Klaster Pariwisata di Batang Belum Ada, Namun Patut Waspada

Rabu, 19 Mei 2021 Jumadi Dibaca 854 kali Pariwisata
Klaster Pariwisata di Batang Belum Ada, Namun Patut Waspada
Batang - Meskipun penyebaran pandemi Covid-19 dari klaster pariwisata belum pernah ada, namun para pelaku pariwisata patut mewaspadai, agar tidak terjadi. Terkait penutupan sementara obyek wisata beberapa hari lalu, merupakan bentuk upaya mematuhi arahan dari Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam IV/Diponegoro, sebagai langkah antisipasi supaya tidak timbul kerumunan di akhir libur Lebaran.

Batang - Meskipun penyebaran pandemi Covid-19 dari klaster pariwisata belum pernah ada, namun para pelaku pariwisata patut mewaspadai, agar tidak terjadi. Terkait penutupan sementara obyek wisata beberapa hari lalu, merupakan bentuk upaya mematuhi arahan dari Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam IV/Diponegoro, sebagai langkah antisipasi supaya tidak timbul kerumunan di akhir libur Lebaran.

Plt. Kepala Disparpora Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso mengatakan, penutupan hanya dilakukan satu hari, dan mulai Senin kemarin sudah diperbolehkan dibuka kembali, tetapi tetap ditekankan protokol kesehatan.

“Pengunjung yang boleh masuk hanya 30%. Artinya jika suatu obyek wisata memiliki kapasitas seribu orang, maka hanya 300 orang yang diizinkan masuk,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/5/2021).

Dijelaskannya, pemantauan jumlah pengunjung dapat dilakukan melalui sistem tiket. Pengunjung yang datang dihentikan dulu apabila jumlahnya telah mencapai 300 orang.

“Baru setelah 300 orang itu keluar, baru dibuka kembali untuk pengunjung lain,” terangnya.

Ia mengimbau, agar para pelaku UMKM yang juga berkontribusi di suatu obyek wisata, tetap mengikuti aturan pemerintah.

“Pemerintah pusat maupun provinsi sudah memperhitungkan segala sesuatunya. Apalagi pandemi masih bergerak fluktuatif, maka harus betul-betul bersabar dalam menghadapinya,” imbuhnya.

Sedangkan bagi masyarakat bisa tetap berkunjung ke destinasi wisata dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ditemui secara terpisah, Manajer Batang Dolphin Center, Oktavianus Bagus Wijaya Danu menuturkan, sejak kemarin sudah mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan, namun tetap dengan pembatasan pengunjung.

Ia menerangkan, pihak Dolphin Center selama ini telah berupaya secara maksimal menerapkan protokol kesehatan, dengan menyiapkan sarana prasarana penunjang.

“Hanya saja ada sebagian pengunjung yang terkadang kurang memiliki kesadaran pentingnya disiplin protokol kesehatan. Masyarakat sudah terlalu lama berada di dalam rumah, jadi ketika obyek wisata dibuka, mereka berbondong-bondong untuk mencari udara segar, tapi belum bisa diajak berpikir disiplin prokes,” ungkapnya.

Masyarakat sering kali lupa untuk memakai masker dan menjaga jarak. Namun pihak pengelola selalu mengingatkan. Batang Dolphin Center dibuka dengan protokol kesehatan yang cukup ketat.

“Sampai saat ini belum ada yang terpapar Covid-19. Semoga tidak ada dari klaster pariwisata dan warga Kabupaten Batang sehat selalu,” harapnya.

Salah satu pengunjung, Andi dari Buaran Pekalongan mengutarakan, sebelum berkunjung ke Dolphin Center sempat memastikan di media sosial, bahwa obyek wisata tersebut benar-benar dibuka.

“Saya lihat postingan di media sosial, cuma tutup satu hari, tapi saya tidak tahu kenapa kemarin ditutup. Ternyata memang sudah buka, jadi saya sekeluarga langsung ke sini,” ujar dia.

Ia sempat merasa takut untuk berwisata ditengah pandemi, tapi karena faktor kejenuhan terlalu lama berada di rumah, akhirnya memutuskan untuk berlibur.

“Obyek wisata dibuka saja, tapi jangan terlalu ramai. Sekarang suasananya sepi, tapi lebih enak kalau ramai,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 20
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 22
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 24
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 35
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 105
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 134