Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z

Jumat, 19 Juni 2026 Jumadi Dibaca 27 kali Kesehatan
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Salah satu pelajar (kiri), melakukan pemeriksaan cek darah di SMAN 2 Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.

Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.

Salah satu siswa, Yuni dan Rafael mengaku budaya nongkrong menjadi gaya hidup generasi z saat ini dan menjadi pemicu timbulnya PTM. Diakuinya, tiap bulan bisa meluangkan waktu beberapa kali untuk nongkrong sambil ngopi.

Yuni sendiri mengaku hanya lima kali dalam sebulan meluangkan waktu untuk ngopi bersama teman. Hal itu karena dikhawatirkan memicu munculnya penyakit seperti diabetes melitus dan tekanan darah tinggi yang kini rawan diderita remaja seusianya.

“Sempat ada rasa cemas, tapi untuk mencegah lebih dibanyakin konsumsi makanan buatan rumah aja, seperti sayuran,” katanya, saat ditemui di ruang kelas SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Jumat (19/6/2026).

Berbeda dengan Rafael yang rutin meluangkan waktu untuk ngopi bersama teman sebaya hingga puluhan kali dalam sebulan.

“Nggak ngitung sih seminggu berapa kali ngopi, tapi kalau sebulan bisa sampai 20 kali, buat ngumpul sambil ngopi bareng teman,” jelasnya.

Menanggapi pola hidup generasi z yang gemar minuman manis, petugas kesehatan Puskesmas Batang 3, Andre Prasetyo menyarankan pentingnya pengaturan konsumsi yang terukur.

“Kebiasaan gen z sekarang kan suka ngemil manis sama asin, sambil mager itu bisa memicu diabetes dan tekanan darah tinggi, makanya harus dikontrol,” tuturnya.

Sementara itu, Pembina Palang Merah Remaja, SMAN 2 Batang Ferawati mengimbau, agar anak didiknya dapat membatasi kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis. Hal tersebut penting demi menjaga kesehatan tubuh, mengingat sebagai pelajar memiliki banyak kegiatan pembelajaran di dalam maupun luar kelas.

“Kurangi kebiasaan nongkrongnya ya, yang biasanya begadang sampai malam, biasakan tidur tidak terlalu larut, seperti layaknya pelajar. Jadi pas di kelas pun bisa mengikuti pelajaran, biar tidak ngantuk,” tegasnya.

Terkait makanan dan minuman capat saji, tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan karena kurang baik untuk kesehatan.

“Saran saya lebih baik mengonsumsi makanan buatan orang tua karena asupan gizinya pasti terukur,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 78
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 85
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 77
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 98
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 112
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 164