BNNK Batang Utamakan Pencegahan Daripada Pemberantasan

Sabtu, 19 Desember 2020 Jumadi Dibaca 1.790 kali Kesehatan
BNNK Batang Utamakan Pencegahan Daripada Pemberantasan
Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang dalam kurun waktu tahun 2020, telah berupaya secara maksimal melakukan pencegahan hingga merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba, dengan menggandeng masyarakat untuk berperan aktif, meliputi bidang pencegahan, rehabilitasi dan pemberantasan.

Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang dalam kurun waktu tahun 2020, telah berupaya secara maksimal melakukan pencegahan hingga merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba, dengan menggandeng masyarakat untuk berperan aktif, meliputi bidang pencegahan, rehabilitasi dan pemberantasan.

BNNK Batang pun telah membentuk Relawan Anti Narkoba, Agen Pemulihan (AP) yang berasal dari dan untuk masyarakat serta Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM), yang telah dioptimalkan selama tahun 2020.

“Di bidang rehabilitasi kami telah merehabilitasi 22 orang klien, sedangkan program pasca rehabilitasi telah dilaksanakan oleh 7 orang AP dengan jumlah klien 24 orang,” kata Kepala BNNK Batang AKBP Windarto saat menggelar konferensi pers di Kantor BNNK Batang, Jumat (18/12/2020).

Di samping itu, Lanjut dia, BNN juga telah membentuk RBM di Desa Kalibeluk yang bertugas menemukan penyalahgunaan narkoba di desanya. Serta melakukan pendampingan kepada penyalahguna narkoba ringan, merujuk penyalahguna narkoba sedang hingga berat ke Klinik Pratama BNNK Batang.

Program terbaru mulai bulan November lalu, BNNK Batang telah membuka kesempatan bagi masyarakat Kabupaten Batang dan sekitarnya untuk semakin mudah memperoleh Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN).

“Jadi kalau sekarang masyarakat mau mengurus SKHPN dengan melakukan tes urine biaya sudah masuk ke Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp290.000,00. Terdiri dari 7 parameter yaitu sabu, inex, ganja, kokain, morphine, tembakau gorila dan miras,” jelasnya.

Windarto menerangkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi dalam perekrutan karyawan baru dan institusi perguruan tinggi pun dalam proses penerimaan mahasiswa baru sudah mengharuskan penyertaan SKHPN.

“Tentang Tim Asessmen Terpadu (TAT) yang terbagi menjadi dua tim. Yaitu tim hukum terdiri dari penyidik dari BNN, kepolisian dan kejaksaan serta tim medis yang terdiri dari dokter maupun psikolog,” terangnya.

Dalam pelaksanaan TAT tidak dipungut biaya. Jangan sampai di luar ada TAT yang dipungut biaya, karena pada umumnya gratis.

Di tahun 2021 mendatang BNNK Batang, untuk mengoptimalkan peran serta masyarakat, ada program Desa Bersinar dengan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang merupakan perpaduan antara AP dengan RBM.

Dalam kesempatan yang sama, Windarto memaparkan, di masa pandemi Covid-19 ternyata penyalahgunaan narkoba masih banyak meskipun dalam skala kecil.

“Selama pandemi justru terjadi peningkatan penyalahgunaan narkoba, karena semua aparat terkonsentrasi pada penanganan Covid-19, sehingga para penyalahguna lebih leluasa memakai barang haram tersebut,” katanya.

BNNK Batang secara berkelanjutan melakukan deteksi dini melalui tes urine mendadak, supaya diketahui pihak yang diperiksa itu ada yang terindikasi atau tidak.

Di samping itu, razia juga rutin dilakukan untuk menyekat para bandar supaya tidak memiliki kesempatan untuk mengedarkannya.

“Dalam pemberantasan kami berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkoba yang dilakukan satu orang tersangka AR, yang berhasil diamankan pada 18 Juni lalu. Barang bukti yang berhasil diamankan 8 plastik bening berisi serbuk kristal sabu seberat 2,47 gram bruto, 2 buah telepon genggam, 1 unit sepeda motor dan tersangka telah divonis 4 tahun 3 bulan penjara serta denda Rp800 juta,” ungkapnya.

Beberapa waktu lalu BNNK Batang telah melakukan tes urine mendadak kepada para sopir truk, untuk mengetahui apakah ada dari mereka ada yang terindikasi.

“Setelah dilakukan deteksi dini di sejumlah pangkalan truk, ternyata belum kita temukan, mudah-mudahan memang tidak ada,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.
19 Jun 2026 Jumadi 31
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 87
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 77
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 79
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 98
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 164