Penjualan Madu Naik 200 Persen, Produsen Kewalahan Penuhi Permintaan

Senin, 12 Juli 2021 Jumadi Dibaca 1.040 kali Ekonomi
Penjualan Madu Naik 200 Persen, Produsen Kewalahan Penuhi Permintaan
Batang - Pandemi COVID-19 nampaknya membuat masyarakat mulai sadar akan pola hidup sehat. Tidak hanya menerapkan Protokol kesehatan, tetapi juga menjaga imunitas tubuh.

Batang - Pandemi COVID-19 nampaknya membuat masyarakat mulai sadar akan pola hidup sehat. Tidak hanya menerapkan Protokol kesehatan, tetapi juga menjaga imunitas tubuh.

Salah satunya adalah madu yang dipercaya dapat menjaga imunitas tubuh. Hal itu pun membuat permintaan madu di pasaran naik.

Seperti yang dirasakan Pemilik Madu Alas Roban, Lailatul Mafiyah yang saat ini tengah disibukkan dengan mengirim madu ke berbagai daerah. Selama pandemi COVID-19 penjualan madu miliknya pun naik 200 persen dari sebelum pandemi.

“Selama pandemi ini penjualan naik signifikan sekitar 200 persen sekarang bisa 150 kilogram perbulan, sebelumnya paling 30 kiloan. Selain dari Batang dan Pekalongan kami kirim juga ke berbagai daerah seperti Jakarta, Tangerang, Surabaya,” tuturnya, saat ditemui di Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (11/7/2021).

Dikatakannya, banyak permintaan madu dipesan oleh masyarakat yang sedang Isolasi mandiri (Isoman), juga dari tim pemakaman jenazah.

“Kemarin banyak permintaan dari masyarakat yang sedang Isoman, selain itu juga tim pemakaman jenazah dari BPBD untuk menjaga imunitas mereka apalagi saat ini kasus COVID-19 sedang melonjak,” jelasnya.

Diakuinya dengan banyaknya permintaan, dia pun sempat kewalahan memenuhi an, karena beberapa kendala dan juga masa panen yang sedang menurun.

“Karena lokasi ternak kita di beda-beda tempat terkadang di luar kota juga, untuk saat ini kendalanya di akses, sehingga stok juga kadang-kadang kurang tetapi untuk menyiasati itu saat banyak permintaan kami ambil dari peternak lainnya yang barengan satu desa,” ungkapnya.

Sementara stok madu saat ini yang dijual di antaranya madu kapuk, madu kopi, dan madu multifora.

Untuk stok madu, Lanjut dia, yang masih cukup banyak saat ini madu kapuk, kalau yang kopi karena belum mekar belum bisa panen, sehingga stok sedikit.

Sedangkan untuk harga yang dijual cukup bervariasi mulai dari Rp45 Ribu hingga Rp160 Ribu bergantung ukuran mulai dari 250 mililiter sampai 1.000 mililiter.

“Berbagai macam manfaat madu juga bergantung jenisnya, tapi umumnya memang untuk meningkatkan imunitas tubuh, meredakan batuk, menjaga kesehatan pencernaan tubuh karena madu tidak ada masa kadaluarsanya semakin lama madu khasiatnya lebih bagus,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 38
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 98
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 101
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 54
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 20
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 18