Dirgahayu Indonesia, Religiusitas dan Nasionalisme

Selasa, 18 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 861 kali Sosial
Dirgahayu Indonesia, Religiusitas dan Nasionalisme
Batang - Religiusitas dan nasionalisme tak dapat dipisahkan. Para pejuang kemerdekaan telah memberi contoh nyata kepada kita semua.

Batang - Religiusitas dan nasionalisme tak dapat dipisahkan. Para pejuang kemerdekaan telah memberi contoh nyata kepada kita semua.

Para ulama dan santri ketika berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah, itulah bentuk nasionalisme. Pertempuran 10 November di Surabaya yang dipimpin oleh Kiai, itulah jihad dalam rangka membela negaranya, jihad dalam bingkai nasionalisme.

Penjajah menyebut para pejuang sebagai pemberontak, kita menyebutnya sebagai pahlawan kemerdekaan.

“Mau dari sisi mana melihatnya? tentunya kita melihat dari sisi sebagai anak bangsa Indonesia, mereka pahlawan kemerdekaan,” kata Pimpiman Pondok Modern Tazakka, KH. Anizar Masyhadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/8/2020).

Umat Islam memahami nasionalisme adalah sebagai ajaran/doktrin agamanya. "Cinta tanah air merupakan bagian keimanan, demikianlah doktrin ajaran agama yang ditanamkan sejak kecil kepada umat Islam.

Semakin religius maka akan menjadi semakin nasionalis, begitu rumusnya. Jika para ulama yang religius itu dulu tidak nasionalis, mana mungkin beliau-beliau mau memimpin gerakan perlawanan terhadap penjajah.

“Jika mereka tidak punya nasionalisme dan patriotisme yang kuat, mungkin akan berbeda cerita tentang NKRI hari ini, dan kita mungkin belum bisa menikmati kemerdekaan ini,” imbuhnya.

Deretan nama-nama pahlawan nasional kita; sebagian besar adalah ulama, kyai pesantren dan para santri, mereka adalah syuhada yang mempertaruhkan nyawanya untuk merebut kemerdekaan dari penjajah.

Menjadi aneh kalau saat ini 75 tahun Indonesia merdeka, masih ada saja yang mempertentangkan antara religiusitas dan nasionalisme, menghadap-hadapkan Islam dan Pancasila. Indonesia dengan UUD 1945 dan Pancasilanya sudah harga mati, tidak bisa diubah-ubah lagi.

“Kita sebagai generasi pasca kemerdekaan, seharusnya bersyukur dapat menikmati kemerdekaan, yaitu dengan cara totalitas membela negara dan bangsanya, menjadikan sumber daya alam Indonesia sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia sebagaimana termaktub dalam amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 3; "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat".” tandasnya.

Makna kemerdekaan sejatinya adalah; merdeka/berdaulat bangsanya secara politik, kuat ekonominya, pendidikannya maju, kesehatan masyarakat terjamin, kebebasan berpendapat dan beraktivitas dalam koridor NKRI.

Akan menjadi kufur nikmat jika 75 tahun merdeka, kita belum dapat bersatu, belum bisa berdiri diposisi yang sama untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 7: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat berat/pedih.

“Dirgahayu Indonesia ke-75, mari bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga keIndonesiaan kita yang majemuk dengan penuh toleransi, guyup rukun, menatap Indonesia yang maju, baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026 Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Siapkan Rp81,9 Miliar, Pemkab Batang Gaspol Perbaikan Jalan dan Jembatan pada 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelontorkan anggaran sebesar Rp81,9 miliar untuk menggenjot pembangunan infrastruktur regional pada Tahun Anggaran 2026. Dana jumbo ini disiapkan guna menuntaskan puluhan kilometer jalan, jembatan, irigasi, hingga sarana air bersih warga.
21 Okt 2026 Jumadi 31
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Perlindungan Pekerja
Batang BPJS Ketenagakerjaan bersama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan kawasan industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran perusahaan dan tenaga kerja terhadap pentingnya perlindungan sosial dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan.
20 Okt 2026 Jumadi 160
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Defisit 300 Tempat Tidur, Bupati Batang Minta Rumah Sakit Baru di Selatan
Batang - Akses pelayanan medis yang cepat dan memadai masih menjadi tantangan nyata bagi warga Kabupaten Batang. Dengan populasi menembus angka 800 ribu jiwa, daerah ini harus berpacu dengan waktu untuk menutup jurang kekurangan ratusan tempat tidur rumah sakit, terutama bagi warga di wilayah dataran tinggi selatan.
20 Okt 2026 Jumadi 580
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
SENJA di SMA Negeri 1 Bandar Meriahkan Bulan Bahasa
Batang - SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan Seni Narasi dan Jelajah Aksara (SENJA) dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Selasa (20102026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang bahasa dan sastra melalui berbagai perlombaan.
20 Okt 2026 Jumadi 204
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Cegah Laka Perlintasan Kereta Api, Pelajar Batang Diedukasi Cara Aman Melintas
Batang - Menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman menjadi harapan setiap warga sekolah, utamanya yang berdekatan dengan perlintasan kereta api. Menilik tata letak SMP Negeri 2 Batang, yang berdekatan dengan perlintasan kereta api, maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Semarang merasa perlu menyosialisasikan tentang pentingnya edukasi pemahaman cara aman saat melewati perlintasan kereta api.
19 Okt 2026 Jumadi 253
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif
Cegah Kenakalan Remaja, Kapolsek Bandar Tekankan Jauhi Perilaku Negatif
Batang - Upaya membentuk generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab terus dilakukan melalui berbagai kegiatan di lingkungan sekolah. Kapolsek Bandar IPTU Bagus Priyo Atmojo menekankan, pentingnya menaati tata tertib berlalu lintas serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
19 Okt 2026 Jumadi 106