Bupati Wihaji mengharapkan ada sinkronisasi dan kerjasama yang baik antara Pemkab Batang dengan BPJS dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat
Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di bidang kesehatan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyelenggarakan diskusi bersama Instansi Pemerintah Kabupaten Batang dan perusahaan swasta. Diskusi kali ini bertujuan untuk berkoordinasi antara Pemerintah Kabupaten Batang dan BPJS berkewajiban melayani masyarakat sebaik mungkin serta agar dapat mewujudkan program Universal Health Coverage (UHC) di Batang. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat membuka Diskusi Forum Kemitraan Pemangku Kepentingan Utama Wilayah Kerja Cabang Pekalongan Tahun 2017 bertempat di Ruang Meeting Bupati Batang, Selasa (26/9).
Bupati Wihaji mengatakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat saat ini sudah semakin baik dan cepat, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Batang bertanggung jawab membayarkan BPJS dari masyarakat tidak mampu sebanyak 15.000 menggunakan dana APBD. Selain itu Pemkab Batang juga sedang mensinkronkan data agar tidak terjadi tumpang tindih data.
“Melalui diskusi ini seluruh mitra dapat memberikan saran dan masukan pastinya untuk mendapatkan hasil terbaik demi pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Asep Subana merasa sangat optimis bahwa program Universal Health Coverage (UHC) yaitu pelayanan yang mencakup seluruh aspek kesehatan dapat terwujud, karena respon yang sangat baik dari Bupati Wihaji berkenan untuk menyimak secara langsung rencana UHC di wilayah kerja Pekalongan.
“Setelah melihat komitmen dari Bupati Batang Wihaji, saya berkeyakinan 95% dari penduduk Kabupaten Batang nantinya akan terdaftar sebagai peserta JKN-KIS,” harapnya.
Asep menambahkan berdasarkan data dari Disdukcapil tahun 2015, jumlah penduduk Kabupaten Batang 880.746, yang terbagi atas penduduk yang sudah terdaftar JKN-KIS sebanyak 511.379 dan penduduk yang belum terdaftar sebanyak 369.367.
“Tugas kami dan Pemkab Batang adalah mensinkronkan antara data dari BPJS dengan Disdukcapil agar mereka yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dapat kita kategorikan sebagai penduduk mampu atau tidak mampu,” pungkasnya.
Menanggapi hal teesebut, Kepala Dinas Kesehatan dr. Hidayah Basbeth menyampaikan akan ada rapat kembali untuk mengklarifikasi dan memverifikasi data kemiskinan di Kabupaten Batang agar dapat dipetakan antara penduduk mampu dan tidak mampu. (Heri/Arga/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.