Batang - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang menggelar lomba vidio sebagai ajang berkreativitas para penyuluh agama dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa di masa pandemi Covid-19 tetap menjalankan tugasnya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Batang - Kantor Kementerian Agama (Kemenag)
Kabupaten Batang menggelar lomba vidio sebagai ajang berkreativitas para
penyuluh agama dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa di masa pandemi
Covid-19 tetap menjalankan tugasnya, dengan tetap menerapkan protokol
kesehatan.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Batang, Abdul
Wahab mengemukakan, dari 15 perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten
Batang menampilkan beragam inovasi pelayanan berdurasi tujuh menit.
“Di beberapa vidio yang saya simak tidak hanya
menunjukkan pelayanan pernikahan saja, tapi juga melayani tentang wakaf, zakat
maupun pengukuran sudut arah kiblat salat yang tepat,†kata Abdul Wahab usai
menyerahkan piala kepada para pemenang di Kandeman, Kabupaten Batang, Selasa
(15/9/2020).
Melalui media vidio, Lanjut dia, yang dapat
dipublikasikan secara digital, semua program tersebut tersampaikan kepada
masyarakat. Di masa pandemi seperti saat ini pun tentu para penyuluh agama
memiliki banyak waktu luang untuk melaksanakan program dengan memanfaatkan
media tersebut.
“Ujung tombak kami tentunya pelayanan di tingkat
kecamatan adalah KUA dengan selogan MAJENG yaitu Moderat, Akuntabel, Jernih
hati dan pikiran serta Ngayomi atau melayani secara prima agar masyarakat
puas,†katanya.
Menurutnya, pelatihan yang telah didapat nantinya
akan membuat penyuluh lebih mudah menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat.
Misalnya setelah dividio segera dibagikan ke grup Whattsapp untuk memberikan
informasi sejumlah pelayanan yang bisa diperoleh masyarakat.
“Saat ini kita tidak bisa bersentuhan secara
langsung dengan masyarakat, maka vidio bisa jadi solusi yang informatif bagi
warga yang membutuhkan penjelasan tentang beragam program Kementerian Agama,â€
terangnya.
Lomba vidio merupakan program dari Kemenag RI yang
selanjutnya pemenang akan diikutkan dalam perlombaan di tingkat Provinsi Jawa
Tengah hingga Nasional, melalui youtube dengan #KUAFEST2020#.
“Kategori yang dilombakan dari kalangan jurnalis,
masyarakat dan penyuluh agama,†tandasnya.
Pemenang pertama yaitu KUA Kota Batang yang diwakili
Almukaromah menuturkan, pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui
vidio berjudul “Pohon Tua di Seberang KUA†adalah sebuah pohon tua yang
meskipun diterpa panas terik maupun hujan badai, ia tetap berdiri memberikan
keteduhan bagi lingkungannya.
“Kita berharap para calon pengantin di Batang akan
menjadi suami istri yang tetap utuh sampai usia senja. Keduanya tetap menjadi
keluarga yang nyaman untuk saling bercerita dan memberikan kemanfaatan bagi
lingkungan sekitarnya,†jelasnya.
Ia juga memaparkan, proses produksi memakan waktu
selama tiga hari yang melibatkan banyak pihak. Namun yang paling membuat sulit
adalah menemukan konsepnya yaitu dengan mengenalkan melalui simbol pohon tua di
depan Kantor KUA untuk menguatkan calon pengantin menjadi sakinah mawadah
warohmah.
Sementara itu, salah satu dewan juri, Abdus Syakur
menerangkan, dalam membuat vidio gambar harus berkualitas, sehingga penonton
tertarik untuk menyaksikan. Audio pun harus berkesinambungan dengan gambar,
supaya nyaman ditonton dan didengar serta alur cerita yang menarik.
“Alasan KUA Kota Batang menjadi pemenang karena cara
menyampaikannya dengan puitis yang dapat menarik penonton terlebih bagi mereka
pemerhati dunia sastra. Namun secara umum untuk keseluruhan peserta 50 persen
sudah bagus, yang lebih menitikberatkan pada teknik pembuatan vidionya hingga
pesan tersampaikan kepada penonton hingga mudah dimengerti,†tuturnya.
Ia menyarankan, untuk menghasilkan vidio yang bagus
dan berkualitas ketika sudah mencobanya tidak hanya cukup sekali dua kali,
namun terus bersemangat dalam berkarya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)