Hatra Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Saat Melayani Pasien

Rabu, 04 November 2020 Jumadi Dibaca 1.067 kali Kesehatan
Hatra Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Saat Melayani Pasien
Batang - Puskesmas Batang I menggelar sosialisasi protokol kesehatan bagi para Penyehat Tradisional (Hatra) ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal itu menjadi sangat penting di masa pandemi Covid-19, karena jika Hatra kurang memperhatikan disiplin protokol kesehatan, dikhawatirkan dapat memicu klaster baru.

Batang - Puskesmas Batang I menggelar sosialisasi protokol kesehatan bagi para Penyehat Tradisional (Hatra) ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal itu menjadi sangat penting di masa pandemi Covid-19, karena jika Hatra kurang memperhatikan disiplin protokol kesehatan, dikhawatirkan dapat memicu klaster baru.

Kegiatan tersebut digelar setiap tahunnya dengan tujuan untuk mengedukasi para Hatra supaya semakin baik dalam memberikan pengobatan tradisional dengan menerapkan protokol kesehatan.

Puskesmas Batang 1 menghadirkan 25 ahli pijat syaraf, akupuntur dan pembuat jamu tradisional yang berada di lingkup Puskesmas Batang 1.

“Kami menyarankan selama melayani pasien tetap memakai masker dan sarung tangan, sehingga dapat memininalkan penyebaran Covid-19,” kata Kepala Puskesmas Batang 1 dr. Komarudin di Pendopo Kelurahan

 Proyonanggan Tengah  Kecamatan Batang Kabupaten Batang, Selasa (3/11/2020).

Begitu pula, Lanjut dia, bagi para penjual jamu tetap memakai masker dan sarung tangan dengan benar saat melayani pembeli dan selalu menyemprotkan cairan antiseptik agar kuman mati.

“Sangat penting pelayanan yang baik diberikan kepada konsumen, karena untuk menanamkan kepercayaan dan saling menjaga agar sama-sama terhindar dari paparan Covid-19,” tegasnya.

Sementara, salah satu Hatra Slamet yang berprofesi pijat syaraf menuturkan, banyak ilmu yang dipetik dari penyuluhan yang digelar Puskesmas Batang I, mulai dari pengetahuan tentang ramuan herbal dan penerapan protokol kesehatan saat melayani pasien.

“Tadi disuruh memakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir sebelum memulai. Semua sudah saya pahami dan langsung saya praktikkan, supaya semuanya tetap aman dari Covid-19,” katanya.

Ia menerangkan, sebelum ada pandemi dapat melayani empat pasien sepekan, namun semenjak Covid-19 mewabah mengurangi pasien dan berdampak pada pendapatannya sebagai seorang ahli pijat urut.

“Sekarang seminggu cuma bisa melayani pijat urut 1 orang saja, karena warga lebih banyak berada di rumah daripada beraktivitas di luar ruangan, akhirnya pendapatan jadi berkurang,” ungkapnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.
19 Jun 2026 Jumadi 40
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 87
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 88
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 81
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 103
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 165