APBD Perubahan Belanja Langsung 63%, Tidak Langsung 36,51%

Selasa, 12 September 2017 Puji Setyowati Dibaca 824 kali Pemerintahan
APBD Perubahan Belanja Langsung  63%, Tidak Langsung 36,51%
Bupati Batang Serahkan Pengantar Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun 2017 Kepada Ketua DPRD Kabupaten Batang

Komposisi perbandingan rencana perubahan APBD Tahun 2017 untuk belanja tidak langsung sebesar 63% dan belanja langsung sebesar 36,51%.

 

Hal tersebut di sampaikan Bupati wihaji saat membacakan pengantar nota keuangan rencana perubahan APBD Tahun 2017 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD setempat Senin, 11/9. Sidang yang di pimpin Ketua DPRD Imam Teguh Raharjo di hadiri hampir 45 Anggota DPRD.

 

Bupati Batang Wihaji mengatakan, Anggaran Pendapatan Daerah direncakan sebesar Rp. 1.585.647.736.910,00 apabaila dibandingkan dengan Anggaran Penetapan sebasar Rp. 1.614.531.152.707,00 maka terdapat penurunan sebesar Rp. 28.883.415.797,00 atau 1,79%.

 

“Untuk Pendapatan Asli Daerah yang direncanakan semula antara 216.402.107.905  mengalami kenaikan sebesar 11,65%, 22 miliar lebih dari penetapan anggaran daerah yaitu sebesar 193.814.796.995.” menurut Beliau

 

Dikatakan juga bahwa Dana Perimbangan dalam anggaran perubahan Rp. 1.069.492.707.005,00 mengalami penurunan 0,16 % dari anggaran penetapan Rp. 1.071.187.504.000,00

 

“Pendapatan daerah yang sah mengalami penurunan sebesar 14,24% dari rencana 349.528.875.250 menjadi 299.752.922.0001.” Jelasnya

 

Adapaun belanja daerah direncakan sebesar Rp. 1669.245869.960 yang dalam penetapan sebesar Rp. 1.672.702.451.948,00, dan  apabila dibandingkan dengan anggaran penetapan mengalami penurunan sebesar 0,21% atau Rp. 3.456.281.985,00

 

Untuk belanja Tidak langsung pada anggaran perubahan di rencankan Rp. 1.059.849.454.484,00 naik 3,84 % dari anggaran penetapan Rp. 1.020.659.610.468,00. Dan untuk belanja langsung anggaran perubahan di rencanakan Rp. 609.415.479,00 terdapat penurunan Rp. 42.646.426.006,00 atau 6,54% dari anggaran penetapan Rp. 652.042.841.485,00.

 

Bupati Wihaji juga menyampaikan bahwa Pendapatan Daerah lebih kecil dari Belanja Daerah hal ini tergambarkan dari pendapatan daerah yang hanya sebesar 1.585.647.736  sedangkan untuk Belanja Daerah sendiri mencapai angka 1.669.245.869.963 sehingga unutk mencukupi kebutuhan belanja daerah masih mengalami kekurangan dana sebesar 83.598.133.053. Hal ini merupakan defisit anggaran sebelum pembiayaan sehingga kebutuhan tersebut harus dipenuhi dari komponen pembiayaan.  

 

Penerimaan pembiayaan daerah sesuai hasil audit BPK sebesar 93.695.845.353, ini mengalami kenaikan sebesar 37,44% menjadi 68.171.299.241 sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan daerah direncanakan 10.097.712.300, ini terdiri dari penyertaan investasi pemerintah daerah sebesar 10 miliar dan pembayaran utang pihak ketiga sebesar 97.712.300. Penerimaan pembiayaan daerah lebih besar dari pengeluaran pembiayaan daerah hal ini karena terdapat selisih surplus pembiayaan sebesar 83.598.133.053 yang digunakan untuk menutup Defisit belanja daerah.

 

Apabila dilihat dari komponen pendapatan daerah maka masing – masing berkontribusi terhadap APBD adalah 13,65% dari Pendapatan Asli Daerah, Dana perimbangan sebesar 67,45% sedangkan lain – lain pendapatan daerah yang sah sebesar 18,90%. Sedangkan belanja daerah perbandinganya adalah  untuk belanja tidak langsung sebesar 63,49% untuk belanja langsung sebesar 36,51%.  ( Edo/MC )

Berita Lainnya

Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
13 Apr 2026 Jumadi 27
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 82
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 132
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 112
Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 45
Kesakralan Tombak Kyai Abirawa di Tiap Gelaran Budaya Batang Kesakralan Tombak Kyai Abirawa di Tiap Gelaran Budaya Batang
Kesakralan Tombak Kyai Abirawa di Tiap Gelaran Budaya Batang
Batang - Peringatan Hari Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60 digelar meriah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk ahli waris Tombak Pusaka Kyai Abirawa beserta pengiringnya. Keberadaannya tak bisa dilepaskan dari kelanggengan pemerintahan Kadipaten Batang sejak era Mataram Islam, bahkan saat gelaran Malam Satu Sura yang penuh Kesakralan.
12 Apr 2026 Jumadi 16