Wacana PPN Sembako, Dikhawatirkan Turunkan Daya Beli Konsumen

Jumat, 11 Juni 2021 Jumadi Dibaca 994 kali Ekonomi
Wacana PPN Sembako, Dikhawatirkan Turunkan Daya Beli Konsumen
Batang - Mendengar wacana pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), untuk bahan-bahan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas), Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang, Anwar Rozikin merasa keberatan, karena dapat menurunkan daya beli konsumen.

Batang - Mendengar wacana pemerintah akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), untuk bahan-bahan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas), Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang, Anwar Rozikin merasa keberatan, karena dapat menurunkan daya beli konsumen.

Selama ini para pedagang telah membayar PPN untuk nota setiap produk sebesar 10%. Jika nantinya pemerintah merealisasikan pajak untuk sembako, tentu biaya akan makin bertambah.

“Kalau ada tambahan pajak lagi 1%, ke depan ketika harus menggunakan alat pembayaran nontunai, pasti akan ada tambahan biaya lagi antara 0,7-1%. Jadi tolong lah, khusus Kepokmas tidak dibebani, itu berarti kami akan membayar pajak dobel,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang Anwar Rozikin saat ditemui di Pasar Kabupaten Batang, Jumat (11/6/2021).

Ia mengharapkan, pemerintah merevisi agar tidak sampai terealisasi. Selama ini pemerintah juga memiliki selogan membela kepentingan masyarakat kecil.

“Jadi orang-orang kecil seperti kami ini semestinya dilindungi. Kecuali kalau ekonomi negara ini sudah mapan, pendapatan warganya sudah tinggi,” tegasnya.

Ia menegaskan, suasana ekonomi sekarang masih belum pulih, banyak karyawan swasta yang dirumahkan, pertanian belum maju, maka semua pihak akan kerepotan.

Terkait wacana pemerintah yang akan mengenakan PPN pada Kepokmas, Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, Endang Rahmawati menanggapinya dengan berpikir positif.

“Pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan tentunya sudah mempertimbangkan secara matang,” katanya.

Memang di sisi masyarakat, lanjut dia, mungkin akan merasa sedikit keberatan karena ada penambahan biaya. Otomatis harga sembako akan naik, karena ada tambahan PPN.

“Jika nanti pemerintah jadi merealisasikan PPN untuk sembako, pasti akan masuk kepada negara dan dikembalikan lagi untuk masyarakat. Dalam bentuk berbagai bantuan, di antaranya Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan bantuan lainnya kepada masyarakat yang terdampak pandemi,” ungkapnya.

Ia berkeyakinan, pemerintah telah memikirkan solusi-solusi yang berimbang.

“Itu baru wacana, jadi masyarakat tidak perlu cemas, karena belum ada kepastiannya,” tuturnya.

Bila rencana tersebut diimplementasikan, ada 12 bahan pokok yang akan kena pajak. Antara lain : beras, gabah, daging, jagung, telur, kedelai, gula, sagu, garam, susu, buah-buahan dan sayur-sayuran.

Berdasarkan Sistem Informasi Harga Kepokmas, yang mengalami kenaikan yakni minyak goreng curah Rp15.000,00, kedelai impor Rp10.600,00. Sedangkan yang masih stabil daging sapi Rp120.000,00, beras Rp9.500,00, dan bumbu dapur pun masih stabil.

Ia mengimbau, apabila kebijakan itu terealisasi, sebagai warga negara yang baik, menerimanya.

“Pemerintah pasti akan memikirkan solusi yang tepat bagi masyarakat. Pasti pemerintah akan turun tangan untuk memberi bantuan, saat ini pun saudara-saudara kita yang terdampak pandemi sudah merasakan manfaatnya seperti ketika BPUM dibuka ada sekitar 20 ribu pelaku usaha yang mendaftar,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 70
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 52
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 42
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) menyusul banyaknya laporan warga terkait dugaan peredaran minuman beralkohol hingga praktik prostitusi dan permesuman. Operasi penegakan Peraturan daerah (Perda) melibatkan Satpol PP, Disparpora, Disperindagkop, Polresta Batang dan Kodim 0736Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 51
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 299
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 149