Serabi Kelapa Parut Khas Desa Tambakboyo Jadi Idola Kuliner Bupati Batang

Rabu, 23 September 2020 Jumadi Dibaca 1.327 kali Ekonomi
Serabi Kelapa Parut Khas Desa Tambakboyo Jadi Idola Kuliner Bupati Batang
Batang - Makanan Tradisional Khas Desa Tambakboyo Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, yang satu ini sudah melegenda dan disukai banyak orang.

Batang - Makanan Tradisional Khas Desa Tambakboyo Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, yang satu ini sudah melegenda dan disukai banyak orang.

Terutama Warga Batang, Pekalongan dan sekitarnya. Tidak hanya masyarakat biasa yang suka tapi orang nomor satu di Kabupaten Batang sangat mengidolakannya.

Makanan khas tredisional tersebut adalah serabi kelapa parut yang bentuknya besar, tebal serta rasanya gurih dan manis.

Olahan yang berbahan dasar tepung beras dan santan menjadi legendaris, karena proses pembuatannya masih menggunakan alat tradisional seperti tungku wajan dari tanah liat. Proses pemasakannya pun masih nenggunakan kayu bakar guna menjaga kelestarian cita rasa.

"Saya kalau ke sini pasti cari serabi. Ini kesukaan saya keaslian rasanya berkarakter," kata Bupati Batang Wihaji saat mampir di kedai kuliner Desa Tambakboyo, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Rabu (23/9/2020).

Lebih lanjut, serabi Tambakboyo harus dikembangkan karena sebagai kekuatan desa untuk memajukan perekonomian serta aset jajanan tradisional khas Batang juga tetap ada.

Disamping itu, untuk mengembangkan usaha bagi para pelaku UMKM Pemda Batang sudah membuat program pinjaman lunak, bukan bantuan.

"Pemkab Batang ada pinjaman lunak, kalau pinjaman ada semangat mengembalikan kalau bantuan biasanya gak jadi. Besaran pinjaman sekitar 5 juta tanpa agunan dan bunganya rendah 7 Persen melalui Bank BKK dan BPR Bappera," jelasnya.

Untuk membuat serabi, pemilik warung mencampurkan tepung beras dengan santan kemudian diberi perasan daun pandan agar lebih wangi serta tambahkan air dan sedikit garam.  Kemudian pembeli bisa memberi cairan gula aren serta menabur dengan parutan kelapa.

Sementara, pembuat serabi Milati mengatakan, ciri khasnya serabi Tambakboyo adalah rasanya gurih dan manis, dan disajikan panas ditaruh diatas daun pisang.

Ia pun menjelaskan dalam sehari serabi buatannya menghabiskan lima kilo untuk pagi dan sore.

“Harga untuk satu serabi cukup terjangkau, dengan harga Rp2000 per satu serabi. Pembeli juga berkesempatan langsung melihat proses pembuatannya,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dinginnya udara di Reban menambah syahdu bagi para pemburu kuliner tradisional menikmati legit dan empuknya serabi Tambakboyo. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 74
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 122
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44