Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono
Bupati Batang Wihaji menekankan harus ada kenaikan PAD yang sigifikan 2018. karena ada banyak potensi yang belum diotimalkan Organisasi Perangkat Daerah.
“Masih banyak sektor pendapatkan yang harus di optimalkan, karena potensi itu ada untuk digali seperti sektor pertambangan, di tahun 2018 sektor pertambangan Gol C kita target 5 milyar.” Pinta Wihaji saat rappat koordinasi pemerintahan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati setempat Rabu, 18/10.
Ia juga mengatakan bahwa sementara ini disektor pertambangan masih banyak kendala terkait dengan penarikan pajaknya, oleh karena itu pemkab akan mencari regulasi yang tepat dan segara mungkin kita tetapkan RTRW.
“Pajak golongna C sementara ini belum bisa kita tarik, kedepan pajak gol c harus bisa di tarik pajaknya dihilirnya atau usernya dengan menrbitkan perbub pajak daerah.” Kata Wihaji
Potensi pajak juga terjadi titik– titik parkir yang belum terdata oleh Dinas Perhubungan, untuk itu segera buatkan sisitem agar pendapatan parkir masuk PAD dan tidak ada kebocoran.
“Sekktor parkir untuk dirumuskan arah kebijakan dan sistemnya karena memiliki potensi besar di dinas perhubungan.” Kata Wihaji
Di sampaikan juga oleh Bupati Wihaji disektor kelautan perikanan terutama TPI ( tempat Pelelangan Ikan ) mampu menyumbangkan 3 milayar pertahunya, untuk lebih mengoptimalkan harus dirumuskan ulang untuk potensi pendapatannya. Begitu juga di sektor pariwisata dan pertanian untuk mendesain ulang tentang arah kebijakan kepariwisataan dan pertanian agar dapat bersinergi.
“ harus ada umusan ulang sektor perikanan untuk peningkatan pendapatan dan harus ada kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Pariwisata untuk dikerjasamakan dengan kedua intansi untuk tingkatkan pariwisata dan pendapatan.” Jelasnya
Wakil Bupati Suyono yang iku dalam Rakor Pemerintahan mengatakan, semua OPD harus terus menjaga keharomonisan kebersamaan untuk saling komunikasi dan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati.
“Jangan ada ewu pekewuh dan jangan sungkan dengan kita, karena komunikasi dan koordinasi sangat penting dalam rangka pembangunan Kabupaten Batang, sehingga permasalahan yang di hadapi OPD kita ketahui untuk di carikan solusi bersama agar maslah terselesaikan.” Kata Wakil Bupati Suyono
Di tahun 2018 pemkab Batang mencoba untuk “berlari” sehingga sektor pendapatan harus kita genjot,karena pendapatn aktif (DAU), pendapatan pasif fluktuatif (PBB, PAD ) perlu di support untuk pendapatan pasif.
“ Sektor PAD harus kita genjot di tahun 2018 dengan mengoptimalkan sektor pariwisata, pajak dan sektor yang lain, dan ini harus ada kerja tim jangan sampai OPD pendapatan bekerja sendiri tapi kita bekerja time work.” Kata Wakil Bupati Wihji
Wakl Bupati Suyono mengingatkan sektor pertanian kita yang selalu surplus pangan, untuk itu sektor pertanian harus mampu menangkap perkembangan arah pembangunan ke depan, agar tetap mencukupi kebutuhan pangan di kabupaten batang. (Edo/Humas/McBatang)
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.