Dirgahayu Indonesia, Religiusitas dan Nasionalisme

Selasa, 18 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 859 kali Sosial
Dirgahayu Indonesia, Religiusitas dan Nasionalisme
Batang - Religiusitas dan nasionalisme tak dapat dipisahkan. Para pejuang kemerdekaan telah memberi contoh nyata kepada kita semua.

Batang - Religiusitas dan nasionalisme tak dapat dipisahkan. Para pejuang kemerdekaan telah memberi contoh nyata kepada kita semua.

Para ulama dan santri ketika berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah, itulah bentuk nasionalisme. Pertempuran 10 November di Surabaya yang dipimpin oleh Kiai, itulah jihad dalam rangka membela negaranya, jihad dalam bingkai nasionalisme.

Penjajah menyebut para pejuang sebagai pemberontak, kita menyebutnya sebagai pahlawan kemerdekaan.

“Mau dari sisi mana melihatnya? tentunya kita melihat dari sisi sebagai anak bangsa Indonesia, mereka pahlawan kemerdekaan,” kata Pimpiman Pondok Modern Tazakka, KH. Anizar Masyhadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/8/2020).

Umat Islam memahami nasionalisme adalah sebagai ajaran/doktrin agamanya. "Cinta tanah air merupakan bagian keimanan, demikianlah doktrin ajaran agama yang ditanamkan sejak kecil kepada umat Islam.

Semakin religius maka akan menjadi semakin nasionalis, begitu rumusnya. Jika para ulama yang religius itu dulu tidak nasionalis, mana mungkin beliau-beliau mau memimpin gerakan perlawanan terhadap penjajah.

“Jika mereka tidak punya nasionalisme dan patriotisme yang kuat, mungkin akan berbeda cerita tentang NKRI hari ini, dan kita mungkin belum bisa menikmati kemerdekaan ini,” imbuhnya.

Deretan nama-nama pahlawan nasional kita; sebagian besar adalah ulama, kyai pesantren dan para santri, mereka adalah syuhada yang mempertaruhkan nyawanya untuk merebut kemerdekaan dari penjajah.

Menjadi aneh kalau saat ini 75 tahun Indonesia merdeka, masih ada saja yang mempertentangkan antara religiusitas dan nasionalisme, menghadap-hadapkan Islam dan Pancasila. Indonesia dengan UUD 1945 dan Pancasilanya sudah harga mati, tidak bisa diubah-ubah lagi.

“Kita sebagai generasi pasca kemerdekaan, seharusnya bersyukur dapat menikmati kemerdekaan, yaitu dengan cara totalitas membela negara dan bangsanya, menjadikan sumber daya alam Indonesia sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia sebagaimana termaktub dalam amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 3; "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat".” tandasnya.

Makna kemerdekaan sejatinya adalah; merdeka/berdaulat bangsanya secara politik, kuat ekonominya, pendidikannya maju, kesehatan masyarakat terjamin, kebebasan berpendapat dan beraktivitas dalam koridor NKRI.

Akan menjadi kufur nikmat jika 75 tahun merdeka, kita belum dapat bersatu, belum bisa berdiri diposisi yang sama untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 7: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat berat/pedih.

“Dirgahayu Indonesia ke-75, mari bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga keIndonesiaan kita yang majemuk dengan penuh toleransi, guyup rukun, menatap Indonesia yang maju, baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 72
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 139
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 80
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
28 Jun 2026 Jumadi 55
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 79
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 132