Pengrajin Tenun Desa Cepagan Berhasil Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Kamis, 24 September 2020 Jumadi Dibaca 2.293 kali Ekonomi
Pengrajin Tenun Desa Cepagan Berhasil Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
Batang - Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang memiliki produk unggulan berupa kain tenun khas Desa Cepagan.

Batang - Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang memiliki produk unggulan berupa kain tenun khas Desa Cepagan.

Hal ini  dilakukan salah satu pengrajin Rozikin, yang menggeluti usahanya  sejak tahun 1990. Keunikan kain tenun ini diproduksi secara manual dengan menggunakan alat tenun bukan mesin membuat ada ciri tersendiri, kainnya sangat lembut. Hasil kain tenun khas Desa Cepagan sudah merambah penjualan sampai ke Bali dan bahkan di kirim ke Eropa.

“Awalnya kami mengalami kesulitan untuk menjual pada masa pandemi Covid-19 ini. Pada awal bulan puasa kemarin sampai tujuh bulan, karena  kondisi pasar yang terdampak.” Kata Pengrajin Kain Tenun Khas Desa Cepagan Rozikin saat ditemui di Gang 2 Kembaran Desa Cepagan, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Kamis (24/9/2020).

Saat ini penjualan kami ada peningkatan dari sebelumnya, karena pembeli kami yang di Bali minat pada kain tenun khas Desa Cepagan ini dan ingin melihat proses pembuatannya  secara langsung.

“Pada beberapa bulan lalu kesini dan mengobrol dan tercapai kesepakatan   jual beli yang tadinya secara cash sekarang saya ganti menjadi transfer, jika barang sudah sampai lokasi baru di bayar,” jelasnya.

Dijelaskannya, stategi untuk agar bisa bertahan yaitu dengan tetap berkomunikasi dengan relasi, inovasi varian motif produksi tenun, dan tidak lupa mempertahankan kualitas produk tenun.  

"Alhamdulilah dengan banyak inovasi  varian motif menjadi keunggulan di masa pandemi, seperti selendang, sarung pantai, dan syal kain rami cotton banyak diminati turis mancanegera," katanya.

Lebih lanjut dijelaskan,

harga kain tenun khas Desa Cepagan ini  dijual di Pasar Bali kisaran harga Rp12.000,00 sampai Rp15.000,00,  jika  hasil produksi tenunnya di ekspor ke Negara seperti Australia, Amerika, dan Italia ini kami berikan kisaran harga Rp20.000,00.

“Terakhir melalui perantara di Bali kain tenun kami di ekspor Amerika, Australia, dan Italia. Pada tanggal 11 September 2020 dan 18 September 2020  di ekspor ke Negara Italia dengan kuota 500 pcs dan 200 meter kain tenun,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 10
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 94
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 63
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 75
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 84
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 129