Bupati Batang Wihaji mencoba wahana baru Paralayang yang di tawarkan obyek wisata Pantai Jodo
Obyek wisata yang di miliki Kabupaten Batang menyimpan berbagai pesona keindahan alam dan wahana permainan, dan yang tidak kalah menariknya memiliki mitos yang di percaya oleh masyarakat setempat yang kononya dapat menyembuhkan segala penyakit yang di derita pengunjung.
Salah satunya pesona Pantai Jodo dengan keindahan pantai yang memanjang dengan rimbunan cemara laut, dan berdidinding bukit yang di balut dengan pohon karet menambah kesejukan udara, sehingga penginya berlama – lama menikmatinya.
Pesona wisata tersebut menarik Bupati Batang Wihaji untuk berwisata yang mengajak semua keluraganya ke Pantai Jodo Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Minggu, 15/10.
“Kami biasa menikmati liburan dengan mengunjungi obyek wisata yang ada di Kabupaten Batang, selain menikmati wisata juga melihat secara langsung apa yang harus di benahi dan apa yang kurang untuk menambah wahana baru guna memanjakan pengunjung obyek wista.” Kata Wihaji saat berkunjung di Panti Jodo
Ia juga mengatakan bahwa obyek sisata yang ada di Batang banyak menimpan mitos yang di dipercaya oleh masyarakat dapat menyembuhkan penyakit, seperti halnya di pantai jodoh ini yang kononnya pengunjung bisa berjodoh ketika memiliki keingananya.
“ Pantai Jodoh juga selain memiliki mitos juga bersebelahan dengan bukit karet yang biasa untuk pelatihan pendaratan TNI. Sehingga alamnya masih bagus dengan di lintasi kereta api dan bagi kaula muda yang gemar selfi bisa di manfaatkan untuk hotspot selfi.” Kata Bupati
Objek wisata di pantai ini menawarkan pemandangan luar biasa yaitu pasir laut yang halus serta phon cemara laut yang berada disekelilingnya. Jika beruntung pada musim panen, wisatawan dapat membali semangkan dan melon dengan harga murah, karena disini banyak sekali perkebunan buah tersebut. Pantai ini sangat cocok buat liburan bersama keluarga
Selain itu untuk mendukung "Visit Batang 2022"dan "Heaven of Asia". potensi objek wisata alam yang dimiliki Pemkab Batang sangat luar biasa, untuk di juala dan ditawarkan pada pengunjung sebagai tempat kunjungan wisatawan.
"Oleh karena, kita akan tawarkan objek wisata gunung dan laut sebagai tempat tujuan wisatawan. Yang jelas, kita akan tawarkan pada pengunjung dengan slogan 'palugada' yaitu apa lu mau gua ada," katanya.
Untuk ekonomi kreatifpun sudah mulai tumbuh dengan kerajinan batik, kerajinan tangan, maupun kuliner dengan karifan lokalnya menjadi daya tarik pengunjung untuk menikmati, serta hasil kerajinan dan hasil bumi sebagi buah tangan pengunjung dengan harga murah.
“Pemkab sedang berusaha melakukan penataan infrastruktur dan pembangunan hotel bintang 3 dan 4 sebagai upaya mendukung program "Visit Batang 2022" dan "Heaven of Asia" tersebut.” Terang Bupati Wihaji
Pemkab, kata dia, sudah melakukan pendekatan dengan para pemilik modal untuk membangun hotel bintan 3 dan 4 di kawasan PT Pagilaran Kecamatan Blado karena di kawasan itu berdekatan dengan banyak potensi wisata andalan, seperti "Si Kembang Park" dan Curug Sirawe". Dan juga ada wisata religi makam Syeh Maulana Magribi yang tiap bulam muharom atau bulan syuro sudah pengujunganya mencapai ribuan.
"Selain itu, kami juga akan menumbuhkan kembangkan ekonomi kreatif pada masyarakat. Rencananya akami akan melatih sekitar 700 warga untuk dilatih untuk mendukung kemajuan pariwisata daerah," katanya. (Edo/Humas/McBatang)
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.