Forum dialog dengan tema arah kebijakan Pembangunan Daerah
Pembuatan jalan tol dapat merubah dinamika perekonomian regional suatu wilayah, baik dari segi investasi maupun UKM masyarakat sekitar tepi jalan, karena prilaku pengguna jalan yang berpindah mencari jalan alternative bebas hambatan atau tol.
Begitu juga yang akan terjadi di Kabupaten Batang yang terkena dampak sosial perekonomian masyarakat, karena banyak masyrakat memiliki usaha mencari penghasilan dengan memanfaatkan jalan pantura, tetapi dampak tersebut terkadang terlupakan oleh penentu kebijakan pembuat jalan tol.
Untuk menghindari dampak tersebut Bupati Batang Wihaji akan berjuang mencarai solusi meminimalisir serta merubah peta perekonimian, hal ini agar masyarakat Batang yang menggantungkan ekonominya di jalan pantura bisa beralih dan memanfaatkan jalan tol.
“Saya sebenarnya agak marah setelah pembebasa tanah jalan tol kita kaya di tinggal. Pemerintah daerah tidak diajak musayawarah, yang tahu – tahu muncul rest area, exit tol.” Kata Bupati Wihaji saat di forum dialog dengan tema arah kebijakan Pembangunan Daerah yang berlangsung di ruang rapat Bupati Kamis, 28/9.
Karena menurutnya pemkab sudah kali – kali bertanya kepada pihak tol, namun jawabanya rest area dan exit tol tidak bisa dirubah lagi karena sudah ditentukan. Tapi siapa yang menentukan.
“Ini dalam rangka kita menolong masyarakat Batang di sekitar jalan pantura yang kehilangan pendapatanya, sekaligus memberdayakan masyarakat Batang yang dilewati jalan tol sepanjang 70 km. Di dunia ini yang tidak bisa dirubah cuma ada dua yaitu Quran dan Hadist yang lain bisa di rubah.” Jelas Wihaji.
Wihaji juga mengatakan, akan secara resmi pemereintah daerah akan melayangkan surat resmi keuntuk dapat bertemu dengan Mentri Pekerjaan Umum, ini untuk kelangsungan pembangunan Kabupaten Batang agar rest area konektifing dengan wisata.
“ saya akan bikin surat resmi ketemu dengan Pak Mentri untuk meminta exit tol dua yang satu di Kandeman dan dua di Plelen Kecamatan Gringsing di pindah konekting dengan wisata.” Pinta Bupati Wihaji.
Hal ini akan kita perjuangkan karena sangat membantu korban tol yang ada di Kabupaten Batang baik perekonomian yang membuka kuliner hampir rata – rata turun 50 %, untuk itu kami harapkan rest area bisa di isi oleh UKM masyarakat Batang.
Kata Wihaji dihadapan Ketua DPRD, Pimpinan BPI Konsorsium PLTU Batang, Dewan Riset Daerah dan tokoh masyrakat Batang. Lanjutnya, harapan rest area dan exit tol kita pindah ke Celong Kecamatan Subah agar dapat konekting dengan wisata seperti Pantai Celong yang disana ada sungai hutan dan laut, sehingga incluidng jadi satu antara rest area dengan wisata.
“Kalau memang perjuangan kami tidak di respon dan tidak bisa, kita akan berjuang dengan cara kita, ya minimal kita bisa tunjukan ke masyarakat bahawa kita sudah berjuang.” Kata Wihaji dengan nada guyon.
Pimpinan Proyek Jalan Tol Semarang – Batang Beny Kristiadi mengatakan, untuk penambahan exit tol dan rest area tidak menutup kemungkinan bisa di bangun lagi, karena kita juga melihat perkebangan kawasan industri dan pemukiman warga.
“Kita akan melihat perkembangan kedepan di Kabupaten Batang dengan berjalanya waktu dan padatnya pemukiman dan adanya kawansan industri tidak menutup kemungkinan ada tambahan rest area dan exit tol.” Kata Beny Kristiadi. (Edo/McBatang)
Batang Penyanyi dangdut Siti Badriah mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat saat tampil dalam hari pertama Karnaval SCTV di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
Batang - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).