Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang mengapresiasi langkah cepat para pengusaha swasta mengantisipasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.
Batang - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)
Batang mengapresiasi langkah cepat para pengusaha swasta mengantisipasi
peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.
“Terima kasih kepada perusahaan yang sudah memiliki
inisiatif mencegah peredaran gelap narkotika. Dengan mengundang sejumlah
perusahaan ternama di Batang, agar dalam memberantas penyalahgunaan narkoba
tidak egosektoral,†kata Kepala BNNK Batang AKBP Windarto, usai memaparkan materi
bagi kalangan perusahaan di Aula Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Jumat
(14/8/2020).
Pihaknya melibatkan perusahaan swasta mulai dari
karyawan, untuk bersama-sama memberantas hingga betul-betul steril dari
narkoba.
“Bagi perusahaan yang belum maksimal menjalankan
perannya, kami akan terus mendorong untuk bekerja sama bahwa pencegahan
penyalahgunaan narkotika bukan hanya tugas BNN dan Kepolisian saja, tetapi ini
tugas bersama. Jadi dari perusahaan pun memaksimalkan sosialisasi kepada
karyawan untuk menolak keras penyalahgunaan narkoba,†tuturnya.
Strategi lain, lanjut dia, untuk mencegahnya dengan
cara perusahaan melakukan tes urine kepada karyawannya. Hal itu meyakinkan dan
membuktikan ada tidaknya karyawan yang memakai narkotika.
“BNN sudah beberapa kali melakukan tes urine dengan
mengambil sampel di sejumlah perusahaan. Namun karena terkendala terbatasnya
alat, sehingga kita mengharapkan masing-masing perusahaan bekerja sama dengan
BNN melakukan deteksi dini,†harapnya.
Windarto bersyukur dari sampel beberapa perusahaan,
belum ditemukan penyalahgunaan narkoba. Satu pun belum ada, harapannya
betul-betul steril dan tidak ditemukan penyalahgunaan narkotika.
Ia berharap, para pengusaha muda bersama BNN
menciptakan Batang yang BERSINAR yaitu Bersih dari Narkotika, dimulai dari diri
sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Ahli Kesehatan Keselamatan Kerja
salah satu perusahaan swasta, Andarahmat mengutarakan, pihaknya akan memasukkan
materi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba
(P4GN) di program kerja perusahaan.
Upaya pencegahan pun telah dilakukan sejak awal,
yaitu pra rekruitmen calon karyawan. Karyawan yang telah diterima tetap
dilakukan pengecekan medis dari dokter perusahaan yang dilakukan setiap awal
masuk dan setelah habis kontrak.
“Karyawan kami juga menandatangani perjanjian kerja
bersama, apabila karyawan itu terindikasi menyalahgunakan narkoba langsung kita
tindak tegas. Selain kita laporkan kepada pihak yang berwajib, juga diberhentikan,â€
tegasnya.
Ia memastikan, meskipun kontraknya belum habis,
ketika terindikasi sebagai penyalahguna, langsung dilakukan pemutusan hubungan
kerja.
“Semoga bisa bekerja sama dengan BNN untuk mencegah
dan memberantas narkoba khususnya di perusahaan dan lingkungan sekitar kami,â€
pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)