Batang - Data Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Batang masih cukup dinamis. Sempat tersisa 40 TKA tetapi terkini yang masih aktif bekerja di Kabupaten Batang tercatat mencapai 291 TKA lebih.
Batang - Data Dinas
Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten
Batang masih cukup dinamis. Sempat tersisa 40 TKA tetapi terkini yang masih aktif
bekerja di Kabupaten Batang tercatat mencapai 291 TKA lebih.
“Berdasarkan
pemantauan dan laporan dari perusahaan yang di Kabupaten Batang, hingga
pertengahan bulan ini, masih terdapat 291 TKA yang masih aktif bekerja†kata
Kepala Disnaker Kabupaten Batang Suprapto saat ditemui di Kantor Disnaker
Kabupaten Batang, Senin (28/9/2020).
Ia menjelaskan,
jumlah TKA di Kabupaten Batang memang dinamis, kadang naik tapi kadang turun
pada setiap minggunya. Disnaker Kabupaten Batang selalu mendapatkan data
TKA yang masih aktif bekerja lewat pendataan di lapangan.
“Data TKA hampir
setiap minggu kita mendapat laporan dari perusahaan, karena memang itu
merupakan hal wajib yang harus dilaporkan kepada Disnaker Kabupaten Batang,
untuk dapat diketahui bertambah dan berkurangnya jumlah TKA di perusahaannya,†jelasnya.
Jumlah TKA di
Kabupaten Batang sebelumnya bisa mencapai 500 TKA. Namun, karena kontrak
kerjanya sudah selesai jadi mereka harus pulang ke negara asalnya.
“TKA di
Kabupaten Batang yang mendominasi dari Negara
Korea, Jepang, dan Amerika. Dimana sampai saat ini penggunaan TKA terbanyak
masih ada di PLTU Batang, karena perusahaan tersebut masih banyak membutuhkan
tenaga ahli khusus dari luar negeri.†tandasnya.
Disebutkannya,
Perusahaan
yang mempekerjakan TKA diantaranya PT Multisarana Aditransiaya 1 TKA, PT JDA
Indonesia 17 TKA, Sumitomo Corporation 217 TKA, PT Bhimasena Power Indonesia 37
TKA, Black & Veatch 36 TKA, dan PT Primatexco Indonesia 2 TKA. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)