Foto Ukiran Kayu Dari Desa Wonokerso Batang

Selasa, 29 September 2020 Jumadi Dibaca 1.754 kali Ekonomi
Foto Ukiran Kayu Dari Desa Wonokerso Batang
Batang - Seni ukir kayu adalah salah satu seni tertua umat manusia, penggunaan kayu ada sebagai hal universal dalam budaya manusia untuk menciptakan atau meningkatkan teknologi dan sebagai media kesenian.

Batang - Seni ukir kayu adalah salah satu seni tertua umat manusia, penggunaan kayu ada sebagai hal universal dalam budaya manusia untuk menciptakan atau meningkatkan teknologi dan sebagai media kesenian.

Mungkin akhir-akhir ini ukiran kayu sudah menjadi barang dengan harga jual mahal sesuai kualitas karya seninya dan dapat meneruskan tradisi budaya.

Hal ini yang menjadi motivasi Juniyanto (32) salah satu warga di Desa Wonokerso, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang mempunyai keterampilan mengukir kayu.

Juniyanto menjelaskan, keterampilan mengukir kayu yang saya dapat ini sudah sejak 9 tahun lalu. Pada awalnya saya tidak mempunyai keterampilan sedikit saja dari kecil, mulai dari 10 tahun lalu saat itu saya mengabdi untuk membersihkan makam Wali Sultan Hadirin yang dikenal sebagai Sultan pertama di Jepara yang mengajarkan seni ukir.

“Kemudian suatu malam saya bermimpi untuk menemui Kiai Ali Ke Desa Kawak Jepara untuk belajar mendalami islam. Karena kebetulan cita-cita saya dari kecil menjadi Kiai makanya tekun belajar mendalami islam,” tuturnya.

Lebih lanjut, setelah 6 bulan kemudian saat Kiai Ali sakit dan saya melihat di dinding rumahnya ada ukiran kayu kaligrafi, pada waktu itu baru cerita bahwa Kiai Ali seorang pengukir kayu salah satu yang terkenal di Jepara.

“Dari situlah keinginan saya belajar mengukir muncul dan Kiai Ali sangat rendah hati mengajarkan keahlian mengukirnya kepada saya,” jelasnya.

Proses pembuatan foto ukiran kayu sendiri cukup mudah dan sederhana, bahan utama yang dibutuhkan lempengan kayu yang bisa diambil dari pohon jati yang kita sudah bentuk kotak sesuai ukuran, kemudian kita tempelkan foto yang akan dijadikan desain di dalam foto ukiran kayunya baru setelah kering bisa diukir.

“Untuk mengukir satu foto membutuhkan waktu 15-45 menit tergantung kesulitan dan bentuk fotonya. Dalam sehari dapat mengukir 5-10 foto ukiran kayu. Hanya proses pengecatan kayunya saja yang membutuhkan waktu sehari,” terangnya.

Produk foto ukiran kayu dipasarkan dengan melalui media sosial facebook dan dibanderol dengan harga Rp200.000,00 per foto ukiran kayu.

“Untuk omset terbilang bagus, rata-rata dalam sebulannya bisa mendapatkan Rp6.000.000,00,” imbuhnya.

Ia berharap, tradisi mengukir kayu ini bisa turun-temurun kepada generasi muda. Jika ada yang ingin belajar mengukir dengan senang hati saya akan membimbing belajar sampai bisa mengukir. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 73
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 43