Batang - Kantor Kemenag Kabupaten Batang membagikan puluhan buku dan kitab ke sejumlah perpustakaan Masjid, untuk menambah koleksi, sehingga memperkaya ragam variasi bagi umat yang ingin memperdalam ilmu agama.
Batang - Kantor Kemenag Kabupaten Batang membagikan
puluhan buku dan kitab ke sejumlah perpustakaan Masjid, untuk menambah koleksi,
sehingga memperkaya ragam variasi bagi umat yang ingin memperdalam ilmu agama.
Kasi Bimas Islam Kemenag Batang, Sodikin mengatakan,
program ini bertujuan untuk menginspirasi Masjid-masjid yang telah mengelola
perpustakaan supaya semakin bersemangat.
“Selain untuk memonitor perkembangan perpustakaan masjid,
kami juga membawa buku untuk menambah koleksi dan menyemangati umat
meningkatkan budaya literasi. Bukunya beragam dan berasal dari Kemenag Pusat
antara lain : Tafsir Alquran, bacaan Islami berbagai judul, Mushaf Alquran dan
Juz Ama’ berjumlah 52 buah,” bebernya usai memberikan buku kepada takmir
masjid, KH. M. Saefuddin Zuhri di Ruang Perpustakaan Masjid Agung Darul
Muttaqin Kabupaten Batang, Selasa (29/9/2020).
Sodikin menerangkan, Masjid Agung Darul Muttaqin
menjadi rujukan, otomatis semua kegiatannya akan menjadi percontohan dan tolok
ukur bagi masjid-masjid lain di Kabupaten Batang.
“Komitmen kami Masjid Agung Darul Muttaqin ini akan
menjadi perpustakaan modern yang nanti bisa ditiru keberadaan dan
pengelolaannya bagi seluruh masjid se-Kabupaten Batang,” terangnya.
Ia menambahkan, saat ini umat Islam dihadapkan pada
perubahan pola dari buku konvensional menjadi buku digital.
“Sebenarnya semua bisa disinkronisasikan, karena
walaupun sudah ada buku digital tapi tetap membutuhkan buku. Semoga keduanya
bersinergi, sehingga masjid menjadi pusat literasi dan kegiatan anak-anak muda
menggali ilmu,” harapnya.
Terdapat 15 Masjid yang telah memiliki perpustakaan
yang dapat diandalkan di antaranya Masjid Agung Darul Muttaqin, Masjid Nurul
Huda, Masjid Besar Tersono dan lainnya.
“Dalam praktiknya para anggota Remaja Masjid sering
kali memanfaatkan perpustakaan masjid untuk menjadi dasar dan memperkuat materi
diskusi seputar agama Islam,” katanya.
Sementara itu, Takmir Masjid Agung Darul Muttaqin,
KH. M. Saefuddin Zuhri menyampaikan, kunjungan dari Kemenag Batang ke
perpustakaan masjid menjadi penyemangat dalam melayani umat khususnya di bidang
literasi, terlebih akan dijadikan sebagai percontohan perpustakaan masjid.
“Ini sebuah kepercayaan yang luar biasa dan penuh
tantangan serta menjadi penyemangat buat kami menjadi semakin berkemampuan,”
tutur pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Kabupaten Batang.
Lebih lanjut, dia menerangkan, saat ini pihaknya
akan memaksimalkan ruang perpustakaan yang telah ada, dengan buku sejumlah 500
eksemplar, antara lain tentang ibadah, Alquran, kitab-kitab hadis dan buku-buku
pelajaran.
Pria yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Batang itu, akan segera merenovasi ruang
perpustakaan masjid supaya lebih luas, untuk mendukung menjadi percontohan
perpustakaan masjid di Kabupaten Batang.
“Nantinya Kemenag Batang bisa bersinergi bersama
Takmir Masjid Agung Darul Muttaqin, dengan demikian tidak akan membutuhkan
waktu lama untuk menjadi perpustakaan masjid yang besar, di dalamnya terdapat
puluhan ribu buku,” tegasnya.
Ia menambahkan, walaupun masyarakat sudah disuguhi
bacaan secara digital, tetapi kenyataannya buku berbentuk cetakan sampai saat
ini masih diburu banyak penikmatnya.
“Di dalamnya ada perbedaan rasa, kalau kita baca di
buku digital dibandingkan membaca kitab atau buku aslinya perasaan lebih terasa
beda dan dicerna otak pun beda. Tapi kita tidak mungkin menjauhi kemajuan
teknologi, keduanya harus saling berdampingan,” tandasnya. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)