Pentas Virtual, Cara Aman Dapatkan Hiburan

Kamis, 24 Juni 2021 Jumadi Dibaca 581 kali Seni dan Budaya
Pentas Virtual, Cara Aman Dapatkan Hiburan
Batang - Pementasan kesenian rakyat menggunakan media virtual menjadi cara terbaik masyarakat untuk tetap mendapatkan hiburan di tengah pandemi COVID-19. Pementasan tersebut digelar agar tidak menimbulkan kerumunan, dan masyarakat terfasilitasi hiburan yang mengedukasi tentang protokol kesehatan untuk melawan pandemi.

Batang - Pementasan kesenian rakyat menggunakan media virtual menjadi cara terbaik masyarakat untuk tetap mendapatkan hiburan di tengah pandemi COVID-19. Pementasan tersebut digelar agar tidak menimbulkan kerumunan, dan masyarakat terfasilitasi hiburan yang mengedukasi tentang protokol kesehatan untuk melawan pandemi.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jawa Tengah, Agung Kristianto mengapresiasi tim Forum Komunikasi Media Tradisional (FKMETRA) Kabupaten Batang yang telah bekerja sama untuk menampilkan beragam kegiatan.

“Saya yakin penggunaan media sosial berbasis internet di Jawa Tengah semakin meningkat. Diskominfo Batang harus meningkatkan sosialisasi kanal-kanal informasi dan hiburan yang disasar ke seluruh masyarakat, untuk mendukung program Pengembangan Informasi Kebijakan Daerah (PIKD),” katanya, saat menyampaikan sambutan, sebelum Pertunjukan Rakyat dan Nonton Bareng (Nobar) Secara Virtual di Ruang Analitik Diskominfo Kabupaten Batang, Kamis (24/6/2021).

Kepala Diskominfo Batang, Triossy Juniarto mengatakan, pementasan virtual merupakan suatu upaya Pemkab menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat, untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19.

“Setelah menonton pertunjukan tadi, masyarakat mengetahui, apa itu COVID-19, bagaimana mengantisipasinya, hingga pendisiplinan protokol kesehatan, sehingga bisa menekan perkembangan virus tersebut di Kabupaten Batang,” jelasnya.

“Pentas kesenian rakyat tadi sudah dipentaskan secara bagus oleh teman-teman FKMETRA. Mereka adalah rekan-rekan yang berbakat di bidang seni, sehingga pesannya bisa tersampaikan kepada masyarakat,” terangnya.

Dalam nobar tersebut, juga turut ditampilkan film pendek bertema larangan mudik produksi Diskominfo Provinsi Jawa Tengah.

“Ada sisi humornya, penyampaian pesan langsung dengan gaya bahasa sederhana, mudah dicerna masyarakat, pemainnya pun menghayati perannya,” ungkapnya.

Ia membenarkan, di masa pandemi pementasan yang menimbulkan kerumunan memang dilarang. Hal ini semata-mata untuk mencegah penularan COVID-19. Ini upaya Pemkab Batang untuk memutus mata rantai penyebaran virus, jangan sampai berkembang bebas di tengah masyarakat.

“Pementasan virtual jadi satu-satunya cara yang bisa dilakukan, dengan tidak mengurangi kreativitas teman-teman. Aktivitas tetap bisa berjalan seperti perekonomian, kesenian dan perkantoran memanfaatkan perangkat teknologi informasi, karena tidak akan menimbulkan kerumunan,” tegasnya.

Ketua FKMETRA juga menjabat Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Tri Bakdo mengutarakan, di suasana pandemi ini semua pihak memang harus menerima dengan tangan terbuka, karena adanya larangan kegiatan pementasan yang dapat menimbulkan kerumunan.

“Kita harus kehilangan sesuatu, tapi kita akan mendapatkan sesuatu. Artinya ketika kita biasa tatap muka, bersentuhan dengan penonton, namun kini akan mencoba hal-hal baru. Otomatis harus mempelajari teknologi baru dan model pementasan baru yaitu virtual,” katanya.

Bagi sebagian seniman yang masih berpikiran konvensional, memang jika melakukan pementasan di atas panggung tanpa bertemu penonton tentu ada rasa yang hilang.

“Pementasan di tengah pandemi, memang mau tidak mau harus digelar secara virtual, demi keselamatan bersama,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Sanggar Putra Budaya, Suprayitno menambahkan, untuk menampilkan pertunjukan secara maksimal, baik tema maupun pemain masih perlu ditingkatkan.

“Sebagai perwakilan seniman mengucapkan terima kasih, karena hasrat dan ekspresi berkesenian serta karya kami bisa tersalurkan,” ungkapnya.

Ia bersama rekan seniman tetap menunggu arahan berikutnya dari Diskominfo Batang, untuk menentukan tema dan waktu latihan yang cukup, karena dalam waktu dekat akan kembali mementaskan sebuah karya.

“Kami tetap menerapkan protokol kesehatan saat latihan maupun pementasan, sehingga tetap sehat dan semangat berekspresi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 70
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 112
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 74
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 92
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 110
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 138