Disela sela kesibukannya sebagai Bupati Batang Wihaji selalu menyempatkan untuk menghadiri undangan dari masyarakat. Kali ini Bupati Batang menghadiri acara khoul yang diselenggarkan oleh Desa Kutosari Kecamatan Gringsing, Minggu (15/10).
Acara ini dihadiri oleh KH. Dr Ahdor Ihsan dari Semarang, Bupati Batang Wihaji, Ibu Uni Wihaji, Camat Gringsing Rusmanto, Kades Kutosari Wiwik Karolina, Muspika Kecamatan Gringsing serta ratusan warga Kutosari yang sangat antusias dalam mengikuti acara Khoul Tersebut.
Khoul Mbah Demang Martoyudo dan Mbah Kyai Liman ini selalu diadakan setiap tahun baru hijriah oleh pemerintah desa Kutosari. Warga Kutosari sangat mempercayai bahwa Mbah Demang dan Mbah Kyai Liman ini adalah sesepuh desa dan sekaligus penyiar agama islam pada masanya.
Jarak yang ditempuh untuk menuju makam Aulia ini sekitar 3 Km dari pintu masuk desa Kutosari. Makam Mbah Demang Martoyudo dan Mbah Kyai Liman ini berada ditengah tengah hutan jati milik Perum Perhutani. Sebelum menuju makam Aulia kita terlebih dahulu disuguhi oleh pemandangan kali Kuto dan rimbunya hutan pohon jati.
Dalam sambutannya Bupati Batang Wihaji mengatakan “ Tujuan diadakannya acara ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada beliau yang telah memberikan warisan teladan kepada kita semua. Serta untuk mengingatkan kita kepada para pendahulu yang telah berjuang dan memberikan kontribusi dimasanya. Disetiap daerah pasti mempunyai makam makam aulia dan ini adalah salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Kabupten Batang.
Dikatakan, Kecamatan Gringsing adalah salah satu kecamatan yang tingkat perekonomiannya sudah baik. Gringsing menjadi salah satu sasaran tempat untuk pertumbuhan industri di Kabupaten Batang karena gringsing berada dijalur pantura.
Tradisi yang baik ini juga mengajarkan kita dan para generasi selanjutya untuk selalu mengingat kepada Allah SWT. Karena kita semua adalah camat atau calon mati maka dari itu mari kita semua berlomba lomba untuk berbuat kebaikan, Ujar Wihaji disambut riuh tawa jamaah.
Bupati Batang juga menyampaikan program program unggulan yang bertujuan untuk mensejahterkan masyarakat. Salah satunya adalah pemberian gaji untuk guru madin dan santunan kematian yang pada bulan November nanti sudah bisa realisasikan.
Santunan kematian ini hanya berlaku bagi masyarakat yang kurang mampu dan nantinya akan mendapatkan uang sebesar Rp. 1 juta rupiah. Dari Pemerintah Daerah sendiri telah menganggarkan 2 Miliar untuk program santunan kematian ini, Tandas Wihaji
Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini menghadirkan KH. Dr Ahdor Ihsan yang memberikan siraman rohani yang menginspirasi dan memberikan pengetahuan tentang agam islam dihadapan ratusan jamaah yang hadir. ” Semoga niat baik kita semua diridhoi oleh Allah SWT dan senantiasa memberikan kebaikan kepada kita semua kepada masyarakat Kutosari dan sekitarnya serta Kabupaten Batang, Ujar Ahdor. (Anto/Humas/McBatang)
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026 kepada para pekerja dan pelaku usaha sektor tembakau.
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Batang tetap berjalan lancar, meski sempat terdampak pemadaman listrik, Selasa 23 Juni 2026, selama satu jam. Hal ini menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, untuk memastikan keamanan data calon siswa, saat terjadi pemadaman listrik, sawaktu-waktu.
Batang - Sosialisasi pembentukan ekosistem halal adalah upaya pemerintah daerah dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk menciptakan rantai pasok halal terintegrasi. Hal ini mencakup sertifikasi UMKM, wisata ramah muslim, hingga kantinrumah potong hewan halal guna meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.