Harga Sayuran Turun Drastis di Pasar Tradisional Batang

Selasa, 25 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 2.393 kali Ekonomi
Harga Sayuran Turun Drastis di Pasar Tradisional Batang
Batang - Kondisi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Batang saat ini mengalami penurunan jumlah pengunjung, hal ini berdampak pula pada harga sayur mayur yang turun drastis sampai 50 persen.

Batang - Kondisi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Batang saat ini mengalami penurunan jumlah pengunjung, hal ini  berdampak pula pada harga sayur mayur yang  turun drastis sampai 50 persen.

Kepala koordinasi pasar Disperindag Kabupaten Batang Slamet mengatakan, pasar tradisional Batang yang merupakan pasar terbesar di Kabupaten Batang mengalami dampak penurunan harga sayuran.

“Mayoritas harga komoditas sayur mayur yang saat ini turun drastis diantaranya tomat dari harga semula Rp6.000,00 turun menjadi Rp4.000,00 per kilo, terong dari harga semula Rp6.000,00 turun menjadi Rp5.000,00 per kilo, kubis dari harga semula Rp5.000,00 turun menjadi Rp3.000,00 perkilo, bayam dari semula harga Rp5.000,00 turun menjadi Rp2.000,00 per ikat,” jelasnya.

Kemudian, cabe merah keriting dari harga semula Rp30.000,00 turun menjadi Rp18.000,00 per kilo, cabe merah teropong dari harga semula Rp30.000,00 turun menjadi Rp16.000,00 per kilo, cabe hijau dari harga semula Rp15.000,00 turun menjadi Rp12.000,00 per kilo.

Ia menjelaskan, menurunnya harga sayuran secara drastis ini karena dampak virus Covid-19 yang mengakibatkan masyarakat lebih memilih tetap di rumah dan menunggu penjual sayur keliling  karena harganya hampir  sama dengan harga  di pasar.

“Harga  kebutuhan yang mengalami penurunan  paling banyak  salah satunya sayuran, karena sayuran hanya bisa bertahan selama 3 hari saja setelah itu akan membusuk jika tidak disimpan di tempat penyimpanan,” terangnya.

Kebanyakan pedagang mengeluhkan omset penjualan mereka yang menurun bahkan kadang banyak pedagang yang tidak ada pembeli  di lapaknya.

Diharapkan, kondisi seperti ini segera normal dan kegiatan jual beli   stabil kembali. Pedagang diharapkan  mempunyai inovasi lain untuk menjual dagangannya karena pasar perdagangan sudah semakin berkembang mengikuti teknologi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 21
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 95
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 75
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 86
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 129