Tokoh Masyarakat Harus Luruskan Pemahaman Tentang COVID-19

Selasa, 22 Juni 2021 Jumadi Dibaca 1.281 kali Kesehatan
Tokoh Masyarakat Harus Luruskan Pemahaman Tentang COVID-19
Batang - Banyaknya informasi yang simpang siur seputar COVID-19, membuat sebagian kaum awam menjadi ragu akan keberadaan virus tersebut. Maka peran tokoh masyarakat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman, bahwa pandemi itu benar adanya dan vaksinasi serta protokol kesehatan merupakan bagian dari pencegahan.

Batang - Banyaknya informasi yang simpang siur seputar COVID-19, membuat sebagian kaum awam menjadi ragu akan keberadaan virus tersebut. Maka peran tokoh masyarakat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman, bahwa pandemi itu benar adanya dan vaksinasi serta protokol kesehatan merupakan bagian dari pencegahan.

Kepala Puskesmas Batang I dr. Komarudin menyampaikan, ada beberapa tokoh masyarakat yang menolak untuk divaksin dan mematuhi protokol kesehatan, karena tidak mempercayai COVID-19 masih menyebar.

“Akibatnya warga awam langsung mengikuti tanpa bertanya. Jadi memang perlu kerja sama antara tokoh masyarakat dan ulama, untuk meluruskan pola pikir tentang pandemi,” katanya, saat memeriksa salah satu Lanjut usia (Lansia) sebelum divaksinasi di Puskesmas Batang I, Kabupaten Batang, Selasa (22/6/2021).

Ia menjelaskan, pihak Puskesmas telah sering menyosialisasikan tentang pentingnya vaksinasi kepada warga dan tokoh masyarakat. Namun sebagian dari mereka memiliki pandangan bahwa COVID-19 sebenarnya tidak ada.

“Itulah yang menjadi kendala, walaupun kami sudah sosialisasi tetap dia punya pemahaman sendiri. Untuk mengubah pola pikir itu kami agak kesulitan, virus itu tidak terlihat, tapi nyatanya banyak memakan korban, datanya juga ada,” ungkapnya.

Untuk meyatukan pemahaman, Lanjut dia, kita harus merangkul semua pihak. Termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat bersinergi menyukseskan vaksinasi COVID-19.

“Jangan hanya dari pihak kesehatan saja yang menyerukan, tapi tokoh masyarakat di kota hingga desa, juga ikut menyosialisasikan bahaya pandemi COVID-19,” jelasnya.

Ia memastikan, jika semua tokoh masyarakat dan ulama memiliki pola pikir yang sama, semua warga pasti bersedia divaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu tokoh masyarakat, H. Ridwan Dimyati menuturkan, dirinya sempat tidak percaya dengan pandemi yang sedang menyebar. Namun setelah melihat fakta-fakta bahwa warga di sebagian kota-kota besar banyak terkontaminasi COVID-19, perlahan-lahan mengubah pemahamannya.

“Dulu sempat ragu mau divaksin, karena pernah dengar kalau vaksinnya itu mengandung babi, jadi sebagai muslim was-was. Tidak percaya Corona, karena tidak kelihatan, tapi nyatanya ada,” ungkapnya.

Akhirnya, atas dasar kesadaran pribadi datang langsung ke Puskesmas dan bersedia divaksinasi.

“Kalau kita berikhtiar kan sama saja untuk keselamatan diri sendiri. Sebaiknya kita mengikuti mereka yang lebih mengetahui masalah ini. Boleh saja membantah karena banyak dalil, tapi kita harus melihat sebab, maka harus menyadari sesungguhnya menjaga keselamatan diri itu penting,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 15
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 115
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 69
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 94
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 87
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 169