Festival Ekraf Virtual, Inovasi Promosi Kala Pandemi

Jumat, 04 Desember 2020 Jumadi Dibaca 1.515 kali Seni dan Budaya
Festival Ekraf Virtual, Inovasi Promosi Kala Pandemi
Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) di akhir tahun 2020, kembali menggelar perhelatan akbar Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Komunitas.

Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) di akhir tahun 2020, kembali menggelar perhelatan akbar Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Komunitas.

Namun dikarenakan masih adanya pandemi Covid-19, maka agenda tahunan Disparpora itu dilaksanakan secara virtual, demi kenyamanan bersama.

“Tahun lalu even ini digelar secara langsung dan ramai dengan pengunjung, tahun ini saya minta tetap diadakan, tapi harus prokol kesehatan dan virtual. Dan alhamdulillah luar biasa, ada 3 ribu lebih penonton saat melihat pembukaan,” kata Bupati Batang Wihaji, usai membuka Batang Ekraf Virtual di Gedung Wanita, Kabupaten Batang, Kamis (3/12/2020).

Bupati menekankan, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama saat dilaksanakannya Festival Komunitas. Semua pihak harus dapat menghindari kerumunan.

“Pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat kita untuk berinovasi, maka dilaksanakan secara virtual. Ini semangat baru dalam dunia baru dan butuh inovasi baru,” tegasnya.

Ia menambahkan, produk-produk yang dipamerkan dapat disaksikan secara virtual. Semua tampilannya berbentuk online, sehingga memudahkan masyarakat tidak harus berkunjung ke sejumlah stand, tapi cukup menyaksikan melalui Batang TV.

“Batang Ekraf Virtual ini tidak mengurangi rasa hormat dan kebahagiaan, meskipun melihat secara virtual. Produknya bagus-bagus dan variatif serta unik, layak untuk dipromosikan karena kompetitif,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disparpora Wahyu Budi Santoso mengatakan, Disparpora mempersiapkan tiga even utama, yaitu Festival Ekonomi Kreatif, Festival Komunitas dan Roban Fashion Week yang digelar secara virtual.

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk menampilkan potensi-potensi ekonomi kreatif yang terdapat di Kabupaten Batang.

“Saat ini kita memiliki 17 sub sektor ekonomi kreatif seperti produk kuliner, kerajinan. Dan ada pula fashion yang digelar dalam Roban Fashion Week serta untuk Festival Komunitas kami menghimpun para anggota komunitas, walaupun hanya 10 orang perwakilan yang berkecimpung di berbagai bidang di antaranya budaya, pecinta alam, literasi, tanaman hias, inovasi kreatif dan lainnya,” terangnya.

Wahyu menerangkan, acara ini dikemas berbentuk sarasehan atau grumungan komunitas yang membicarakan seputar perkembangan Kabupaten Batang untuk ke depan. Apa yang harus dilakukan oleh para komunitas sesuai bidang masing-masing demi memajukan Batang, tidak hanya pariwisata tapi berbagai sektor.

“Karena berbentuk virtual, kita akan menampilkan profil-profil komunitas yang ada di Kabupaten Batang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Kemeriahan Kenduri Batik 2026, Edukasi Budaya, Kampanye Alam dan Konser Ndarboy Gank Orkestra Kemeriahan Kenduri Batik 2026, Edukasi Budaya, Kampanye Alam dan Konser Ndarboy Gank Orkestra
Kemeriahan Kenduri Batik 2026, Edukasi Budaya, Kampanye Alam dan Konser Ndarboy Gank Orkestra
Batang Puncak peringatan Hari Batik Nasional yang dikemaa dengan Kenduri Batik 2026 berlangsung meriah di Objek Wisata Hutan Pinus Si Kembang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026).
17 Okt 2026 Jumadi 60
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 255
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 219
Jaga Keterikatan Alam dan Batik, Sikembang Menginspirasi Pembatik Lestarikan Warisan Leluhur Jaga Keterikatan Alam dan Batik, Sikembang Menginspirasi Pembatik Lestarikan Warisan Leluhur
Jaga Keterikatan Alam dan Batik, Sikembang Menginspirasi Pembatik Lestarikan Warisan Leluhur
Batang - Kenduri Batik yang menjadi puncak rasa syukur para pembatik Rifaiyah atas pengakuan eksistensinya di mata publik, menjadi warna tersendiri dengan dipilihnya wisata alam Sikembang sebagai pusat kemeriahan Hari Batik Nasional. Dipilihnya lokasi tersebut bukan tanpa alasan, namun lebih menitikberatkan pada upaya mendekatkan manusia pada alam yang memberikan inspirasi bagi leluhur untuk menciptakan karya-karya terbaiknya dalam seni membatik.
17 Okt 2026 Jumadi 56
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 157
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 176