Kebutuhan Vaksin Covid-19 Kabupaten Batang Diperkirakan 300 Ribu Dosis

Senin, 28 Desember 2020 Jumadi Dibaca 1.120 kali Kesehatan
Kebutuhan Vaksin Covid-19 Kabupaten Batang Diperkirakan 300 Ribu Dosis
Batang - Pandemi Covid-19 yang menyita banyak perhatian karena makin meningkatnya jumlah orang yang terpapar, membuat para ahli berlomba-lomba menciptakan vaksin untuk melawan virus tersebut.

Batang - Pandemi Covid-19 yang menyita banyak perhatian karena makin meningkatnya jumlah orang yang terpapar, membuat para ahli berlomba-lomba menciptakan vaksin untuk melawan virus tersebut.

Banyak negara di dunia melakukan uji coba, bahkan telah ada yang berani menjualnya ke negara-negara lain.

Salah satunya, Vaksin Sinovac buatan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang sejak awal Desember telah didatangkan sebayak 1,2 juta dosis untuk tahap pertama. Saat ini vaksin tersebut sedang dalam proses untuk mendapatkan izin penggunaan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Bupati Batang Wihaji menyatakan, meski vaksin telah tiba, protokol kesehatan tetap harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan sarana publik.

Bupati menegaskan, Covid-19 belum usai jadi seluruh warga wajib mematuhi protokol kesehatan, karena unsur TNI/Polri bersama tim gabungan terus mengedukasi publik.

“Jangan sampai lepas masker apalagi pas keluar rumah. Kuncinya selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Untuk jumlah vaksinnya dan siapa saja yang dapat, kita menunggu keputusan pemerintah pusat,” katanya, saat ditemui di Kantor Bupati Kabupaten Batang, Senin (28/12/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Batang, dr. Muchlasin mengatakan, semula masyarakat akan dikenakan biaya ketika akan divaksinasi, namun setelah mempertimbangkan segala sesuatunya, akhirnya Vaksin Sinovac digratiskan sepenuhnya.

“Yang benar adalah tidak bayar, karena di sinilah Pemerintah bertanggungjawab terhadap masalah kesehatan rakyatnya. Begitu pula masalah kesejahteraan dijamin oleh negara, salah satunya vaksinasi itu, supaya seluruh warga sehat,” terangnya.

Ia menerangkan, apabila vaksin tersebut berbayar, dikhawatirkan warga yang kurang mampu tidak tertampung dalam proses vaksinasi.

“Ada sekitar 300 ribu dosis untuk seluruh warga Kabupaten Batang, sasarannya usia 18-59 tahun. Yang diutamakan tenaga kesehatan, TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara dan sukarelawan,” jelasnya.

Diperkirakan, Lanjut dia, vaksin itu akan datang ke Kabupaten Batang pada bulan Januari 2021. Namun untuk jumlahnya Pemkab Batang masih menunggu keputusan dari Pemerintah pusat.

“Satu orang nanti akan mendapat dua kali suntikan, supaya tingkat kekebalan tubuhnya dua kali lebih kuat,” katanya.

Ia mengimbau, seluruh warga Kabupaten Batang untuk mengikuti vaksinasi, apabila sudah tiba. Hal itu sesuai anjuran Pemerintah agar mampu mengurangi jumlah terdampak Covid-19.

Sementara itu, Asisten Manajer Rawat Jalan, yang juga berprofesi sebagai perawat RS QIM Batang, Riqbal Amrilah mengutarakan, seluruh tenaga medis baik dokter, Ahli gizi dan perawat merupakan garda terdepan, karena merekalah yang berhadapan secara langsung setiap harinya dengan pasien yang terindikasi bahkan positif Covid-19.

“Kami mengapresiasi dengan didatangkannya Vaksin Sinovac dan tenaga medis yang diutamakan. Kami khawatir kalau banyak tenaga perawat terutama di Rumah Sakit swasta makin banyak yang terpapar Covid-19, jumlahnya akan terus berkurang dan kualitas pelayanan kepada pasien juga ikut berkurang,” ungkapnya.

Ia mengharapkan, didatangkannya vaksin tersebut ke Indonesia dapat meningkatkan kesehatan perawat ketika bertugas.

“Kecemasan saat merawat pasien Covid-19 pasti ada, hanya saja untuk meminimalkan banyak program dilakukan. Di antaranya proses tes skrining, memakai alat pelindung diri sesuai standar, hingga alur kedatangan pasien yang dipisah antara pasien biasa dengan pasien Covid-19,” paparnya.

Rekan-rekan tenaga medis juga diberikan multivitamin secara rutin, sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Jumlah tenaga medis yang khusus bertugas menangani pasien Covid-19 ada 50 orang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.
19 Jun 2026 Jumadi 20
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 85
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 74
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 76
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 98
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 164