Produk Masker di Kabupaten Batang Tembus Pasar Ekspor

Selasa, 27 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 735 kali Ekonomi
Produk Masker di Kabupaten Batang Tembus Pasar Ekspor
Batang - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan situasi seperti ini membuat para pelaku usaha harus memutar otak untuk melakukan inovasi dan kreasi.

Batang - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan situasi seperti ini membuat para pelaku usaha harus memutar otak untuk melakukan inovasi dan kreasi.

Melihat fenomena bahwa setiap orang wajib memakai masker dimasa kebiasaan baru, justru menjadikan peluang usaha bagi Tri Amalia Lestari warga Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.  

Ia berhasil menembus pasar luar negeri dengan produk kerajinan tangannya berupa masker.

Masker kelas premium diminati karena mempunyai tampilan epik yang dihiasi dengan manik-manik diatas bordiran kain tiga lapis dari bahan katun toyobo dan kain brukat, sehingga tidak mengurangi fungsi utama mencegah penularan Covid- 19.

“Masker dengan berbagai macam varian, namun tidak menghilangkan fungsi utamanya mencegah penularan Covid-19,” kata Tri Amalia Lestari saat ditemui di Rumahnya, Selasa (27/10/2020).

 Untuk bahan utama adalah kain katun toyobo dan kain brukat ditambah pernak-pernik seperti pin, renda, payet, pita yang disulam diatas bordiran kain motif bunga-bunga.

“Masker yang saya buat dari kain tapi juga dengan aksesoris-aksesoris dan juga detail fashionnya, sehingga jika orang itu ada keperluan tertentu seperti pesta atau lainnya juga bisa dipakai," jelasnya.

Dalam pemasaran produknya, Ia lebih mengandalkan sosial media terutama aplikasi instagram, facebook dan twitter, karena dirasa jangkauanya lebih luas.

Dalam sebulan omzet penjualannya  mampu menembus Rp3 juta, belum termasuk masker yang dikirim ke Negara malaysia.

“Nah kalau untuk ekspor keluar negeri awalnya juga dari teman yang liat postingan, kemudian suka dan minat, itu orang Malaysia,” tuturnya.

Dari itu dia minta contoh, dari situ permintaan terus jadi hampir setiap dua bulan kita kirim kesana dengan jumlah lumayan banyak dan disana juga mereka ada reseller dan disebar ke beberapa kota seperti kuala lumpur, kucing dan juga sabah.

Amalia juga menjelaskan, dari hasil produk maskernya ia membandrol harga Rp30 ribu sampai ratusan ribu bergantung variasi.

Karyanyanya pun mampu mengentaskan pengangguran warga sekitar, pasalnya sejumlah penjahit, tukang bordir hingga ibu-ibu rumah tangga diperbantukan dalam usahanya.

Sementara, Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi kerumah produksinya mengatakan, untuk menyelamatkan perekonomian, Pemerintah Kabupaten Batang juga memberikan stimulus ekonomi mulai dari pinjaman modal hingga pelatihan ekonomi modern.

“Ditingkat Rukun Tetangga pun kita berikan stimulant atau bantuan Rp2,5 juta, yang Rp500ribu itu untuk penanganan Covid-19," tandasnya.

Keunggulan dari masker cantik buatan Amalia adalah aman jika dipakai, meskipun orang tersebut kulitnya sensitif.

“Dari 30 varian masker yang paling diminati adalah masker hijab, masker pengantin dan masker merah putih,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 73
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 43