Wakil Bupati Batang menghadiri acara Khoul Mbah Tunggul dan Mbah Penompoboyo ke-2 yang berlangsung didepan makam Ds Keborangan Kecamatan Subah, Kamis (5/10)
Dalam acara khoul ini turut hadir juga KH. Hasyim Hadi dari Ambarawa Wakil Bupati Batang Suyono, Camat Subah Wahyu, Kedes Suntoro, tokoh Agama dan tokoh Masyarakat. Warga keborangan sangat antusias mengikuti khoul leluhur desa yang kali kedua digelar oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Dalam sambutannya wabup mengajak kepada seluruh masyarakat untuk nguri-uri jasa para pejuang yang telah wafat. Mari kita terus menjaga dan melestarikan nilai budaya yang telah ada ditengah masyarakat.
Diharapkan khoul ini tetap terus berjalan setiap tahunnya untuk selalu mengenang kebaikan jasa para pendiri desa. Supaya anak cucu kita tau bahwa didesa kita ini ada makam yang bersejarah tentang berdirinya desa keborangan ini, Ujar Suyono
Suyono juga meminta do’a restu kepada seluruh masyarakat untuk bersama sama membangun Batang ke arah yang lebih baik lagi. Kalau hanya Suyono dan Pak Wihaji tidaklah mampu membangun Batang. Kami mengininkan bantuan kerjasa dari semua pihak dari masyarakat, kepala desa, camad, pemerintah daerah mari bekerja bersama untuk kemajuan Kota Batang.
Kita harus berhati hati terhadap fenomena jaman sekarang dimana banyak sekali bahaya disekitar kita yang mampu merusak anak anak kita. Orang tua harus terus jaga anak kita dari bahaya pornografi yang mampu merusak mental para remaja kita, obat obatan terlarang yang merusak kesehatan dan masih banyak lagi.
Banyak sekali program dari pemerintah daerah yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Salah satunya dengan pemberian gaji untuk guru madin sebesar Rp 1.200.000 tahun depan. Karena saya sadar betapa pentingnya pendidikan agama bagi anak kita dengan pondasi agama yang kuat ini mampu membentengi anak kita dari hal hal dan pengaruh buruk, tandas Suyono. (Anto/Humas/McBatang)
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
Batang - Peringatan Hari Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60 digelar meriah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk ahli waris Tombak Pusaka Kyai Abirawa beserta pengiringnya. Keberadaannya tak bisa dilepaskan dari kelanggengan pemerintahan Kadipaten Batang sejak era Mataram Islam, bahkan saat gelaran Malam Satu Sura yang penuh Kesakralan.