Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
Sekretaris Umum Pengprov PBSI Jateng Iswoyo mengimbau agar segera merumuskan rencana program kerja selama satu tahun ke depan. Terlebih dalam mempersiapkan para atlet berkompetisi di ajang Porprov mendatang.
“Kami tahu PBSI Batang sudah meloloskan enam atletnya untuk masuk ke kejuaraan Porprov yang akan digelar di GOR Kalijaga Kabupaten Demak,” katanya saat ditemui di Ruang Kepanitiaan DPRD Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (11/4/2026).
Ketua PBSI Batang Suudi memastikan seluruh segera melakukan rapat kerja untuk menyusun program selama setahun ke depan, dengan menyesuaikan arahan dari Pengprov Jateng. Dalam program kerjanya, PBSI Batang tetap memiliki target setelah meloloskan atlet untuk bertanding di Porprov mendatang.
“Targetnya supaya bisa masuk 10 besar, dan menyumbangkan medali untuk membawa nama baik Kabupaten Batang di tingkat Jateng,” harapnya.
Diakuinya, infrastruktur dan sarpras menjadi komponen amat penting untuk menunjang aksesibilitas atlet mengeksplorasi kemampuannya saat bertanding.
“Kami akan berkoordinasi dengan Disparpora untuk memoles GOR Abirawa agar nyaman, misalnya proses pencahayaan yang perlu disesuaikan agar lebih kondusif ketika atlet bertanding,” jelasnya.
Ia memastikan, pasca gelaran Industropolis Cup, PBSI akan menggelar kejuaraan DPRD Cup maupun Bupati Cup, agar proses regenerasi atlet terus berlanjut, hingga menemukan calon atlet berpotensi.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) teguh Supriyanto menambahkan, untuk mewujudkan target 10 besar di kejuaraan Porprov Jateng, tentu membutuhkan upaya dan persiapan yang matang.
“Kami tidak berlebihan jika hanya menargetkan masuk 10 besar, artinya membutuhkan 24 hingga 32 medali, semoga bisa meraih emas,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)