Bisnis Budidaya Ikan Guppy Saat Pandemi Covid-19 Dapat Menghasilkan

Senin, 28 September 2020 Jumadi Dibaca 1.806 kali Ekonomi
Bisnis Budidaya Ikan Guppy Saat Pandemi Covid-19 Dapat Menghasilkan
Batang - Penyebaran Covid-19 yang begitu cepat ikut mempengaruhi putaran roda ekonomi dan sejumlah sektor usaha di tanah air hampir nyaris berhenti yang berdampak kepada karyawan banyak yang di PHK.

Batang - Penyebaran Covid-19 yang begitu cepat  ikut mempengaruhi putaran roda ekonomi dan sejumlah sektor usaha di tanah air hampir nyaris berhenti yang berdampak kepada karyawan banyak yang di PHK.

Saat sejumlah usaha gulung tikar, justru budidaya ternak ikan Guppy semakin menjajikan di tengah pandemi Covid-19.  Pembudidaya ternak ikan Guppy sanggat terlihat sumringah karena mereka sangat produktif. Peluang bisnis ikan Guppy ini dilihat oleh Nugroho Sutrisno (30) yang tadinya karyawan pabrik yang terkena PHK.

“Pada awalnya setelah PHK dari pekerjaan tidak tahu mau ngapain hanya di rumah saja. Setelah melihat tayangan youtube tentang budidaya ternak Guppy ini saya tertarik untuk memelihara. Saat itu saya hanya membeli beberapa pasang saja kepada pembudidaya yang sudah mempunyai nama dengan membeli indukan yang kualitas bagus,” Kata Nugroho Sutrisno saat ditemui di Karangasem Selatan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (28/09/2020).

“Ternak Guppy juga hanya iseng-iseng mencari kesibukan sebelum mencari pekerjaan lagi. Selama 3 bulan merawat indukan Guppy akhirnya mempunyai anak dan menjadi besar seperti indukannya,” ungkapnya.

Karena banyaknya anak yang dihasilkan indukannya saya berniat untuk menjualnya karena lahan budidaya  yang masih ala kadarnya saja, tetapi malahan banyak permintaan  hasil ternak ikan saya.

“Banyak pembeli mengungkapkan, bahwa Guppy hasil ternak saya mempunyai kualitas yang bagus dan disukai pecinta ikan hias di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, harga ikan Guppy yang  dibudidayakan dijual  kisaran  harga antara Rp50.000,00 sampai Rp100.000,00 per pasang dengan mengacu pada kualitas jenis ikannya

“Jenis ikan Guppy yang saya budidayakan ada ikan Guppy Albino Full Red(AFR), Albino Full Platinum (AFP), Half Black Blue (HB BLUE), Half Black Red (HB RED),  mini panda , Platinum Red Tail Big Ear (PRTBE),” tuturnya.

Selama 3 Bulan ini saya sudah menjual 40 pasang ikan Guppy yang saya budidayakan sendiri jika diuangkan menjadi Rp4.000.000,00 lumayan untuk bertahan hidup pada pandemi Covid-19 sekarang. Untuk penjualan melalui media online Facebook.

“Kedepannya ikan Guppy budidaya saya dapat mempunyai standar penilaian kontes dalam komunitas Indonesia Guppy Forum,” harapnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 11
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 94
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 63
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 75
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 84
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 129