KPK dan Kabupaten/Kota Se-Eks Karesidenan Pekalongan Selenggarakan Rakor Rencana Aksi Pemberantasan

Rabu, 13 September 2017 Puji Setyowati Dibaca 1.032 kali Pemerintahan
KPK dan Kabupaten/Kota Se-Eks Karesidenan Pekalongan Selenggarakan Rakor Rencana Aksi Pemberantasan
Anggota KPK Deputi Koordinasi Supervisi Pencegahan Wilayah Jawa Tengah M. Najib Wahito mengatakan sudah sewajarnya pemerintah memanfaatkan teknologi berbasis internet untuk menpermudah pelayanan kepada masyarakat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyelenggarakan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Realisasi Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi bersama Kabupaten/Kota Se-Eks Karesidenan Pekalongan. Dalam hal ini merupakan kebutuhan bersama karena saat ini adalah jaman teknologi yang semuanya serba keterbukaan, maka Pemerintah Daerah wajib hukumnya untuk transparan, akuntabel dan semua bertujuan membangun pemerintahan yang bersih dengan melakukan aksi nyata pencegahan tindak korupsi.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji di hadapan Anggota KPK Deputi Koordinasi Supervisi Pencegahan Wilayah Jawa Tengah M. Najib Wahito dan seluruh Sekretaris Daerah (Sekda) Se-Eks Karesidenan Pekalongan dalam rangka Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Realisasi Rencana Aksi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi bertempat di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa (12/9).

Bupati Wihaji mengatakan dari setiap Pemerintah Daerah memiliki kelebihan dan kelemahan masing – masing, namun pasti mempunyai kelebihan dalam tata kelola pemerintahan. Kebetulan Kabupaten Batang menjadi salah satu Kabupaten dengan sistem tata kelola pemerintahan yang cukup baik karena menjadi contoh untuk tata kelola Pemerintahan Daerah khusunya dalam penggunaan E-Government.

“Setelah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ini pasti harapannya akan ada rekomendasi, barangkali ada yang kurang dalam tata kelola pemerintahan di wilayah Eks-Karesidenan Pekalongan segera akan ditindaklanjuti karena ini merupakan bagian dari rencana aksi pemberantasan korupsi,” jelas Bupati.

Menurut Bupati, apabila nanti Kabupaten/Kota di Eks-Karesidenan Pekalongan  ada yang perlu memperbaiki mulai dari Perencanaan, Pengadaan Barang dan Jasa,Perijinan, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah  (APIP) dan Tambahan Penghasilan PNS (TPP) maka akan diperbaiki. Khususnya Kabupaten Batang akan dimulai dari dalam terlebih dahulu lalu sistem yang sudah baik,  kemudian mental.

Bupati menegaskan ada dua alasan orang melakukan kejahatan yaitu kesempatan dan niat. Tetapi setelah ada E-Planning dan E-Budgeting insya Allah kesempatan itu sudah berkurang dan sekarang tinggal niat dari pribadi orang itu sendiri.

“Harapannya ada kerjasama yang baik dan semangat yang sama untuk pemberantasan korupsi dengan diberi contoh dari ASN,”pungkasnya.

Sementara itu, menurut Anggota KPK Deputi Koordinasi Supervisi Pencegahan Wilayah Jawa Tengah M. Najib Wahito, intinya Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi terkait dengan perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, perijinan, penguatan APIP dan mendorong perbaikan TPP.

“Kegiatan ini merupakan yang kedua setelah minggu lalu kita mengadakan Monev di Eks-Karesidenan Semarang, sekarang diadakan di Eks-Karesidenan Pekalongan. Tujuan kita memilih masing – masing wilayah Eks-Karesidenan supaya dapat mencontoh Kabupaten/Kota lainnya karena pasti memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda,” ucapnya.

“Saat ini era smartphone sudah merupakan hal yang lumrah apabila pelayanan publik berbasis internet,  termasuk pelayanan dan pengawasan dari masyarakat juga semakin mudah dan cepat yang bisa langsung disampaikan kepada Kepala  Daerah,” tandasnya.

Perlu diketahui kegiatan tersebut diikuti oleh Kabupaten/Kota Se-Eks Karesidenan Pekalongan yaitu Kabupaten Batang sebagai tuan rumah, Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kota Tegal. (Heri / MC)

Berita Lainnya

Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 69
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 136
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 76
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
28 Jun 2026 Jumadi 53
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 79
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 132