Produk Masker di Kabupaten Batang Tembus Pasar Ekspor

Selasa, 27 Oktober 2020 Jumadi Dibaca 744 kali Ekonomi
Produk Masker di Kabupaten Batang Tembus Pasar Ekspor
Batang - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan situasi seperti ini membuat para pelaku usaha harus memutar otak untuk melakukan inovasi dan kreasi.

Batang - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dengan situasi seperti ini membuat para pelaku usaha harus memutar otak untuk melakukan inovasi dan kreasi.

Melihat fenomena bahwa setiap orang wajib memakai masker dimasa kebiasaan baru, justru menjadikan peluang usaha bagi Tri Amalia Lestari warga Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.  

Ia berhasil menembus pasar luar negeri dengan produk kerajinan tangannya berupa masker.

Masker kelas premium diminati karena mempunyai tampilan epik yang dihiasi dengan manik-manik diatas bordiran kain tiga lapis dari bahan katun toyobo dan kain brukat, sehingga tidak mengurangi fungsi utama mencegah penularan Covid- 19.

“Masker dengan berbagai macam varian, namun tidak menghilangkan fungsi utamanya mencegah penularan Covid-19,” kata Tri Amalia Lestari saat ditemui di Rumahnya, Selasa (27/10/2020).

 Untuk bahan utama adalah kain katun toyobo dan kain brukat ditambah pernak-pernik seperti pin, renda, payet, pita yang disulam diatas bordiran kain motif bunga-bunga.

“Masker yang saya buat dari kain tapi juga dengan aksesoris-aksesoris dan juga detail fashionnya, sehingga jika orang itu ada keperluan tertentu seperti pesta atau lainnya juga bisa dipakai," jelasnya.

Dalam pemasaran produknya, Ia lebih mengandalkan sosial media terutama aplikasi instagram, facebook dan twitter, karena dirasa jangkauanya lebih luas.

Dalam sebulan omzet penjualannya  mampu menembus Rp3 juta, belum termasuk masker yang dikirim ke Negara malaysia.

“Nah kalau untuk ekspor keluar negeri awalnya juga dari teman yang liat postingan, kemudian suka dan minat, itu orang Malaysia,” tuturnya.

Dari itu dia minta contoh, dari situ permintaan terus jadi hampir setiap dua bulan kita kirim kesana dengan jumlah lumayan banyak dan disana juga mereka ada reseller dan disebar ke beberapa kota seperti kuala lumpur, kucing dan juga sabah.

Amalia juga menjelaskan, dari hasil produk maskernya ia membandrol harga Rp30 ribu sampai ratusan ribu bergantung variasi.

Karyanyanya pun mampu mengentaskan pengangguran warga sekitar, pasalnya sejumlah penjahit, tukang bordir hingga ibu-ibu rumah tangga diperbantukan dalam usahanya.

Sementara, Bupati Batang Wihaji saat mengunjungi kerumah produksinya mengatakan, untuk menyelamatkan perekonomian, Pemerintah Kabupaten Batang juga memberikan stimulus ekonomi mulai dari pinjaman modal hingga pelatihan ekonomi modern.

“Ditingkat Rukun Tetangga pun kita berikan stimulant atau bantuan Rp2,5 juta, yang Rp500ribu itu untuk penanganan Covid-19," tandasnya.

Keunggulan dari masker cantik buatan Amalia adalah aman jika dipakai, meskipun orang tersebut kulitnya sensitif.

“Dari 30 varian masker yang paling diminati adalah masker hijab, masker pengantin dan masker merah putih,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 74
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 53
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 66
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 85
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 123
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 159