Klaster Pariwisata di Batang Belum Ada, Namun Patut Waspada

Rabu, 19 Mei 2021 Jumadi Dibaca 847 kali Pariwisata
Klaster Pariwisata di Batang Belum Ada, Namun Patut Waspada
Batang - Meskipun penyebaran pandemi Covid-19 dari klaster pariwisata belum pernah ada, namun para pelaku pariwisata patut mewaspadai, agar tidak terjadi. Terkait penutupan sementara obyek wisata beberapa hari lalu, merupakan bentuk upaya mematuhi arahan dari Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam IV/Diponegoro, sebagai langkah antisipasi supaya tidak timbul kerumunan di akhir libur Lebaran.

Batang - Meskipun penyebaran pandemi Covid-19 dari klaster pariwisata belum pernah ada, namun para pelaku pariwisata patut mewaspadai, agar tidak terjadi. Terkait penutupan sementara obyek wisata beberapa hari lalu, merupakan bentuk upaya mematuhi arahan dari Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam IV/Diponegoro, sebagai langkah antisipasi supaya tidak timbul kerumunan di akhir libur Lebaran.

Plt. Kepala Disparpora Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso mengatakan, penutupan hanya dilakukan satu hari, dan mulai Senin kemarin sudah diperbolehkan dibuka kembali, tetapi tetap ditekankan protokol kesehatan.

“Pengunjung yang boleh masuk hanya 30%. Artinya jika suatu obyek wisata memiliki kapasitas seribu orang, maka hanya 300 orang yang diizinkan masuk,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/5/2021).

Dijelaskannya, pemantauan jumlah pengunjung dapat dilakukan melalui sistem tiket. Pengunjung yang datang dihentikan dulu apabila jumlahnya telah mencapai 300 orang.

“Baru setelah 300 orang itu keluar, baru dibuka kembali untuk pengunjung lain,” terangnya.

Ia mengimbau, agar para pelaku UMKM yang juga berkontribusi di suatu obyek wisata, tetap mengikuti aturan pemerintah.

“Pemerintah pusat maupun provinsi sudah memperhitungkan segala sesuatunya. Apalagi pandemi masih bergerak fluktuatif, maka harus betul-betul bersabar dalam menghadapinya,” imbuhnya.

Sedangkan bagi masyarakat bisa tetap berkunjung ke destinasi wisata dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ditemui secara terpisah, Manajer Batang Dolphin Center, Oktavianus Bagus Wijaya Danu menuturkan, sejak kemarin sudah mulai dibuka untuk kunjungan wisatawan, namun tetap dengan pembatasan pengunjung.

Ia menerangkan, pihak Dolphin Center selama ini telah berupaya secara maksimal menerapkan protokol kesehatan, dengan menyiapkan sarana prasarana penunjang.

“Hanya saja ada sebagian pengunjung yang terkadang kurang memiliki kesadaran pentingnya disiplin protokol kesehatan. Masyarakat sudah terlalu lama berada di dalam rumah, jadi ketika obyek wisata dibuka, mereka berbondong-bondong untuk mencari udara segar, tapi belum bisa diajak berpikir disiplin prokes,” ungkapnya.

Masyarakat sering kali lupa untuk memakai masker dan menjaga jarak. Namun pihak pengelola selalu mengingatkan. Batang Dolphin Center dibuka dengan protokol kesehatan yang cukup ketat.

“Sampai saat ini belum ada yang terpapar Covid-19. Semoga tidak ada dari klaster pariwisata dan warga Kabupaten Batang sehat selalu,” harapnya.

Salah satu pengunjung, Andi dari Buaran Pekalongan mengutarakan, sebelum berkunjung ke Dolphin Center sempat memastikan di media sosial, bahwa obyek wisata tersebut benar-benar dibuka.

“Saya lihat postingan di media sosial, cuma tutup satu hari, tapi saya tidak tahu kenapa kemarin ditutup. Ternyata memang sudah buka, jadi saya sekeluarga langsung ke sini,” ujar dia.

Ia sempat merasa takut untuk berwisata ditengah pandemi, tapi karena faktor kejenuhan terlalu lama berada di rumah, akhirnya memutuskan untuk berlibur.

“Obyek wisata dibuka saja, tapi jangan terlalu ramai. Sekarang suasananya sepi, tapi lebih enak kalau ramai,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 26
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 57
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 67
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 96
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 506
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 68