Komite Ekraf Dikukuhkan, Bupati Batang Menanti Inovasi

Selasa, 29 Juni 2021 Jumadi Dibaca 1.564 kali Seni dan Budaya
Komite Ekraf Dikukuhkan, Bupati Batang Menanti Inovasi
Batang - Pasca dikukuhkan oleh Bupati Batang Wihaji, Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) dinantikan inovasinya dalam membangkitkan perekonomian masyarakat, terutama di masa pandemi.

Batang - Pasca dikukuhkan oleh Bupati Batang Wihaji, Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) dinantikan inovasinya dalam membangkitkan perekonomian masyarakat, terutama di masa pandemi.

“Pengembangan potensi daerah Kabupaten Batang adalah pekerjaan rumah kita. Maka perlu ada penguatan kelembagaan, yang tahu tugasnya hingga terbentuk koodinator daerah (korda) masing-masing,” kata Bupati Batang Wihaji usai mengukuhkan kepengurusan Komite Ekraf di Aula Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Selasa (29/6/2021).

Ia mengatakan, dalam melaksanakan tugasnya para anggotanya harus memahami pilar ekonomi kreatif. Yakni budaya ekonomi kreatif yang harus tertanam dalam jiwa, secara total pada setiap zaman dan masing-masing pribadi.

“Dalam praktiknya tidak latah (meniru), itu berarti miskin inisiasi. Tujuannya untuk memaksa kita berpikir dan menelurkan ide-ide di luar nalar pada umumnya, harus ada sesuatu yang baru di setiap momentum di tiap daerah,” jelasnya.

Di masa kini, perlu ada inovasi tinggi yang merupakan tantangan semua pihak. Tiap daerah di Kabupaten Batang memiliki potensi yang berbeda, jadi tiap korda harus mampu menjembatani.

“Dari semua itu, yang tidak kalah penting adalah peran teknologi juga mendukung kesuksesan para pelaku ekonomi kreatif. Kreativitas kalau tidak ditunjang teknologi yang luar biasa, dengan memanfaatkan media sosial, mungkin masyarakat luas tidak akan tahu potensi Batang dan kehebatan warganya,” tegasnya.

Plt. Dinas Pariwisata, Kepemudaan Dan Olahraga (Disparpora) Wahyu Budi Santoso menerangkan beberapa ekonomi kreatif yang telah berkembang di Kabupaten Batang dan karyanya merambah hingga ke mancanegara.

“Ada kreativitas di bidang kriya seperti produsen seni lukis kayu, kacamata kayu dan produk-produk lainnya yang sudah diekspor ke luar negeri. Seni kriya ini kemanfaatannya sangat luas, karena memanfaatkan limbah kayu yang tidak terpakai,” tuturnya.

Komite Ekraf merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk untuk membantu pelaksanaan ekonomi kreatif. Dengan anggota para pelaku, akademisi, praktisi dan media supaya ikut merencanakan serta mendampingi pelaku ekonomi kreatif di lapangan.

Pembina dijabat oleh Bupati Wihaji, pengarah dijabat oleh Ketua Dekranasda Uni Kuslantasi Wihaji, Ketua Umum Komite Ekraf dijabat oleh Achmad Suroso, Wakil Ketua Umum Rivani Yunianto dan Sekretaris Eka Panca Wijaya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 99
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 149
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 92
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 55
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 68