Komite Ekraf Dikukuhkan, Bupati Batang Menanti Inovasi

Selasa, 29 Juni 2021 Jumadi Dibaca 1.580 kali Seni dan Budaya
Komite Ekraf Dikukuhkan, Bupati Batang Menanti Inovasi
Batang - Pasca dikukuhkan oleh Bupati Batang Wihaji, Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) dinantikan inovasinya dalam membangkitkan perekonomian masyarakat, terutama di masa pandemi.

Batang - Pasca dikukuhkan oleh Bupati Batang Wihaji, Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) dinantikan inovasinya dalam membangkitkan perekonomian masyarakat, terutama di masa pandemi.

“Pengembangan potensi daerah Kabupaten Batang adalah pekerjaan rumah kita. Maka perlu ada penguatan kelembagaan, yang tahu tugasnya hingga terbentuk koodinator daerah (korda) masing-masing,” kata Bupati Batang Wihaji usai mengukuhkan kepengurusan Komite Ekraf di Aula Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Selasa (29/6/2021).

Ia mengatakan, dalam melaksanakan tugasnya para anggotanya harus memahami pilar ekonomi kreatif. Yakni budaya ekonomi kreatif yang harus tertanam dalam jiwa, secara total pada setiap zaman dan masing-masing pribadi.

“Dalam praktiknya tidak latah (meniru), itu berarti miskin inisiasi. Tujuannya untuk memaksa kita berpikir dan menelurkan ide-ide di luar nalar pada umumnya, harus ada sesuatu yang baru di setiap momentum di tiap daerah,” jelasnya.

Di masa kini, perlu ada inovasi tinggi yang merupakan tantangan semua pihak. Tiap daerah di Kabupaten Batang memiliki potensi yang berbeda, jadi tiap korda harus mampu menjembatani.

“Dari semua itu, yang tidak kalah penting adalah peran teknologi juga mendukung kesuksesan para pelaku ekonomi kreatif. Kreativitas kalau tidak ditunjang teknologi yang luar biasa, dengan memanfaatkan media sosial, mungkin masyarakat luas tidak akan tahu potensi Batang dan kehebatan warganya,” tegasnya.

Plt. Dinas Pariwisata, Kepemudaan Dan Olahraga (Disparpora) Wahyu Budi Santoso menerangkan beberapa ekonomi kreatif yang telah berkembang di Kabupaten Batang dan karyanya merambah hingga ke mancanegara.

“Ada kreativitas di bidang kriya seperti produsen seni lukis kayu, kacamata kayu dan produk-produk lainnya yang sudah diekspor ke luar negeri. Seni kriya ini kemanfaatannya sangat luas, karena memanfaatkan limbah kayu yang tidak terpakai,” tuturnya.

Komite Ekraf merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk untuk membantu pelaksanaan ekonomi kreatif. Dengan anggota para pelaku, akademisi, praktisi dan media supaya ikut merencanakan serta mendampingi pelaku ekonomi kreatif di lapangan.

Pembina dijabat oleh Bupati Wihaji, pengarah dijabat oleh Ketua Dekranasda Uni Kuslantasi Wihaji, Ketua Umum Komite Ekraf dijabat oleh Achmad Suroso, Wakil Ketua Umum Rivani Yunianto dan Sekretaris Eka Panca Wijaya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 38
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 91
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 146
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 114
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 100