Dewan kehormatan PMI kabupaten Batang sekaligus Sekda Batang Nasikhin saat mengibarkan bendera Star jalan sehat memperingati HUT PMI Ke 72 di kecamatan Bawang, Minggu (15/10).
Permasalahan di masyarakat Indonesia memang sangat kompleks. Telah 72 tahun merdeka tetapi bangsa ini belum lah benar-benar merasakan kemerdekaan. Dalam hal ini tentunya merdeka dari bencana, merdeka dari permasalahan kesehatan, dan merdeka dari persoalan sosial. Meskipun kenyataanya di pelosok tanah air masih banyak terjadi berbagai bencana yang menyita nyawa manusia harta benda dan hidup di bawah martabat kemanusiaan.
Tahun ini peringatan HUT PMI ke 72 kabupaten Batang dilaksanakan di kecamatan Bawang dan berlangsung sangat meriah. Dengan rangkaian acaraberupa Pemutaran Film kemanusiaan oleh KSR PMI Batang di alun-alun Bawang pada sabtu malam. Esok harinya acara Sarasehan Sukarelawan yang diisi oleh kasdim kodim 0736 Batang, , Jalan Sehat diikuti pelajar dari SD sampai SMA di kecamatan Bawang, Bedah Rumah dan Pengobatan Gratis di desa Deles Kecamatan Bawang.
“ Sehubung dengan itu, bertepatan Hari Ulang Tahun ke -72 PMI , kita ingin membangun Masyarakat Tangguh. Hal ini dimaksudkan sebagai pendorong bagi kita sebagai insan pekerja kemanusiaan, untuk terus tak henti dan tak kenal lelah membantu masyarakat. Utamanya adalah dengan melakukan kegiatan kegiatan pengurangan risiko bencana dan mengatasi masalah masalah sosial serta kesejahteraan masyarakat. Kesiapan masyarakat selalu siap siaga dan tumbuh menjadi masyarakat yang tangguh terhadap bencana yang dapat di akibatkan oleh berbagai pristiwa dan kondisi,” kata Dewan Kehormatan PMI Batang Nasikhin saat membuka apel peringatan HUT PMI ke 72 di kantor kecamatan Bawang, Minggu (15/10).
Nasikhin menambahkan dalam membentuk masyarakat tangguh bencana tugasitu tentu tidak mudah. Oleh karenanya itu PMI harus terus meningkatkan dan mempererat kerjasama dengan para mitra, pemangku kepentingan, instansi lintas sektoral, untuk bersama membangun masyarakat yang dapat melakukan upaya upaya pencegahan dan pengurangan risiko bencana secara mandiri serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
“Untuk itu mari kepada pengurus, staf, sukarelawan dan seluruh jajaran PMIkabupaten Batang jangan lelah membaktikan tenaga, pikiran, dan waktu untuk melakukan upaya pelayanan kemanusiaan terbaik kepada masyarakat serta dalam rangka mewujudkan PMI yang profesional, mandiri, berkarakter dan dicintai masyarakat,” tegasnya.
Sedangkan ketua PMI Batang H Achmad Taufiq menilai bahwa masyarakat tangguh dalam menghadapi bencana memang perlu dilakukan agar ketika terjadi bencana masyarakat tahu cara menyelamatkan diri dan tidak panik serta mampu bangkit dari keterpurukan pasca bencana. Semangat untuk membangun masyarakat tangguh bencana, PMI Batang mencoba untuk mengapilkasikannya melalui peringatan HUT PMI ke 72 tahun ini.
“ Kami memilih kecamatan Bawang sebagai tuan rumah HUT PMI karena selama ini sebagai daerah yang rawan bencana tetapi belum terbentuk relawan tingkat kecamatan. Padahal kecamatan lain yang terhitung aman sudah ada. Tentu ini suatu hal yang mendesak dan perlu segera kita lakukan,” ujarnya.
Selain itu, Taufiq menjelaskan PMI Batang ingin memperkenalkan Kepalangmerahan melalui interaksi sosial kepada masyarakat Bawang, menumbuhkan jiwa sukarelawan bagi masyarakat, membangun rasa peduli terhadap orang-orang yang tidak mampu, membangkitkan semangat generasi muda untuk aksi kemanusiaan. Kemudian untuk mempererat persahabatan antar relawan dalam membangun kebersamaan kekeluargaan dan kegotongroyongan menuju pada penguatan integrasi pribadi yang menghasilkan potensi serta kreativitas mandiri sebagai seorang relawan generasi muda.
“Saya harap kegiatan PMI Batang di kecamatan Bawang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat setempat terhadap siap siaga bencana sehingga terbentuk masyarakat yang tangguh melawan bencana dan kondisi sosial,” pungkasnya. (Heri/McBatang/Iwan)
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz mengajak anak-anak penderita Talasemia untuk bermain bersama di kawasan Wisata Payung Sewu, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan kebahagiaan sekaligus dukungan moral bagi anak-anak.
Batang Desas-desus mengenai praktik pelecehan seksual di lingkungan kerja Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bukan lagi sekadar isu di ruang istirahat karyawan. Kabar ini telah sampai ke telinga Senayan, memicu respons cepat dari Komisi IX DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Batang - Kabupaten Batang kini bukan lagi sekadar wilayah pelintasan di jalur Pantura. Seiring melejitnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Batang Industrial Park (BIP), daerah ini mulai menjadi magnet bagi para petinggi perusahaan mancanegara. Namun, ada satu ganjalan yang kerap bikin gregetan, minimnya hotel berbintang.
Batang - Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang terus menunjukkan progres signifikan. Sejumlah proyek strategis mulai disiapkan, mulai dari pembangunan pelabuhan darat (dry port), kawasan hunian pekerja, hingga pengembangan destinasi wisata terpadu.
Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Perusahaan ini menjadi investasi pertama asal Amerika Latin di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri logam global.
Batang Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen e-sports Kabupaten Batang yang berhasil menyabet Juara ke-3 dalam ajang E-sports Cup Kapolrestabes Semarang pada 12 April 2026. Capaian ini menjadi kado manis sekaligus pemacu semangat dalam pembukaan Kejuaraan MLBB Piala Bupati Batang yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Ke-60 Kabupaten Batang.