Kebutuhan Vaksin Covid-19 Kabupaten Batang Diperkirakan 300 Ribu Dosis

Senin, 28 Desember 2020 Jumadi Dibaca 1.135 kali Kesehatan
Kebutuhan Vaksin Covid-19 Kabupaten Batang Diperkirakan 300 Ribu Dosis
Batang - Pandemi Covid-19 yang menyita banyak perhatian karena makin meningkatnya jumlah orang yang terpapar, membuat para ahli berlomba-lomba menciptakan vaksin untuk melawan virus tersebut.

Batang - Pandemi Covid-19 yang menyita banyak perhatian karena makin meningkatnya jumlah orang yang terpapar, membuat para ahli berlomba-lomba menciptakan vaksin untuk melawan virus tersebut.

Banyak negara di dunia melakukan uji coba, bahkan telah ada yang berani menjualnya ke negara-negara lain.

Salah satunya, Vaksin Sinovac buatan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang sejak awal Desember telah didatangkan sebayak 1,2 juta dosis untuk tahap pertama. Saat ini vaksin tersebut sedang dalam proses untuk mendapatkan izin penggunaan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Bupati Batang Wihaji menyatakan, meski vaksin telah tiba, protokol kesehatan tetap harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dan sarana publik.

Bupati menegaskan, Covid-19 belum usai jadi seluruh warga wajib mematuhi protokol kesehatan, karena unsur TNI/Polri bersama tim gabungan terus mengedukasi publik.

“Jangan sampai lepas masker apalagi pas keluar rumah. Kuncinya selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Untuk jumlah vaksinnya dan siapa saja yang dapat, kita menunggu keputusan pemerintah pusat,” katanya, saat ditemui di Kantor Bupati Kabupaten Batang, Senin (28/12/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Batang, dr. Muchlasin mengatakan, semula masyarakat akan dikenakan biaya ketika akan divaksinasi, namun setelah mempertimbangkan segala sesuatunya, akhirnya Vaksin Sinovac digratiskan sepenuhnya.

“Yang benar adalah tidak bayar, karena di sinilah Pemerintah bertanggungjawab terhadap masalah kesehatan rakyatnya. Begitu pula masalah kesejahteraan dijamin oleh negara, salah satunya vaksinasi itu, supaya seluruh warga sehat,” terangnya.

Ia menerangkan, apabila vaksin tersebut berbayar, dikhawatirkan warga yang kurang mampu tidak tertampung dalam proses vaksinasi.

“Ada sekitar 300 ribu dosis untuk seluruh warga Kabupaten Batang, sasarannya usia 18-59 tahun. Yang diutamakan tenaga kesehatan, TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara dan sukarelawan,” jelasnya.

Diperkirakan, Lanjut dia, vaksin itu akan datang ke Kabupaten Batang pada bulan Januari 2021. Namun untuk jumlahnya Pemkab Batang masih menunggu keputusan dari Pemerintah pusat.

“Satu orang nanti akan mendapat dua kali suntikan, supaya tingkat kekebalan tubuhnya dua kali lebih kuat,” katanya.

Ia mengimbau, seluruh warga Kabupaten Batang untuk mengikuti vaksinasi, apabila sudah tiba. Hal itu sesuai anjuran Pemerintah agar mampu mengurangi jumlah terdampak Covid-19.

Sementara itu, Asisten Manajer Rawat Jalan, yang juga berprofesi sebagai perawat RS QIM Batang, Riqbal Amrilah mengutarakan, seluruh tenaga medis baik dokter, Ahli gizi dan perawat merupakan garda terdepan, karena merekalah yang berhadapan secara langsung setiap harinya dengan pasien yang terindikasi bahkan positif Covid-19.

“Kami mengapresiasi dengan didatangkannya Vaksin Sinovac dan tenaga medis yang diutamakan. Kami khawatir kalau banyak tenaga perawat terutama di Rumah Sakit swasta makin banyak yang terpapar Covid-19, jumlahnya akan terus berkurang dan kualitas pelayanan kepada pasien juga ikut berkurang,” ungkapnya.

Ia mengharapkan, didatangkannya vaksin tersebut ke Indonesia dapat meningkatkan kesehatan perawat ketika bertugas.

“Kecemasan saat merawat pasien Covid-19 pasti ada, hanya saja untuk meminimalkan banyak program dilakukan. Di antaranya proses tes skrining, memakai alat pelindung diri sesuai standar, hingga alur kedatangan pasien yang dipisah antara pasien biasa dengan pasien Covid-19,” paparnya.

Rekan-rekan tenaga medis juga diberikan multivitamin secara rutin, sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga. Jumlah tenaga medis yang khusus bertugas menangani pasien Covid-19 ada 50 orang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
Batang - Kejuaraan Bulu Tangkis DPRD Cup Batang 2026, yang digelar khusus bagi pebulu tangkis pemula akhirnya sukses menuai pujian dari banyak pihak berkat semangat para atlet. Melihat kesuksesan dan antusias peserta, Pengkab PBSI Batang akan menjadikan DPRD Cup sebagai even kejuaraan tahunan yang diharapkan menjadi ajang tolok ukur kemampuan atlet sebelum bertanding ke tingkat provinsi maupun nasional.
09 Okt 2026 Jumadi 210
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 221
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 203
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 178
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Batang - Kawasan Alun-alun Batang diprediksi bakal disesaki ribuan pengunjung menyusul gelaran acara besar yang berlangsung akhir pekan ini. Menanggapi potensi lonjakan massa tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang bergerak cepat menyusun rekayasa lalu lintas sekaligus menyiapkan kantong parkir demi menjaga arus kendaraan tetap terkendali.
09 Okt 2026 Jumadi 224
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 748