Perpusdes Mercusuar Brayo, Membudayakan Literasi Berbasis Inklusi Sosial

Sabtu, 21 November 2020 Jumadi Dibaca 1.397 kali Ekonomi
Perpusdes Mercusuar Brayo, Membudayakan Literasi Berbasis Inklusi Sosial
Batang - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui programnya literasi berbasis inklusi sosial telah banyak menelurkan Perpustakaan Desa (Perpusdes) yang mencerdaskan warganya yang memanfaatkan potensi lokal, sehingga dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui literasi.

Batang - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui programnya literasi berbasis inklusi sosial telah banyak menelurkan Perpustakaan Desa (Perpusdes) yang mencerdaskan warganya yang memanfaatkan potensi lokal, sehingga dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui literasi.

Salah satu Perpusdes yang menjadi binaan Perpusnas adalah Mecusuar yang telah dilaunching oleh Bunda Literasi Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji karena melihat upaya warga Desa Brayo untuk bergerak menggunakan potensinya.

“Saya apresiasi luar biasa khususnya para pemuda Brayo yang tiap tahun mengadakan iven-iven menarik hingga berhasil mewujudkan Perpusdes Mercusuar,” kata Uni Kuslantasi Wihaji usai melaunching Perpusdes Mercusuar di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Sabtu (21/11/2020).

Menurutnya, literasi tidak hanya secara monoton membaca buku di perpustakaan, tetapi keberagaman ilmu hingga dibuatkan arena untuk bermain untuk anak-anak serta kaum ibu yang diinisiasi memanfaatkan plastik bekas untuk dibuat menjadi barang-barang bernilai ekonomis tinggi, membuat warganya semakin kreatif.

“Mereka bisa belajar menganalisa dan menyampaikan ide-ide cemerlangnya, karena ke depan pasti yang setiap saat dekat dekat budaya literasi akan menemukan solusi setiap muncul kesulitan,” tuturnya.

Uni Kuslantasi menerangkan, beberapa tahun ke depan, Batang akan menjadi Kabupaten yang maju. Maka Sumber Daya Manusia (SDM) yang majulah yang harus disiapkan sejak saat ini.

“Generasi muda merupakan agen perubahan, maka dengan adanya lahan desa yang disiapkan untuk mempraktikkan segala ilmu yang diperoleh setelah membaca harus didukung oleh orang tua dan warga sekitar,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang, Rahmat Nurul Fadilah menyampaikan, Perpusdes Mercusuar ini nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan sosial menggunakan kemampuan yang dimiliki warganya.

“Contohnya masyarakat desa bisa membenahi saluran irigasi yang rusak menggunakan teknologi sederharna anyaman bambu, yang ilmunya diperoleh dari literasi di Perpusdes,” katanya.

Melihat dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Desa dengan menyiapkan lahan untuk membantu perekonomian warganya, Rahmat berkeyakinan jika dikelola dengan optimal akan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Permasalahan itu berupaya dipecahkan dengan mengembangkan pertanian pohon durian dan kelengkeng, supaya warga memperoleh pemasukan dengan tumbuh kembangnya usaha tersebut,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perpusdes Mercusuar, Tatik Setyaningsih memaparkan, Perpusdes Mercusuar berupaya untuk memberikan informasi dengan mudah dan bermutu yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dari Perpusnas yang dapat digunakan masyarakat Desa Brayo.

“Perpusdes Mercusuar juga bisa menjadi wahana rekreasi dengan aplikasi tepat guna. Perpusdes ini membantu warganya dengan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat meningkatkan budaya literasi sejak dini,” bebernya.

Keberadaan Perpusdes di Desa Brayo diupayakan untuk meningkatkan SDM dan SDA, untuk kemandirian pangan dan energi yang berkerja sama dengan Dispaperta, kelompok tani desa, sehingga dapat menjadikan ekonomi warganya mandiri. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 71
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 36
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 41