Aplikasi Dotukura Jadi Solusi Perekonomian di Tengah Pandemi

Sabtu, 07 November 2020 Jumadi Dibaca 1.630 kali Ekonomi
Aplikasi Dotukura Jadi Solusi Perekonomian di Tengah Pandemi
Batang - Makin modernnya transaksi jual beli dari semula menggunakan cara konvensional yang mengharuskan para konsumen berdatangan langsung ke Pasar Batang yang menjadi urat nadi kehidupan perekonomian warga, kini perlahan tapi pasti, para pedagang dan pembeli sudah mulai beralih ke cara jual beli secara daring. Cukup berdiam diri di rumah pesanan segera datang dalam waktu kurang dari satu jam menggunakan aplikasi Pasar online.

Batang - Makin modernnya transaksi jual beli dari semula menggunakan cara konvensional yang mengharuskan para konsumen berdatangan langsung ke Pasar Batang yang menjadi urat nadi kehidupan perekonomian warga, kini perlahan tapi pasti, para pedagang dan pembeli sudah mulai beralih ke cara jual beli secara daring. Cukup berdiam diri di rumah pesanan segera datang dalam waktu kurang dari satu jam menggunakan aplikasi Pasar online.

Aplikasi pasar online itu bernama “Dotukura” yang digagas oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang yang telah dilaunching sejak pertengahan Agustus 2020  lalu untuk mempermudah warga Batang berbelanja.

Terlebih di tengah masa pandemi Covid-19, yang mengharuskan diri membiasakan diri pada kebiasaan baru.

“Aplikasi “Dotukura” menjadi strategi para pedagang supaya tetap bertahan di masa pandemi. Terutama bertahan agar tidak ditinggalkan para pembeli, karena banyaknya pasar swalayan yang lebih condong dikunjungi keluarga dengan ekonomi menengah ke atas,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Batang Anwar Rozikin saat ditemui di Pasar Tradisional, Kabupaten Batang, Jumat (6/11/2020).

Proses yang mudah membuat para pembeli cukup dengan mengunduh aplikasi “Dotukura” melalui playstore di gawai dan mengikuti alur registrasi agar terdaftar menjadi konsumen.

Pembeli yang telah memesan kebutuhan sehari-hari melalui Dotukura akan dibantu oleh para tenaga IT berpengalaman hingga kurir belanja yang semuanya berasal dari para anggota Paguyuban Pedagang Pasar Batang.

Salah satunya Niltah tenaga IT yang membantu proses belanja online. Tiap harinya ia bisa melayani 2 - 5 pembeli pasar online Dotukura dengan nominal jumlah belanjaan mencapai Rp150 ribu hingga Rp300 ribu.

“Tentu hal itu sangat membantu perekonomian warga khususnya para pedagang yang sempat sepi pembeli, karena imbauan meminimalkan kerumunan yang berdampak pada berkurangnya omset. Untuk menarik banyak pembeli, beragam bonus diberikan, salah satu potongan harga tiap berbelanja melalui Dotukura,” katanya.

Berbagai keuntungan yang didapat dengan berbelanja di Dotukura antara lain akan ada beragam promosi seperti di sosial media berbentuk potongan ongkos kirim, cash back dan harga di bawah pasar “rego ambyar”.

“Beragam kebutuhan pokok sehari-hari mulai dari sayur-sayuran, ayam, ikan, daging segar hingga bumbu dapur siap diantar dengan cepat. Namun kecepatan itu terwujud berkat kepiawaian seorang Sekar yang dengan sigap segera menyusuri satu persatu pedagang sesuai pesanan belanja yang dikehendaki pemesan,” jelasnya.

Prinsip keadilan pun ia junjung tinggi agar tidak timbul rasa iri hati antar pedagang. Meskipun pesanan yang diinginkan sama, namun demi menciptakan pemerataan konsumen, ia selalu bergantian dengan pedagang lainnya.

Sementara, pemilik kios khusus ayam potong, Yanti pedagang ayam potong mulai memotong-motong ayam sesuai permintaan Sekar. Setiap harinya hampir dua kilo ayam potong dipesan oleh warga Batang.

“Tiga bulan sudah Slamet Riyanto menjadi kurir belanja mengantarkan pesanan warga Kota Batang. Setiap pagi sebanyak 7 kali ia mengantar barang-barang belanjaan ke konsumen. Walaupun saat ini hanya dirinya yang menjadi kurir, namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk mempercepat sampainya barang belanjaan ke masyarakat Batang,” tuturnya.

Saat ini pasar online Dotukura mayoritas diminati ibu-ibu muda milenial, karena kepraktisannya. Mike seorang ibu rumah tangga yang setiap harinya disibukkan dengan mengurus rumah dan kedua putra-putrinya, hampir tak mempunyai waktu untuk berbelanja langsung ke Pasar Batang.

Prinsip higienitas sekaligus berniat untuk bersedekah dengan para pedagang di Pasar Batang, semakin membulatkan tekadnya yang hampir tiga bulan ini memanfaatkan aplikasi Dotukura untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Aplikasi Dotukura ini memang digadang-gadang oleh Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang, untuk menjadi solusi berbelanja di masa pandemi. Pedagang dan pembeli tak harus saling bertemu namun keduanya mendapatkan manfaat dari aplikasi tersebut.

Saat ditemui secara terpisah, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto mengatakan, aplikasi Dotukura sengaja dibuat untuk memudahkan kegiatan jual beli dan menghidupkan roda perekonomian masyarakat Kota Batang.

“Pasar Batang menjadi percontohan penerapan Pasar Online Dotukura, nantinya di tahun 2021 mendatang Disperindagkop dan UKM Batang, mewacanakan dua pasar besar siap menjadi Pasar Online yaitu Pasar Limpung dan Pasar Bandar sehingga sendi-sendi kehidupan perekonomian juga tetap berdenyut di tengah masa pandemic,” terangnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 74
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 53
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 66
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 85
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 123
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 159