Dapur Umum Kembali Dibuka untuk Tanggulangi Dampak Pandemi

Senin, 30 November 2020 Jumadi Dibaca 805 kali Sosial
Dapur Umum Kembali Dibuka untuk Tanggulangi Dampak Pandemi
Batang - Sinergi berbagi untuk warga terdampak pandemi Covid-19 ditunjukkan oleh tim satuan tugas pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang terdiri dari unsur Polres, Kodim dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan membuka dapur umum.

Batang - Sinergi berbagi untuk warga terdampak pandemi Covid-19 ditunjukkan oleh tim satuan tugas pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang terdiri dari unsur Polres, Kodim dan Pemerintah Kabupaten Batang dengan membuka dapur umum.

Menurut Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan, bahwa kegiatan ini menindak lanjuti instruksi Kapolri Jenderal Idham Aziz dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Akhmad Luthfi agar satuan wilayah lebih menggencarkan bakti sosial membantu masyarakat terdampak Covid-19.

“Penekanan Bapak Kapolri dalam rapim Kasatwil bahwa seluruh kegiatan Polri difokuskan  pada kegiatan kemanusiaan ataupun bakti sosial,” kata Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka didampingi Kabag Ops AKP Asfauri usai meninjau dapur umum di Halaman belakang Mapolres, Kabupaten Batang, Senin (30/11/2020).

Oleh karena itu, keberadaan dapur umum yang bertujuan membantu masyarakat terdampak Covid-19 dalam memenuhi kebutuhan makan, mulai hari ini kita operasikan kembali.

“Kegiatan dapur umum ini merupakan bentuk sinergitas Polres Batang bersama Kodim 0736/Batang dan Pemkab Batang sebagai upaya untuk bisa membantu saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19,” ungkapnya.

Rencananya, dapur umum tersebut beroperasi selama dua kali dalam sepekan mendatang dengan target nasi kotak berkisar 500 porsi.

“Hari ini kita bagikan 500 nasi kotak hasil olahan dapur umum, nantinya dapur umum rutin dilaksanakan satu Minggu dua kali setiap hari Senin dan Kamis. Hal ini sampai benar-benar Covid-19 sudah tidak ada,  semoga yang kami lakukan bermanfaat,” tuturnya.

Ratusan nasi kotak tersebut akan dibagikan di wilayah kecamatan Batang.

“Harapannya, bisa dibagikan kepada tukang becak, ojek, nelayan, warga dan lainnya untuk makan siang,” harapnya.

Kapolres mengimbau warga kabupaten Batang agar menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari hari.

“Diharapkan, warga selalu menerapkan imbauan pemerintah 4M, yakni memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer pada air yang mengalir dan hindari berkerumun, sebagai upaya kita mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Kemeriahan Kenduri Batik 2026, Edukasi Budaya, Kampanye Alam dan Konser Ndarboy Gank Orkestra Kemeriahan Kenduri Batik 2026, Edukasi Budaya, Kampanye Alam dan Konser Ndarboy Gank Orkestra
Kemeriahan Kenduri Batik 2026, Edukasi Budaya, Kampanye Alam dan Konser Ndarboy Gank Orkestra
Batang Puncak peringatan Hari Batik Nasional yang dikemaa dengan Kenduri Batik 2026 berlangsung meriah di Objek Wisata Hutan Pinus Si Kembang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026).
17 Okt 2026 Jumadi 75
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 265
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 237
Jaga Keterikatan Alam dan Batik, Sikembang Menginspirasi Pembatik Lestarikan Warisan Leluhur Jaga Keterikatan Alam dan Batik, Sikembang Menginspirasi Pembatik Lestarikan Warisan Leluhur
Jaga Keterikatan Alam dan Batik, Sikembang Menginspirasi Pembatik Lestarikan Warisan Leluhur
Batang - Kenduri Batik yang menjadi puncak rasa syukur para pembatik Rifaiyah atas pengakuan eksistensinya di mata publik, menjadi warna tersendiri dengan dipilihnya wisata alam Sikembang sebagai pusat kemeriahan Hari Batik Nasional. Dipilihnya lokasi tersebut bukan tanpa alasan, namun lebih menitikberatkan pada upaya mendekatkan manusia pada alam yang memberikan inspirasi bagi leluhur untuk menciptakan karya-karya terbaiknya dalam seni membatik.
17 Okt 2026 Jumadi 70
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 165
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 183