Spesialisasi Produk, Tantangan Pelaku Ekraf Tetap Inovatif

Rabu, 30 Juni 2021 Jumadi Dibaca 1.669 kali Seni dan Budaya
Spesialisasi Produk, Tantangan Pelaku Ekraf Tetap Inovatif
Batang - Potensi tiap daerah yang beragam, membuat Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengajak para koordinator daerah (korda) untuk menjadikan sebuah tantangan agar para pelaku ekonomi kreatif tetap menghasilkan produk-produk unggulan yang inovatif dengan spesialisasi berbeda di tiap wilayah.

Batang - Potensi tiap daerah yang beragam, membuat Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengajak para koordinator daerah (korda) untuk menjadikan sebuah tantangan agar para pelaku ekonomi kreatif tetap menghasilkan produk-produk unggulan yang inovatif dengan spesialisasi berbeda di tiap wilayah.

Hal itu, sesuai arahan dari Bupati Batang Wihaji yang mengharapkan masing-masing daerah memiliki keistimewaan yang berbeda, sehingga tidak menimbulkan kesan meniru.

Ketua Komite Ekraf Batang Achmad Suroso mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan masing-masing korda, agar mengarahkan para pelaku Ekraf supaya memiliki produk yang tidak sama satu dengan lainnya.

“Kami sudah mengevaluasi supaya kreatif, namun tidak sama dengan yang lain. Misalnya seni kriya, di Subah sudah luar biasa, sehingga bisa mengangkat keunggulan Batang yang tidak dimiliki daerah lain,” katanya, saat ditemui di Aula Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Selasa (29/6/2021).

Di bidang kuliner, Lanjut dia, akan pengemasan dan pengolahan yang berbeda, untuk menarik perhatian konsumen, sehingga mampu meningkatkan perekonomian Kabupaten Batang.

“Olahan menu hasil laut yang dibuat berbeda dengan yang lain, misalnya produk ikan yang diolah jadi pasta atau lainnya, Penjualannya pun tidak bertatap muka, tapi memanfaatkan media sosial,” tuturnya.

Ia memastikan, diikutsertakannya kaum muda dalam kepengurusan ini, menunjukkan bahwa mereka memiliki ide-ide cemerlang yang dapat dituangkan untuk membantu perekonomian Kabupaten Batang meningkat.

“Kami memilih kaum muda yang sudah ber-Ekraf, yakni memiliki potensi sebagai pengusaha. Contohnya Mas Bejo sudah berhasil dengan produk olahan kayu menjadi seni kriya, ada pula Gasta yang mempunyai kreativitas di bidang media sosial dan penjualan produk online,” tandasnya.

Pelaku seni kriya Bejo Prihatianto mengungkapkan, pelaku ekonomi kreatif di masa pandemi ini memang dituntut untuk menunjukkan kreativitasnya mengolah produk yang berbeda dan belum ada di pasaran, atau mengubah sesuatu yang sudah ada menjadi sesuatu yang baru, supaya menarik daya beli konsumen.

“Di Kabupaten Batang sendiri limbah kayu sangat melimpah dan tidak terpakai. Nanti inovasi yang mau ditunjukkan, bisa lewat komunitas saya untuk menggelar pameran seni kriya, lukisan dan pertunjukan. Contoh produknya seperti kerajinan lukisan limbah kayu atau sandal kayu dan lainnya,” jelasnya.

Hasil karya kami sudah merambah sampai Malaysia dan Singapura. Sedangkan pamerannya masih di wilayah Yogyakarta dan Jakarta yang melibatkan even-even dari pemerintah.

“Selama pandemi terjadi sedikit penurunan pada beberapa produk kerajinan yang biasanya dipasarkan ke kota-kota besar. Ketika pandemi kota wisata sepi pengunjung, jadi pemgaruhnya terasa,” ungkapnya.

Untuk mengatasinya, akan mengkolaborasikan dengan teknologi informasi, yaitu menggelar pameran secara virtual. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 69
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 112
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 74
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 92
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 110
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 138