Batang - Operasi yustisi digelar tim dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang bersama dengan TNI dan Polres Batang yang dipimpin langsung Kapolres Batang.
Batang - Operasi yustisi digelar tim dari Satuan
Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang bersama dengan TNI dan Polres
Batang yang dipimpin langsung Kapolres Batang.
Dalam operasi tersebut menjaring 35 orang kedapatan
tidak memakai masker, mereka diberikan sanksi sosial menghafal Pancasila dan
menyanyikan lagu Indonesia Raya.
“Operasi yustisi ini dilaksanakan tiga kali sehari
pada pukul 08.00 WIB, 15.00 WIB dan 20.00 WIB. Kegiatan ini akan berlangsung
setiap hari hingga kondisi mulai membaik,†kata Kepala Bagian Ops Polres
Batang, AKP Asfauri ditemui saat sebelum operasi yustisi di Alun-alun Kabupaten
Batang, Senin (21/9/2020).
Operasi yustisi ini merupakan salah satu upaya untuk
mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai
masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Untuk warga yang kedapatan tidak
mematuhi aturan maka akan diberi sanksi.
“Sanksi yang akan diberikan kepada warga yang tidak
mematuhi protokoler kesehatan seperti menyanyikan lagu kebangsaan, menyebutkan
Pancasila hingga kerja bakti atau push-up¬,†jelasnya.
Sementara, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka
menambahkan, sanksi akan tetap diberikan kepada warga secara humanis, tegas dan
terukur sehingga tidak hanya asal memberikan hukuman. Selain itu, untuk warga
yang tidak memakai masker ketika ditemui maka akan diberikan masker oleh
petugas ketika operasi berlangsung.
“Tertibkan dulu diri kita terlebih dahulu untuk
mentaati protokol kesehatan, kita sama-sama belajar mendisiplinkan diri kita
dan mendisiplinkan masyarakat,†terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Satpol PP
Kabupaten Batang, Akhmad Fatoni mengatakan masyarakat yang terjaring operasi
yustisi kebanyakan mereka rata-rata lalai menggunakan masker.
Ia menjelaskan, tingkat kepatuhan terhadap protokol
kesehatan dalam menggunakan masker sudah cukup tinggi dikisaran 70% hingga 80%,
walaupun tingkat kepatuhan sudah cukup baik, pihak aparat terus berjuang
agar kelalaian masyarakat bisa ditekan
seminimal mungkin.
"Operasi terus kita lakukan agar masyarakat betul
- betul untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan," pungkasnya. (MC
Batang, Jateng/Roza/Jumadi)