Dirgahayu Indonesia, Religiusitas dan Nasionalisme

Selasa, 18 Agustus 2020 Jumadi Dibaca 860 kali Sosial
Dirgahayu Indonesia, Religiusitas dan Nasionalisme
Batang - Religiusitas dan nasionalisme tak dapat dipisahkan. Para pejuang kemerdekaan telah memberi contoh nyata kepada kita semua.

Batang - Religiusitas dan nasionalisme tak dapat dipisahkan. Para pejuang kemerdekaan telah memberi contoh nyata kepada kita semua.

Para ulama dan santri ketika berjuang merebut kemerdekaan dari penjajah, itulah bentuk nasionalisme. Pertempuran 10 November di Surabaya yang dipimpin oleh Kiai, itulah jihad dalam rangka membela negaranya, jihad dalam bingkai nasionalisme.

Penjajah menyebut para pejuang sebagai pemberontak, kita menyebutnya sebagai pahlawan kemerdekaan.

“Mau dari sisi mana melihatnya? tentunya kita melihat dari sisi sebagai anak bangsa Indonesia, mereka pahlawan kemerdekaan,” kata Pimpiman Pondok Modern Tazakka, KH. Anizar Masyhadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/8/2020).

Umat Islam memahami nasionalisme adalah sebagai ajaran/doktrin agamanya. "Cinta tanah air merupakan bagian keimanan, demikianlah doktrin ajaran agama yang ditanamkan sejak kecil kepada umat Islam.

Semakin religius maka akan menjadi semakin nasionalis, begitu rumusnya. Jika para ulama yang religius itu dulu tidak nasionalis, mana mungkin beliau-beliau mau memimpin gerakan perlawanan terhadap penjajah.

“Jika mereka tidak punya nasionalisme dan patriotisme yang kuat, mungkin akan berbeda cerita tentang NKRI hari ini, dan kita mungkin belum bisa menikmati kemerdekaan ini,” imbuhnya.

Deretan nama-nama pahlawan nasional kita; sebagian besar adalah ulama, kyai pesantren dan para santri, mereka adalah syuhada yang mempertaruhkan nyawanya untuk merebut kemerdekaan dari penjajah.

Menjadi aneh kalau saat ini 75 tahun Indonesia merdeka, masih ada saja yang mempertentangkan antara religiusitas dan nasionalisme, menghadap-hadapkan Islam dan Pancasila. Indonesia dengan UUD 1945 dan Pancasilanya sudah harga mati, tidak bisa diubah-ubah lagi.

“Kita sebagai generasi pasca kemerdekaan, seharusnya bersyukur dapat menikmati kemerdekaan, yaitu dengan cara totalitas membela negara dan bangsanya, menjadikan sumber daya alam Indonesia sepenuhnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia sebagaimana termaktub dalam amanat UUD 1945 pasal 33 ayat 3; "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat".” tandasnya.

Makna kemerdekaan sejatinya adalah; merdeka/berdaulat bangsanya secara politik, kuat ekonominya, pendidikannya maju, kesehatan masyarakat terjamin, kebebasan berpendapat dan beraktivitas dalam koridor NKRI.

Akan menjadi kufur nikmat jika 75 tahun merdeka, kita belum dapat bersatu, belum bisa berdiri diposisi yang sama untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 7: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat berat/pedih.

“Dirgahayu Indonesia ke-75, mari bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga keIndonesiaan kita yang majemuk dengan penuh toleransi, guyup rukun, menatap Indonesia yang maju, baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Batang Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang jatuh pada 4 September 2026, BPJS Ketenagakerjaan menggelar kegiatan khusus sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada para peserta.
04 Sep 2026 Jumadi 81
Lantik Kepala Diskominfo dan Asisten III, Bupati Batang Minta Pejabat Buat Inovasi dan Legacy Lantik Kepala Diskominfo dan Asisten III, Bupati Batang Minta Pejabat Buat Inovasi dan Legacy
Lantik Kepala Diskominfo dan Asisten III, Bupati Batang Minta Pejabat Buat Inovasi dan Legacy
Batang - Langkah segar diambil Pemerintah Kabupaten Batang dalam merombak jajaran pimpinan sekaligus mereformasi sistem birokrasi. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan resmi melantik sejumlah pejabat tinggi pratama atau eselon II di jajaran Pemkab Batang. Dalam pelantikan tersebut Puji Setyowati yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Diskominfo, kini definitif menjabat sebagai Kepala Diskominfo Kabupaten Batang. Sementara itu, posisi Asisten Administrasi Umum Setda Batang kini dipercayakan kepada Imam Suprayogi, yang sebelumnya mengemban amanat sebagai Sekretaris BPKPAD.
03 Sep 2026 Jumadi 146
Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series
Bupati Batang Adu Akting dengan Michelle Ziudith di Alas Roban The Series
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendapat pengalaman baru ketika terlibat langsung dalam proses syuting Alas Roban The Series di Pasar Njarsari, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Kamis (392026).
03 Sep 2026 Jumadi 170
BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Jaminan Sosial Sekaligus Serahkan Kartu Kepesertaan Pekerja Rentan BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Jaminan Sosial Sekaligus Serahkan Kartu Kepesertaan Pekerja Rentan
BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Jaminan Sosial Sekaligus Serahkan Kartu Kepesertaan Pekerja Rentan
Batang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Batang menggelar sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus penyerahan kartu kepesertaan bagi pekerja rentan di Kabupaten Batang. Kepesertaan tersebut merupakan bentuk dukungan dari PT Jayamas Medica Industri melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
03 Sep 2026 Jumadi 86
Rancangan Perubahan APBD Batang 2026 Diproyeksikan Defisit Rp194,3 Miliar Rancangan Perubahan APBD Batang 2026 Diproyeksikan Defisit Rp194,3 Miliar
Rancangan Perubahan APBD Batang 2026 Diproyeksikan Defisit Rp194,3 Miliar
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PABD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang. Pada rancangan perubahan ini, Pendapatan Daerah mengalami penurunan, sementara Belanja Daerah justru mengalami kenaikan hingga memicu defisit anggaran sebesar Rp194,33 miliar.
03 Sep 2026 Jumadi 86
Asah Bakat Jurnalis Sejak Dini, Disperpuska Batang Gelar Bimtek Lomba Wartawan Cilik Asah Bakat Jurnalis Sejak Dini, Disperpuska Batang Gelar Bimtek Lomba Wartawan Cilik
Asah Bakat Jurnalis Sejak Dini, Disperpuska Batang Gelar Bimtek Lomba Wartawan Cilik
Batang - Guna memicu kreativitas, literasi, dan kemampuan berpikir kritis generasi muda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Batang (Disperpuska) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Lomba Wartawan Cilik Tingkat Kabupaten Batang. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa dari pelajar tingkat SMPMTsSederajat dan tingkat SMASMKMASederajat se-kabupaten di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (392026).
03 Sep 2026 Jumadi 72