Wacana PPN Sembako, Dikhawatirkan Turunkan Daya Beli Konsumen

Jumat, 11 Juni 2021 Jumadi Dibaca 983 kali Ekonomi
Wacana PPN Sembako, Dikhawatirkan Turunkan Daya Beli Konsumen
Batang - Mendengar wacana pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), untuk bahan-bahan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas), Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang, Anwar Rozikin merasa keberatan, karena dapat menurunkan daya beli konsumen.

Batang - Mendengar wacana pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), untuk bahan-bahan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas), Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang, Anwar Rozikin merasa keberatan, karena dapat menurunkan daya beli konsumen.

Selama ini para pedagang telah membayar PPN untuk nota setiap produk sebesar 10%. Jika nantinya pemerintah merealisasikan pajak untuk sembako, tentu biaya akan makin bertambah.

“Kalau ada tambahan pajak lagi 1%, ke depan ketika harus menggunakan alat pembayaran nontunai, pasti akan ada tambahan biaya lagi antara 0,7-1%. Jadi tolong lah, khusus Kepokmas tidak dibebani, itu berarti kami akan membayar pajak dobel,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang Anwar Rozikin saat ditemui di Pasar Kabupaten Batang, Jumat (11/6/2021).

Ia mengharapkan, pemerintah merevisi agar tidak sampai terealisasi. Selama ini pemerintah juga memiliki selogan membela kepentingan masyarakat kecil.

“Jadi orang-orang kecil seperti kami ini semestinya dilindungi. Kecuali kalau ekonomi negara ini sudah mapan, pendapatan warganya sudah tinggi,” tegasnya.

Ia menegaskan, suasana ekonomi sekarang masih belum pulih, banyak karyawan swasta yang dirumahkan, pertanian belum maju, maka semua pihak akan kerepotan.

Terkait wacana pemerintah yang akan mengenakan PPN pada Kepokmas, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Endang Rahmawati menanggapinya dengan berpikir positif.

“Pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan tentunya sudah mempertimbangkan secara matang,” katanya.

Memang di sisi masyarakat, lanjut dia, mungkin akan merasa sedikit keberatan karena ada penambahan biaya. Otomatis harga sembako akan naik, karena ada tambahan PPN.

“Jika nanti pemerintah jadi merealisasikan PPN untuk sembako, pasti akan masuk kepada negara dan dikembalikan lagi untuk masyarakat. Dalam bentuk berbagai bantuan, di antaranya Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan bantuan lainnya kepada masyarakat yang terdampak pandemi,” ungkapnya.

Ia berkeyakinan, pemerintah telah memikirkan solusi-solusi yang berimbang.

“Itu baru wacana, jadi masyarakat tidak perlu cemas, karena belum ada kepastiannya,” tuturnya.

Bila rencana tersebut diimplementasikan, ada 12 bahan pokok yang akan kena pajak. Antara lain : beras, gabah, daging, jagung, telur, kedelai, gula, sagu, garam, susu, buah-buahan dan sayur-sayuran.

Berdasarkan Sistem Informasi Harga Kepokmas, yang mengalami kenaikan yakni minyak goreng curah Rp15.000,00, kedelai impor Rp10.600,00. Sedangkan yang masih stabil daging sapi Rp120.000,00, beras Rp9.500,00, dan bumbu dapur pun masih stabil.

Ia mengimbau, apabila kebijakan itu terealisasi, sebagai warga negara yang baik, menerimanya.

“Pemerintah pasti akan memikirkan solusi yang tepat bagi masyarakat. Pasti pemerintah akan turun tangan untuk memberi bantuan, saat ini pun saudara-saudara kita yang terdampak pandemi sudah merasakan manfaatnya seperti ketika BPUM dibuka ada sekitar 20 ribu pelaku usaha yang mendaftar,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmi Luncurkan Aplikasi Batang InvesTA guna Pangkas Birokrasi dan Dorong Investasi Bupati Batang Resmi Luncurkan Aplikasi Batang InvesTA guna Pangkas Birokrasi dan Dorong Investasi
Bupati Batang Resmi Luncurkan Aplikasi Batang InvesTA guna Pangkas Birokrasi dan Dorong Investasi
Batang - Derasnya arus investasi yang mengalir ke Kabupaten Batang mulai membuahkan hasil nyata bagi perekonomian daerah. Tak sekadar meramaikan kawasan industri, kehadiran para penanam modal terbukti mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan sekaligus menyerap ribuan tenaga kerja lokal.
29 Jul 2026 Jumadi 79
Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon
Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon
Batang - Jajaran Direksi bersama karyawan PUDAM Sendang Kamulyan menggelar tasyakuran dengan menyalurkan bantuan modal bagi warga sekitar Mata Air Bismo. Mata air yang menjadi sumber utama air baku dalam memasok kebutuhan masyarakat se-Kabupaten Batang, terus diupayakan agar alam senantiasa terjaga sehingga mampu meregenerasi air bersih dengan intens dilakukan penanaman pohon.
29 Jul 2026 Jumadi 51
HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air
HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air
Batang - Perumda Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang memperingati HUT Ke-33 dengan menggelar tasyakuran, penanaman pohon, serta penyerahan bantuan bagi pelaku UMKM dan masyarakat di kawasan Sumber Mata Air Bismo, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Rabu (2972026).
29 Jul 2026 Jumadi 37
PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air
PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air
Batang - Perumda Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang terus memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-33, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 1.200 sambungan rumah (SR) baru sebagai bagian dari pengembangan layanan air bersih di Kabupaten Batang dengan adanya program KPR bersubsidi dari Presiden Prabowo.
29 Jul 2026 Jumadi 38
Menjaga Nadi Sawah Batang, Mengalirkan Air dan Merawat Ketahanan Pangan Menjaga Nadi Sawah Batang, Mengalirkan Air dan Merawat Ketahanan Pangan
Menjaga Nadi Sawah Batang, Mengalirkan Air dan Merawat Ketahanan Pangan
Batang - Di balik indahnya hamparan hijau persawahan di Kabupaten Batang, ada perjuangan tak henti untuk memastikan setiap bulir air sampai ke akar tanaman petani. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Pemerintah Kabupaten Batang terus menggenjot pembenahan saluran irigasi agar nadi pertanian daerah ini tidak terputus.
29 Jul 2026 Jumadi 37
Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal
Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal
Batang - Kabupaten Batang bersiaga menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dijadwalkan menghadiri agenda nasional akad massal 62.000 unit rumah subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kawasan Puri Delta City Side, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (3072026).
29 Jul 2026 Jumadi 445