasus COVID-19 sedang melonjak,” jelasnya.

Diakuinya dengan banyaknya permintaan, dia pun sempat kewalahan memenuhi an, karena beberapa kendala dan juga masa panen yang sedang menurun.

“Karena lokasi ternak kita di beda-beda tempat terkadang di luar kota juga, untuk saat ini kendalanya di akses, sehingga stok juga kadang-kadang kurang tetapi untuk menyiasati itu saat banyak permintaan kami ambil dari peternak lainnya yang barengan satu desa,” ungkapnya.

Sementara stok madu saat ini yang dijual di antaranya madu kapuk, madu kopi, dan madu multifora.

Untuk stok madu, Lanjut dia, yang masih cukup banyak saat ini madu kapuk, kalau yang kopi karena belum mekar belum bisa panen, sehingga stok sedikit.

Sedangkan untuk harga yang dijual cukup bervariasi mulai dari Rp45 Ribu hingga Rp160 Ribu bergantung ukuran mulai dari 250 mililiter sampai 1.000 mililiter.

“Berbagai macam manfaat madu juga bergantung jenisnya, tapi umumnya memang untuk meningkatkan imunitas tubuh, meredakan batuk, menjaga kesehatan pencernaan tubuh karena madu tidak ada masa kadaluarsanya semakin lama madu khasiatnya lebih bagus,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 45
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 44
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 51
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 65
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 117
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 145